
satu minggu sudah dewa koma, dan untuk sementara Wina dan Bram tinggal di jakarta untuk menemani laras dan Krisna, sedangkan syasa menjaga dewa ditemani kakak dewa Agnes dan sesekali syasa ke kantor untuk meeting.
" dewa.. apa kamu mendengar ku, dewa bangun lah, sudah satu minggu dirimu koma, apa kamu tidak merindukan ku " bisik syasa di telinga dewa sambil menangis,
" dewa.. laras dan Krisna membutuhkan mu, terlebih diriku, " ucap syasa lagi.
" sabar sya.. dewa pasti sembuh, " ucap Bryan tiba tiba datang menjenguk dewa
" Bryan.. ! " ucap syasa sedikit terkejut.
" aku baru pulang dari Singapore, dan Siena menceritakan jika dewa masuk rumah sakit, aku turut berdua cinta atas meninggalnya metha " ucap bryan memandang syasa yang masih menangis
" Terima kasih, kamu sudah menyempatkan menjenguk dewa " ucap syasa sembari mengusap air matanya
"ya.. dan ini ada titipan dari siena untuk laras, " ucap Bryan dan menyerahkan amplop surat pada syasa
" surat? "
" ya.. karena hari ini aku dan siena akan pergi ke New York, aku ada urusan pekerjaan di sana mau tidak mau Siena pindah sekolah di sana , mungkin 3 atau 4 tahun lagi aku dan Siena baru kembali ke Indonesia. " jelas Bryan memandang syasa
" ya.. sampaikan salam ku pada Siena, tetap lah jadi anak yang baik dan manis " ucap syasa lalu sekilas tersenyum.
" aku pamit.. kamu yang sabar, kamu wanita yang kuat eum.. " ucap Bryan lalu tersenyum tipis sambil memegang pundak syasa, syasa hanya mengangguk dan tersenyum tipis .
__ADS_1
" Terima kasih, hati hati di jalan dan rapikan dasi mu " ucap syasa sambil memperhatikan dasi bryan , bryan hanya mengangguk lalu kelaur ruangan.
" ingin rasanya aku memelukmu sya, 14 tahun rasa ini tidak pernah hilang, kenapa rasa ini tidak pernah hilang, kenapa?, dada ku sesak melihat diri mu seperti saat ini " ucap bryan dalam hati saat sudah keluar ruangan dewa dan duduk sejenak di kursi lorong rumah sakit , lalu merogoh saku jasnya dan melihat cincin pertunangan nya dulu bersama syasa, dan cincin itu yang selalu ia bawa untuk menjadi kekuatan nya , mengenang masa masa indah saat bersama syasa tak terasa air matanya menetes
" dulu aku pernah mengatakan, aku akan tetap mencintai mu walaupun kita tak lagi bersama, dan yah sampai sekarang aku mencintai mu, aku akan mencintai mu dalam diam ku , aku selalu berharap ada kesempatan untuk bisa bersama mu, tapi aku sadar kesalahan ku di masa lalu membuat mu terluka, dan ini adalah hukuman yang pantas untuk ku " ucap Bryan dalam hati lalu mengusap air matanya
" semoga dewa cepat pulih, kamu wanita kuat dan tegar, Tuhan jaga selalu syasa dan keluarganya jangan engkau ambil kebahagiaan orang yang aku cintai " ucap bryan lirih lalu meninggalkan rumah sakit
🔸
" kak abi.. bagaimana keadaan kak dewa " tanya bianca saat bianca menghampiri abi di ruang makan
" belum ada perubahan ca, rencana besok pagi akan dilakukan tindakan operasi karena ada pembekuan di kepala kak dewa, " jelas abi.
" lima puluh persen lima puluh persen, semoga kak dewa bisa melewati nya " jelas abi
" yak kak.. kasian kak syasa, terutama Krisna " ucap bianca sedih
" aku harap banyu bisa membantu dokter yang menangani kak dewa, karena banyu ahli saraf "
" iya kak, "
" sayang.. " panggil reza dari ambang pintu kamar
__ADS_1
" ya.. "
" ini bagaimana dasi ku " ucap reza sambil memegang dasi di lehernya yang belum terpasang sempurna
"astaga.. " ucap lirih bianca lalu menghampiri reza
" ayo masuk, akan aku pasangkan dasimu " ucap bianca mendorong lembut tubuh reza dan sedikit menggoda reza lalu menutup pintu nya
" reza.. jam berapa kamu pulang meeting, " goda bianca sambil mengalungkan kedua tangan nya di leher reza
" em.. mungkin jam 12 siang " jawab reza dan meletakkan tangan nya di pinggang bianca
" eum.. baiklah, aku tunggu di hotel, aku dan kak abi ada meeting di hotel, nanti makan siang di restoran hotel " jelas bianca sambil memasangkan dasi reza
" baik lah, " ucap singkat reza lalu mengecup kening syasa dan memeluk nya
" aku berangkat " pamit reza dan melepaskan pelukannya lalu mengusap perut bianca.
" hati hati reza, " ucap bianca lalu mengantar reza sampai di teras rumah.
🔹🔹🔹🔹🔹
vote like komen
__ADS_1
Terima kasih😘💕