CERITA CINTA

CERITA CINTA
bab11


__ADS_3

bab11


Jeje berlari mengejar angga yang sudah terlebih dahulu ke ruangan leo.


"mas tunggu.. "panggil jeje berlari


angga yang mendengar jeje memanggilnya malah semakin berlari ke leo.


brrak pintu di buka.


"asalamualaikum" ucap jeje melempar tasnya ke sofa dan happ di tangkap seseorang.


"adek" ujar leo


dduarr jeje terkaget melihat siapa yang duduk di sofa.


"loh ngapain orang narsis ini di sini" ucap lirih namun terdengar oleh melvin.


melvin yang mendengar itu mengkerut kan kening nya menatap sinis ke jeje.


ya.. orang yang menangkap tas jeje adalah melvin. leo,angga dan melvin sudah lama berteman. bahkan leo sangat mempercayai melvin tidak jarang leo meminta bantuan untuk urusan pekerjaan.


"ngapain lu" tanya melvin


"loh kalian udah kenal " tanya angga


seketika leo ingat melvin juga sekolah di SMA kusuma 3.


"ini adek ku jeje yang pernah gue ceritain" sambung leo


"ohh " hanya itu yang keluar dari mulut melvin


"jadi orang yang selama ini gue lihat antara jemput ni cewek, bang angga dan bang leo" batin melvin


jeje duduk di sofa tepat di depan melvin, pandangan mereka pun beradu. angga yang melihat itu tersenyum. ia tau aura permusuhan di antara mereka berdua.


"mas makan dulu, tadi beli nasi padang di sebrang" ucap jeje


..."tapi cuma bawa 3 bungkus, ga tau kalau ada tamu" sambungnya melirik Melvin yang asik dengan ponselnya. ...


"gapp kalian makan aja gue udah makan" ujar melvin


"heleh lu kan dari sekolah langsung ke sini" ucap leo membuka bungkus nasi


angga yang tanpa permisi sudah makan dari tadi, ia memang sudah kelaparan dari tadi.


"nih buat lo" ujar jeje meletakan nasi padang di depan melvin


"mas suapin ya" ucap leo dan di anggukan jeje.


melvin yang melihat itu sedikit terkejut, leo yang dingin dan cuek seperti dirinya bisa bersikap manis di depan adiknya.

__ADS_1


"udah ga usah kaget, leo emang suka gitu sama adek nya bahkan lebih parah " bisik angga


mereka berempat makan bersama dengan tenang, dan setelah makan jeje segera mandi. leo sudah membawakan baju ganti untuk adiknya.


"vin.. tolong jaga adek gue ya di sekolah..dia memang bar bar tapi aslinya baik kok, gue lupa kalau lu satu sekolah sama adek. ucap leo ke melvin


"lo tau sendiri kan gimana khawatir nya gue apalagi lion grup udah mulai berani ngusik anak buah gue" sambung nya


"lo tenang aja bang gue bakal jagain adek lo" ucap melvin


"gue percaya sama lu bro" ucap leo menepuk pundak melvin


"jadi gimana rencana kita lion udah kurang ajar diem-diem masukin mata-mata di perusahaan" ujar angga


jeje yang baru keluar dari kamar mandi melihat ekspresi ketiga orang itu sangat tegang . ia kembali masuk ke kamar pribadi leo dan istirahat di sana dan berencana menelfon teman-temanya di surabaya.


waktu menunjukkan pukul 10 malam mereka masih saja sibuk dengan pekerjaan hingga melupakan jeje yang sudah tertidur.


"eh jeje kok ga keluar dari tadi" tanya angga


leo bergegas melhat adiknya yang sedari tadi tidak bersuara.


klek.. pintu terbuka, dan terlihat jeje yang terlihat pulas tidurnya. leo menutup kembali pintu nya.


"udah tidur dia" ujar leo


"ehh gimana adik ku di sekolah bikin masalah kah? soalnya di sekolah nya yang dulu ada aja masalah yang dia buat" tanya leo


"wahahaha.. beneran nih jeje pendiem di sekolah? buset kesambet apa tu bocah kok bisa berubah" ucap angga


"asal lo tau ya dia tuh preman di sekolah lamanya, kerjaanya tuh berantem, taruhan kalau ga gitu ya olahraga berjam-jam sama temnya dan crewet nya minta ampun tu bocah" sambung angga dan leo hanya tersenyum membenarkan ucapan angga.


melvin yang mendengar itu sedikit terkejut pasalnya yang ia lihat selama di sekolah jeje orang yang cuek, pendiem dan tidak mudah bergaul.


"jadi dia nutupin sifat aslinya sekarang hhh dasar cewek setan berani-beraninya dia bilang gue cowok narsis.. lihat aja bang leo udah nyerahin lu ke gue hhhh " batin melvin


"kenapa lu" tanya leo


"oh nggak bang, ga nyangka aja kalau jeje aslinya gitu" ujar Melvin nyengir


"udah malam nih ayo pulang dan kalian nginep aja di apartemen besok kan libur " ucap leo


mereka memang sering menginap di apartemen, bahkan sudah seperti rumahnya sendiri 😄😄


leo menuju kamar dan tidak tega membangun kan adiknya, akhirnya ia menggendong adiknya yang sudah tertidur pulas


"waah kalau tidur udah kaya orang pingsan aja " ujar leo


tak berselang lama mereka ber empat sudah sampai di apartemen leo.


Melvin memilih tidur di sofa sedang kan angga tidur di kamar satunya lagi

__ADS_1


tengah malam jeje tebangun, ia selalu bangun tengah malam untuk minum dan ia terkejut karena tidur di kamar nya


"eemmmhh kok tidur di rumah ucapnya melepaskan bra dan celana panjang nya yang masih di pakainya dan menyisakan kaos oblong saja


melihat gelas airnya kosong ia ke dapur mengambil air.


" glek glek glek segarnya " ucapnya jeje.


ketika ia akan kembali ke kamar pandangannya tertuju ke TV yang masih menyala dan ada seseorang tidur di sofa.


ia mematikan TV dan dia kira leo yang tidur di sofa jeje ikut tidur dan memeluk kakaknya. sofa di ruang tamu memang cukup lebar bisa untuk tidur dua orang jika di setting menjadi tempat tidur.


jeje dan leo memang sering tidur bersama, jika jeje tidak bisa tidur tidak jarang ia ke kamar kakanya.


pagi menjelang dua anak manusia yang masih tidur berpelukan semakin membuat mereka nyaman dengan mimpinya.


leo yang terbangun bersiap menyiapkan sarapan pagi terkejut melihat siapa yang tidur di sofa.


"looh kalian berdua kok bisa tidur bareng, adek bangun dek "leo menggoyang kan lengan jeje yang memeluk Melvin.


" hemz apa sih mas ini kan hari minggu" ujar jeje dengan mata terpejam dan semakin nyaman berada di dada Melvin


"hheehh kalian ini bangun, di bilangin juga vin woe bangun gak lo" ucap leo kesal.


Melvin yang perlahan membuka mata mengerjapkan matanya dan terdiam memaku melihat seseorang memeluk tubuh nya.


"malah bengong lu vin, dek kalau ga bangu juga kakak siram kamu pake air ini" ucapnya semakin kesal


"iya-iya bangun ini bangun.. " jeje yang sudah kesal di bangunkan pagi-pagi langsung membuka mata dan alangkah terkejutnya ia mendongakan pandangan nya ternyata bukan kakaknya yang dia peluk dari semalam.


"wwwwaaaahh lu ngapain tidur disini" ucap jeje sepontan duduk


Melvin yang baru tersadar dari lamunan nya ikut duduk.


"lah gue dari semalam emang tidur di sini,, lu yang ngapain tidur di sini" ucap Melvin


"lo..


" udah-udah kalian berdua ga usah ribut, seharusnya kakak yang tanya ke kamu dek ngapain kamu tidur di sini"ujar leo


"lah gue kira mas yang tidur di sini " ucapnya lirih karena malu


ia berlari ke kamar nya dan menutup pintu nya dengan keras, ia memukul-mukul jidat nya dan merutuki kebodohannya.


*


*


next


terimakasih dukungan nya

__ADS_1


__ADS_2