
sepulangnya Wina dan abi, tinggal lah reza dan bianca, mereka duduk di sofa, sedikit berjarak mereka berdua sedang mencerna apa yang sedang terjadi seolah tak percaya mereka sudah menikah.
" reza.. apa ini nyata kita sudah menikah " ucap bianca tiba-tiba dan melihat kearah reza dan memegang jemari reza
" iya sayang.. kita sudah menikah, " jawab reza pasti dan langsung memeluk tubuh bianca, padahal reza sendiri masih meyakinkan diri nya bahwa ia sudah menikahi wanita yang ia cintai
" sekarang kamu istri ku.. " ucap reza yang masih memeluk bianca dan mengecup keningnya
" reza aku lapar.. " ucap bianca saat melepaskan pelukan nya
" eum.. ok.. ayo kita sarapan aku sudah memasak nasi goreng " ucap reza lalu mengajak bianca berdiri dan menuju ruang makan.
" duduk lah.. maaf hanya ini sarapan kita pagi ini " ucap reza saat mereka duduk di kursi meja makan.
"tidak apa apa.. dan mulai besok aku yang memasak eum.. " jawab bianca sembari memakan nasi goreng buatan reza,
" iya.. dan seperti nya bangun mu harus lebih pagi, " ucap reza di iringi tawa,
__ADS_1
" reza..! eum.. " jawab bianca lalu tersenyum malu
mereka berdua menikmati sarapan pagi untuk pertama kali nya setelah menjadi suami dan istri. setelah selesai sarapan reza mencuci piring nya dan tidak memperbolehkan bianca mencuci piring, dan hanya duduk melihat ia mencuci piring,
" reza kenapa kamu tidak memperbolehkan aku mencuci piring " tanya bianca saat reza selesai mencuci piring
" eum... aku tidak akan membiarkan istri ku yang cantik dan manja ini mencuci piring, " ucap reza sembari mengelap tangan nya dan berjalan menghampiri bianca yang duduk di kursi
" kamu berlebihan reza.. " ucap bianca, yang mendongak kearah wajah reza, reza hanya mengerutkan dahinya " tidak berlebihan sayang " jawab reza yang langsung berlutut di hadapan bianca dan meraih jemari bianca.
" mau ikut dengan ku, aku mau ke distro, hari ini ada barang baru dan aku harus mengeceknya sekaligus ada pemotretan untuk majalah distro ku " ucap reza yang langsung berdiri.
" reza tolong.. sepertinya ini tersangkut, " ucap bianca tiba-tiba dan sedang berusaha membuka resleting dress nya namun seperti kesulitan untuk membuka nya, reza pun melangkah dan membantu bianca untuk membuka resleting dress nya, ia pun sedikit gugup, dan beranikan diri untuk bersuara
" apa kamu sengaja menggoda ku " ucap reza sembari mengusap punggung dan mencium pundak bianca, " apa kamu menginginkan sekarang " tanya bianca dan membalik badan nya, dress nya pun sudah ia jatuhkan dari tubuh nya ,tinggal lah penutup dada nya,
" lakukan lah jika kamu menginginkan sekarang, aku istri mu " ucap bianca yang langsung mencium bibir reza, " kamu benar benar menggoda sayang.. " ucap reza yang langsung membuka jas nya, bianca pun hanya tersenyum dan kembali mencium bibir reza, tanpa terasa mereka terbawa hasrat cinta mereka masing-masing, dan melupakan jika mereka ingin ke distro, suara mereka saling bersautan merasakan kenikmatan dunia, tatapan mereka penuh cinta di balut dengan hasrat,
__ADS_1
" sayang.. ini akan terasa sakit, " ucap reza dengan nafas memburu dan lalu mencium leher bianca
" lakukan lah.. aku siap reza, " ucap bianca, lalu reza pun melakukan nya dengan lembut, nampak raut wajah bianca yang menahan rasa sakit, reza terus memandangi wajah bianca, hingga suara kesakitan dan rasa sakit bianca berubah menjadi rasa nikmat , dan tubuh nya merespon dan membalas apa yang reza lakukan padanya,
" reza.. " panggil bianca dengan nafas memburu
" panggil nama ku sayang " jawab reza yang terus memacu permainan nya " reza nikmat reza " ucap bianca yang mencengkram kuat lengan reza, hingga mereka merasakan rasa nikmat yang baru saja mereka rasakan untuk pertama kalinya .
" nona.. sudah nona, buka lah mata mu, apa ingin menambah satu kali lagi " ucap reza menggoda bianca, di iringi tawa kecil karena melihat wajah bianca yang begitu membuat reza bernafsu , lalu bangkit dari atas tubuh bianca
" reza.. apa memang seperti ini rasanya " tanya bianca sembari menarik selimut untuk menutupi tubuh nya, " rasanya nikmat reza " ucap bianca polos, reza yang mendengar pun sedikit tertawa, dan menggelengkan kepala nya
" iya memang seperti ini rasa nya, mau lagi?" ucap reza menggoda
" reza.. ! " pekik bianca dan menepuk lengan reza " sudah ..ayo mandi dan bersiap, aku sudah ditunggu pegawai distro ku " ucap reza yang langsung menuju kamar mandi.
🔹🔹🔹🔹
__ADS_1
vote like komen