
๐ธ kamar putra
" putra.. maaf aku belum bisa memberi mu anak, " ucap lisa pada putra saat di kamar setelah acara selesai
" sudah jangan memikirkan hal itu, kemari lah " ucap putra lalu memeluk lisa saat berbaring di tempat tidur
"aku tidak enak hati sama mama dan papa putra, "
" lisa.. sayang.. please jangan membahasnya lagi, kita sepakat tidak membahas nya lagi eum.. " ucap putra menghibur lisa sembari memejamkan mata nya.
" tidurlah.. sudah malam.. " ucap putar lagi " kemudian mereka pun tidur..
๐ธkamar abi
Abi sedang bertelanjang dada, karena ingin menganti baju setelah acara empat bulanan selesai dan berdiri di sisi ranjang, Utari keluar dari kamar mandi lalu berdiri di depan suaminya.
" abi.. " ucap Utari langsung mendorong tubuh abi ke tampat tidur
" astaga.. sayang. apa yang kamu lakukan.. "ucap abi terkejut dan sedikit mengangkat kepala nya, Utari pun mendekat ke arah abi, dan tidur di sebelah nya
" eum.. tidak aku hanya ingin tidur di dekat mu, memang apa yang ingin aku lakukan " tanya Utari lalu melihat ke arah abi
" aku kira kamu menginginkan nya " ucap abi yang langsung menghadap ke arah Utari lalu memandang Utari
" kenapa kamu memandang ku seperti itu, ucap Utari heran melihat suami nya memandang diri nya begitu lekat
" mengemaskan.. " ucap abi gemas lalu mencium bibir Utari
" kamu menginginkannya " tanya Utari
" ya.. ayo.. " ucap abi yang langsung tak menyia-nyiakan kesempatan yang di berikan Utari
" kalau yang ini saja kamu cepat paham " gumam abi dan tersenyum
๐ธ pagi hari
" caca.. bangun.. reza dan Rere sudah menunggu mu diruang tamu " teriak Wina di balik pintu
" ck.. iya ma.. aku masih mengantuk " ucap bianca lalu membuka pintu nya
__ADS_1
" astaga anak gadis mama.. ini sudah jam 8, pesawat mu jam 10, sudah sana mandi.. " ucap Wina yang melihat anak nya baru bangun.
" mama cerewet.. " ucap bianca lalu keluar menemui reza dan Rere dan masih menggunakan baju tidur tanpa lengan dan celana tidur pendek di atas lutut, dan rambut berantakan khas orang bangun tidur, Wina hanya menggelengkan kepala nya lalu menuju ruang makan.
" pagi nona.. " sapa reza dan tersenyum melihat wajah kekasihnya yang baru saja bangun tidur, dan itu terlihat seksi di mata reza,
" pagi.. " jawab bianca di iringi senyum dan bersadar di tembok
" re.. kamu ke kamar ku, bereskan semua keperluan make up dan yang lainnya " ucap bianca pada Rere asisten make up nya
" kamu selalu menyuruh seenaknya ca.. aku kira kamu sudah menyiapkan semuanya " grutu Rere, karena kebiasaan bianca tidak pernah mau menyiapkan semua nya sendiri
" tidak perlu mengrutu, aku menggaji mu, jangan membantah " ucap bianca pada Rere
" ya.. ya.. ya.. baik lah nona muda sanjaya, " ucap Rere sembari tertawa kecil lalu menuju kamar bianca yang tak jauh dari ruang tamu, ya Rere adalah asisten make up bianca, kemana pun Rere ada pemotretan pasti ia datang.
" reza.. kamu mau minum sesuatu kopi, teh atau yang lain nya " ucap bianca menawari minum reza lalu menghampiri reza dan duduk di sebelah nya
" teh saja.. " jawab reza dan tersenyum lalu mengusap lembut pipi bianca
" tunggu di sini akan aku buatkan, tapi nanti biar mbok siti yang mengantarkan kemari, biar mama papa tidak curiga " ucap bianca, dan mencium pipi reza
" mbok siti tolong antarkan teh dan sandwich ini ke ruang tamu, berikan pada reza , suruh reza menghabiskan nya ya mbok.. " ucap bianca sembari menikmati secangkir teh buatan sendiri dan tersenyum
" baik non.. " jawab mbok Siti lalu mengantarkan teh untuk reza ke ruang tamu, lalu bianca bergabung untuk sarapan bersama orang tuanya dan
" tidak biasanya nona caca membuat minuman dan makanan untuk bodyguard nya sendiri " ucap mbok siti dalam hati
" astaga.. caca.. bukan nya langsung mandi, ini malah sarapan " ucap Wina melihat bianca makan sepotong sandwich dari piring Wina
" lapar ma.. mandi nya nanti saja , lagian pesawat ku jam 10 " jawab bianca santai
" mana rere, biasanya ikut sarapan " tanya Bram
" aku menyuruh nya untuk membereskan barang bawaan ku pa.. oh.. ya kak Utari gaun desain kakak keren, aku suka, " ucap bianca disela makan nya. Utari hanya mengangguk dan tersenyum
" ca.. papa kirim salam buat om daniel dan tante bella, juga Mario dan beni, " ucap Bram
" iya nanti kalau ketemu mereka pa, " ucap bianca santai
__ADS_1
" pasti ketemu, kamu lupa jadwal mu setelah acara malam hari, pagi kamu ada pemotretan , prodak milik kakak mu putra " jelas Bram memberitahu
" kenapa papa yang hafal jadwal ku " ucap bianca,
" sudah habiskan sarapan mu dan cepat lah mandi " ucap Wina, bianca pun langsung menghabiskan makanan nya, lalu menuju kamar nya untuk mandi dan bersiap
" re.. kamu sudah sarapan? " tanya bianca saat sudah sampai kamar dan melihat rere, membereskan barang bawaan bianca
" belum.. , ok.. selesai.. " ucap rere lalu menurunkan koper dari tempat tidur ke lantai
" berikan pada pak rudi, biar di masukan ke dalam mobil, dan kamu sarapan, setelah nya kita berangkat.
" ok.. " jawab singkat rere , lalu keluar dari kamar bianca dan membawa koper untuk film berikan pada sopir dan ia pun ikut bergabung di meja makan untuk sarapan.
selang satu jam, bianca pun selesai dan bersiap untuk berangkat ke bandara di antar sang sopir. Rere yang sudah berpamitan dengan Bram dan Wina pun, langsung masuk ke mobil bagian depan, sedangkan reza sudah membuka pintu untuk bianca di bagian belakang dan menunggu nya di sisi pintu mobil
" ma..pa.. aku berangkat, " pamit bianca pada Bram dan Wina
" iya hati hati.. jaga diri mu " ucap Wina
" reza jaga putri ku.. " ucap Bram pada reza
" pasti tuan.. " jawab reza sopan
" Terima kasih reza " ucap bianca saat masuk ke dalam mobil,
" sama sama nona " ucap reza dan langsung menutup pintu mobil, kemudian ia pun masuk ke dalam mobil duduk di samping bianca
" jalan pak.. " ucap bianca. lalu sopir pun melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang menuju Bandara
sepanjang perjalanan, hanya Rere yang tidak diam, berceloteh tentang alat alat make up dan kosmetik keluaran terbaru, bianca hanya sesekali menjawab. reza dan bianca pun diam diam mencuri padang dan tersenyum.
diam diam bianca meraih jemari reza dan menggengam nya, tanpa ada yang mengetahui nya hingga sampai Bandara.
๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Terima kasih๐๐
vote like komen
__ADS_1