CERITA CINTA

CERITA CINTA
33


__ADS_3

dalam waktu 15 hari toko kue utari pun sudah siap beroperasi, semua sudah tertata rapi, dan mempunyai beberapa pegawai , utari dan farhan bergantian membuat kue dan di bantu pegawai nya. , dan pelanggan nya semakin banyak. , sesekali utari pergi ke restauran abi untuk mengecek nya itu karena abi yang meminta tolong pada nya untuk di saat abi tidak bisa datang,setelah mengecek restoran utari pun kembali ke toko kue nya yang ia bernama "utari cake"


" Utari pulang lah.. sudah siang, istirahat di rumah, wajah pucat " ucap farhan saat menghampiri Utari membuat kue


" iya kak tapi aku tidak sakit ,dan ini tinggal memasukkan ke dalam oven " jawab utari


" sudah biar nana saja menyelesaikan nya " ucap farhan lalu membuka apron milik utari


" iya kakak ku... , nana kamu selesai kan ya " perintah utari.


" baik nona.. " jawab nana sopan


" baiklah kak aku pulang, " ucap utari saat sudah mengambil tas nya


" iya hati hati " ucap farhan lalu mengantarkan utari sampai ke mobil.


🔸


" sayang sudah pulang.. ? " tanya Wina saat Wina melihat Utari menghampiri nya


" iya ma.. jam satu waktu ku pulang, kalau tidak, nanti abi marah ma, utari sudah seperti anak sekolah, jam pulang pun seperti anak sekolah " ucap utari di iringi tawa, lalu duduk di sebelah Wina yang sedang menonton TV


" ma.. papa di mana.. ? " tanya utari


" ada urusan di kantor, entahlah kakak mu putra ada saja kendala dan papa mu yang harus menyelesaikan nya. " ucap Wina dan memandang utari dan tersenyum


" oh...., ma.. aku boleh tidur di pangkuan mama kepala utari sedikit pusing .. " izin utari sedikit ragu


" tentu saja sayang.. kemari lah , apa kamu sudah meminum obat " tanya Wina dan menepuk pangkuan nya, utari pun langsung meletakkan kepala nya di pangkuan Wina, Wina dengan senang hati mengusap lembut rambut menantu nya


" ibu aku merindukan mu " ucap utari dalam hati sembari meneteskan air mata nya namun buru buru ia menghapusnya takut Wina mengetahuinya


" tidak perlu ma.., hanya sedikit pusing " jawab utari lirih


tanpa sadar utari pun terlelap dalam pangkuan Wina, Wina yang mengetahui menantunya tidur pun mengangkat kepala utari dengan sangat hati hati dan memberikan bantal sofa, karena ia harus menyambut Bram yang baru pulang


" apa dia tertidur.. " tanya Bram lirih saat baru sampai di ruang tamu


" iya baru saja, seperti nya akhir akhir ini dia lebih sering tidur siang " ucap Wina yang sudah pindah duduk di sebelah Bram

__ADS_1


" seperti nya dia sedang mengandung " ucap Wina spontan


" benarkah..? " tanya Bram penasaran


" eum.. kemungkinan.. dari perubahan fisik nya terlihat seperti orang mengandung " jelas Wina memastikan


" semoga saja.. " ucap Bram di iringi senyum


" utari..! "ucap abi yang baru sampai dan terlihat panik


" sstttt" ucap Wina menyuruh abi diam


" dia baru tertidur.. dan kenapa kamu terlihat panik " tanya Wina heran


" waktu aku menelpon toko kue utari, farhan bilang utari wajah pucat dan lesu saat di toko, jadi aku buru buru pulang ma.. " ucap abi khawatir dan langsung menghampiri utari dan mencium keningnya, dan memandang wajah pucat utari


"eum.. abi.. " ucap utari saat membuka matanya dan melihat abi sedang duduk di sisinya, lalu ia pun duduk


" abi aku lapar.. tapi aku tidak mau makan nasi" abi, Bram dan Wina yang mendengar hanya saling memandang.


" lantas mau makan apa "tanya abi lembut


" ayam goreng.. " jawab utari di iringi senyum


" tidak mau, aku mau kamu yang memasak nya " jawab utari manja serta mengguncang tubuh abi, Bram dan Wina hanya saling memandang dan tersenyum terlebih Wina yang sudah berpengalaman.


" ya sudah ayo.. " jawab abi lembut dan mengajak utari ke dapur.


" ok.. kita mulai.. " ucap abi yang saat sudah menyiapkan bahan nya.


dengan cekatan abi memasak apa yang di minta utari, utari pun tak tinggal diam ia mulai membuat sambal seperti yang sering abi buat. setelah nya ia membuat just alpukat. dan tak lama mereka pun selesai dan membawa nya ke meja makan.


" mama ... papa.. ayo makan ma.. " ucap utari menawari dan duduk di kursi meja makan


" iya sayang.. ! jawab Wina " ayo mas.. " ajak Wina menghampiri utari


" duduk ma.. pa.. " ucap utari dan menarik bangku untuk Wina agar duduk di sebelah nya sedang kan Bram duduk di sebelah abi mereka saling berhadapan.


" ayo ma.. " ajak utari makan

__ADS_1


" iya kamu makan lah dulu " ucap Wina dan tersenyum


utari tak sabar ia pun langsung mengambil ayam goreng, dan sambal nya, ia makan begitu lahap tanpa nasi, karena ia akhir akhir ini tidak menyukai nasi, tanpa sadar utari sudah menghabiskan 3 potong ayam goreng, abi, Wina dan Bram yang melihat nya pun hanya tersenyum, dan saling memandang.


" sayang.. apa kamu sudah datang bulan ? " tanya abi tiba tiba


" eum.. belum.. eh.. memang nya ini tanggal berapa ? " tanya utari balik dengan ekpresi terkejut


" tanggal 15.. " jelas abi


" belum seharusnya tanggal 4, " ucap Utari sembari mengunyah makanan nya.


" artinya kamu sudah telat 11 hari ?" tanya abi penasaran


" eum.. ? " jawab Utari singkat


" yes..!! " ucap abi penuh semangat, dan melihat Bram dan Wina, Bram dan Wina hanya tersenyum .


" aku yang terlambat datang bulan kenapa kamu yang bahagia? " tanya Utari pada abi keheranan


" tidak, tidak apa apa, sudah habiskan ayam nya " ucap abi yang masih tersenyum


" sudah habis.. "


" masih ada 3 potong lagi.. " ucap abi


" tidak.. itu untuk mama dan papa, aku sudah kenyang.. " jawab utari santai dan meminum jus nya


" utari.. besok kita ke dokter ya.. " ucap abi dan meraih jemari utari


" ke dokter,.. ? aku tidak sakit abi " jawab utari santai


" iya aku tau.. tapi aku sudah pernah bilang pada mu, aku ingin mempunyai anak dari mu, jadi besok kita ke dokter kandungan untuk di periksa " jelas abi meyakinkan utari


" kita..? abi .. andaikan nanti aku hamil .., aku yang di periksa , bukan kamu, iya kan ma.. ? " jelas utari sembari memandang Wina, Wina yang mendengar ucapan menantu nya pun hanya mengiyakan saja dan menahan tawa begitu juga Bram , dan abi hanya mengusap kasar wajah nya.


" kenapa kabuh lagi ..." gumam abi sembari mengeratkan giginya dan merasa gemas dengan jawaban Utari,


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

__ADS_1


vote like komen


Terima kasih😘💕


__ADS_2