CERITA CINTA

CERITA CINTA
48


__ADS_3

" nona, ini kunci mobil nya, saya langsung pulang " ucap reza saat sudah sampai rumah keluarga sanjaya,


" reza cuaca sedang gerimis, baik nya bawa saja mobil ku, tidak mungkin kamu pulang mengendarai motor dengan cuaca seperti ini dan ini sudah jam 8 malam " ucap bianca pada reza.


" baik lah nona , Terima kasih, saya pamit " ucap reza.


" iya hati hati, dan besok jangan telat, besok aku ada kuliah jam 9 " ucap Bianca saat reza hendak masuk kedalam mobil , reza hanya tersenyum dan mengangguk. lalu masuk kedalam mobil dan melajukan mobil nya, bianca hanya melihat mobil nya sampai menghilang di balik pagar rumahnya kemudian masuk kedalam rumah


" mama.. papa.. , malam semua.. " sapa Bianca seceria mungkin saat sampai di ruang keluarga


" model papan cucian sudah pulang " ucap juna dan di iringi gelak tawa semua nya


" juna, kamu tega bilang kakak model papan cucian, isss.. " ucap Bianca yang berlari ke arah juna, sedangkan juna langsung berdiri dan berlari ke kamar nya


" sudah.. , duduk lah, adik mu memang seperti itu " ucap Wina yang masih tertawa lalu Bianca duduk di antara Bram dan Wina


" tidak biasanya kamu pulang secepatnya ini ca..? " tanya Wina


" iya ma, pemotretan tadi hanya sebentar, lalu pulang " jelas bianca


" terus ini jas siapa? " tanya Wina memperhatikan jas yang di kenakan bianca


" astaga.. ini jas nya reza ma.. aku lupa mengembalikan nya " ucap Bianca yang baru sadar masih mengenakan jas nya reza

__ADS_1


" kenapa kamu bisa memakai jas reza tanya Bram


" lihat lah ma, punggung ku terbuka, aku tidak sempat Menganti baju ku saat selesai pemotretan, jadi reza meminjamkan jas nya untuk menutupi punggung ku " kilah Bianca, karena memang baju Bianca sedikit terbuka bagian punggung nya.


" ca..kamu sudah makan.. ? " tanya Utari


pada bianca


" eum.. sudah kak.. tadi mampir di restoran kak abi, " jawab bianca di iringi senyum.


" ma.. aku ke kamar mau mandi, lengket " ucap Bianca lalu berdiri dan menuju kamar nya.


sesampainya di kamar bianca merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur tanpa sadar ia mencium jas reza,


" keren juga wangi parfum mu reza.. " ucap Bianca tanpa sadar dan masih menghirup aroma jas reza, tak lama ia pun lepaskan jas reza dan menuju kamar mandi.


"sayang.. kamu sedang mengerjakan apa " tanya putra saat melihat lisa sibuk di depan leptop nya


" aku sedang mencoba membuat cerita novel , tapi aku binggung apa yang harus aku buat " ucap lisa lalu menyandarkan punggung nya di sofa kamar nya


" kenapa kamu tidak membuat novel kisah cinta mama dan papa, " ucap putra


" eum.. ide bagus, besok pagi aku akan meminta izin mama dan meminta mama untuk menceritakan kisah cinta mama dari suami nya terdahulu sampai mama menikah dengan papa dan mempunyai banyak anak "

__ADS_1


" tidak perlu dengan suami mama yang terdahulu , langsung saja dengan papa, " ucap putra menyarankan


" baiklah.. aku tahu maksud mu, takut papa cemburu iya kan " jawab lisa menebak


" ya bisa jadi " ucap putra di iringi tawa


🔸 kamar abi


"sayang ayo tidur sudah malam, stop menggambar nya " ucap abi lembut


" iya sayang.. " ucap Utari yang langsung meninggalkan meja dan membiarkan gambar nya masih berserakan, karena panggilan suami ia dahulukan.


" abi.. peluk " ucap Utari manja saat masuk kedalam selimut bersama abi, abi dengan senang hati memeluk Utari ketika tidur, abi sangat senang dengan manja nya Utari.


🔸 kamar bianca


" jo.. " ucap Bianca saat hendak tidur


" aku sangat merindukan mu, " ucap Bianca yang sudah meneteskan air matanya


" astaga, tugas kuliah ku belum aku kerjakan " ucap Bianca yang langsung menghapus air matanya lalu mengambil tugas kuliah nya dan mengerjakan nya.


🔹🔹🔹🔹🔹🔹

__ADS_1


like komen, vote


Terima kasih😘💕


__ADS_2