CERITA CINTA

CERITA CINTA
54


__ADS_3

" reza.. apa artinya kita berpacaran, " tanya bianca polos dan melihat wajah reza yang sedari tadi juga melihat wajah nya


" menurut nona " ucap reza sembari menahan senyum dan memicingkan matanya ke arah bianca


" reza.. ! ucap bianca manja, reza pun tertawa


" iya.. kita berpacaran..eum.. " ucap reza lembut dan mengenggam jemari bianca


" reza jangan memanggil ku nona, panggil saja caca, " ucap bianca yang sudah tidak mau di panggil nona karena sebenarnya ia risih di panggil nona.


" aku juga akan memanggil mu kakak, bagaimana " ucap bianca dan tersenyum


" tidak.. aku lebih suka kamu memanggil ku dengan sebutan nama, dan aku tidak akan merubah sebutan nona untuk mu " ucap reza yang masih menggenggam jemari bianca.


" reza.. " ucap bianca lalu tersenyum manis kearah reza


" kenapa gadis kecil ini bisa menggetarkan hati ku,kenapa aku jatuh cinta dengan nya apa ada yang salah dengan diriku " ucap reza dalam hati lalu tersenyum lembut ke arah bianca. tiba tiba, suara dering ponsel Bianca berbunyi, lalu bianca mengambil tas nya dan mengangkat telepon nya


" ya halo ..tante intan.. " sapa bianca di balik telpon


" caca .., tante sudah menunggu mu, sebentar lagi acara di mulai, kamu ada di mana? " ucap intan tanpa sabar


" astaga.. maaf tante, caca lupa kalau hari ini ada peragaan busana milik tante, baik caca segera ke lokasi, " ucap bianca yang langsung mematikan ponsel nya dan langsung memakai sepatunya nya


" reza apa kamu bisa mengantarkan ku ke Gedung budaya, hari ini ada peragaan gaun pengantin milik tante intan, dan aku kemari tidak membawa mobil " ucap bianca, yang terkesan panik dan buru buru


" ssstttt tenang lah, kamu tidak pernah berubah dari kecil suka panik dan terburu buru, dan apa kaki mu sudah bisa berjalan, bagaimana nanti catwalk kamu terjatuh " ucap reza khawatir


" reza...aku bukan model kemarin sore , ayo lah, aku bisa profesional, walaupun kaki ku masih sedikit sakit " ucap bianca yang sudah mengambil tas nya


" tunggu lah sebentar " ucap reza yang langsung berdiri dan mencari perban elastis untuk membalut pergelangan kaki bianca


" duduk lah sebentar " ucap reza lalu mendudukkan bianca di kursi, reza pun melepas sepatu bianca kembali dan membalut pergelangan kaki bianca.


" sudah.. baik nya jangan memakai sepatu, " ucap reza saat sudah selesai Membalutkan perban elastis di pergelangan kaki bianca


" eum.. tunggu, " ucap reza lalu mencari alasan kaki untuk bianca

__ADS_1


" ini pakailah, ini dulu punya adik ku, " ucap reza memberikan alas kaki sendal jepit. , bianca pun memakai nya


" Terima kasih reza.. " ucap bianca lalu berdiri. mereka berdua pun turun dari lantai atas,


" yeni.. ambilkan kunci mobil ku di laci kasir " perintah reza pada pegawai nya


" baik tuan reza.. " jawab yeni sopan.lalu mengambilkan kunci mobil untuk reza


" ini tuan reza " ucap yeni saat memberikan kunci mobil reza


" Terima kasih " ucap reza singkat, yeni hanya mengangguk


" mari nona.. " ajak reza mempersilahkan bianca untuk berjalan terkebih dahulu


" reza.. ini mobil mu, " ucap bianca Saar sudah berada di mobil dan duduk di sebelah kemudi


" iya nona, dan nona gadis pertama yang duduk di sebelah ku " ucap reza lembut lalu melajukan mobil


" gombal.. " ucap bianca lalu tersenyum.


sepanjang perjalanan, reza tak melepaskan genggaman tangan nya dari tangan bianca, senyuman kedua nya tak pernah pudar, dan sesekali saling memandang, akhirnya mereka pun sampai ke kedung budaya, .


" Terima kasih reza, kamu memang selalu baik menjaga ku dari kerumunan banyak fans ku, " ucap bianca lalu mengusap lembut rahang reza,


" sudah tugas ku nona.. " ucap reza lembut dan memegang jemari bianca dan mengecup nya


mereka pun turun dari mobil, dan menuju backstage lalu menemui intan,


" tante.. " ucap intan saat sudah berada di ruang make up


" astaga caca.. " kamu mengagetkan tante.


" maaf tante, aku terlambat, " ucap bianca dan menyunggingkan senyuman nya sedangkan reza berdiri di belakang bianca dan intan


" duduk.. " ucap intan yang mendudukkan bianca di depan cermin


" astaga tante, apa tidak bisa pelan " ucap bianca sedikit kesal karena terkejut intan hanya tertawa

__ADS_1


" maaf ca.. tante senang mengerjai mu " ucap intan digiring tawa kecil.


" Ratna... kemari, tolong kamu make up caca sesuai tema "


" iya mbak.. " jawab Ratna sopan lalu menghampiri bianca dan memulai make up nya


" mbak intan..ini gaun pengantin untuk caca, tapi model pria nya belum datang, aku hubungi ponsel nya tidak aktif " ucap salah satu asisten intan yang bernama indah yang sedang membawa gaun pengantin dan setelan jas pengantin


" bagaimana bisa ? eum.. " intan pun berfikir lalu intan melihat reza dan bianca


" ca.. tante pinjam bodyguard mu ya, " ucap intan tiba tiba berdiri dan menarik reza lalu mengambil setelan jas pengantin dari tangan indah.


" eh.. tante mau di bawa kemana " teriak bianca


" sebentar.. ? " jawab singkat intan lalu membawa reza ke ruang ganti


" reza tolong tante ya, gampang kok kamu tinggal jalan biasa aja di catwalk imbangi aja caca ya.. please..!" ucap intan memohon


" tapi.. " ucap reza ragu


" sudah.. ini ganti baju mu dengan ini, setelah ini temui tante di ruang make up biar kamu di touchup ok.. " paksa intan, lalu intan pun pergi menuju ruang make up


" aku ini pengawal atau model, " gumam nya lirih lalu menganti bajunya , setelah nya reza pun kembali ke ruang make up dan duduk di sebelah bianca, namun bianca tidak menyadari kedatangan reza karena bianca sedang memejamkan matanya sebab sedang bermake up, lalu reza di tangani intan sendiri, di Tata rambut reza dan sedikit sentuhan make up


" ok.. ternyata kamu tampan juga za " ucap intan memuji reza, reza Hanya tersenyum dan melirik bianca


" caca ini sepatunya " ucap indah, yang sedang berjongkok dan meletakkan sepatu didekat kaki bianca,


" ya. " jawabnya singkat


" ok.. siap, dan ganti baju mu ca.. " ucap Ratna,


" baik lah " jawab caca yang belum menyadari keberadaan reza, lalu bianca melepas perban elastis nya dan memakai sepatu nya kemudian bianca menuju ruang ganti di bantu intan. tak lama bianca pun keluar dari ruang ganti, semua mata yang ada di backstage pun melihat nya, dan juga para model lainnya. tak terkecuali reza yang terpesona melihat bianca yang baru beberapa jam menjadi kekasih nya, bianca berjalan menghampiri intan dan reza dan bersiap naik ke panggung catwalk.


🔹🔹🔹🔹🔹


voter ya, like komen

__ADS_1


Terima kasih😘💕


__ADS_2