CERITA CINTA

CERITA CINTA
97


__ADS_3

" halo abi. caca ada bersama mu? " tanya reza panik


" eum.. tidak bukan kah dia di kampus? "


" tidak ada, kata reya sahabat nya, dia di jemput seseorang, reya pikir kamu? " jawab reza


" tidak.. aku tidak menjemput nya, aku masih di restoran " jawab abi keheranan


" ck.. sial.. " ucap reza yang langsung mematikan ponsel nya lalu melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju suatu tempat, saat di perjalanan reza menelfon abi kembali.


" abi Kirimkan orang mu ke jalan beringin sekarang " ucap reza panik namun terlihat tenang


" sebenarnya ada apa, ? "


" sudah jangan banyak bertanya, kirimkan saja orang mu, dan jangan sampai papa dan mama mengetahui nya " ucap reza yang tidak mau di bantah


" emon... " geram reza, mengeratkan giginya


emon adalah musuh Ayahnya. reza mengetahui nya dari bram sang mertua, Bram menyuruh reza untuk waspada dengan emon karena ia tidak segan segan membunuh siapa saja yang menghalangi nya dan dekat dengan reza terlebih ayah reza sudah membunuh keluarga emon.


" sial kenapa kamu tidak dari dulu keluar dari sarang emon apa kamu sengaja menunggu ku menikah sehingga kamu bisa menghabisi keluarga baru ku dan apa ini caramu membalas dendam,brengsek...!! " ucap reza emosi dan memukul setir mobil nya


"bukan kah itu caca.. astaga..! " ucap reza melihat biasa ditarik paksa seseorang, reza melihat Bianca berusaha membela diri namun karena Sedang mengandung ia tidak tidak begitu bertenaga. reza pun secepat kilat memberhentikan mobil nya. dan keluar dari mobil

__ADS_1


" Hai lepaskan istriku !! teriak reza yang baru saja keluar dari mobil dengan ekpresi marah lalu menghampiri orang yang memegang tangan bianca


" reza..! " panggil bianca dan berusaha melepaskan tangan orang yang mencengkram lengan nya, tak lama reza di hampiri kawanan orang yang ingin membawa bianca, lalu melayangkan pukulan pada reza seketika reza pun menangkisnya dan menghajar orang tersebut.


" lepaskan istri ku brengsek..! " ucap reza sambil menghajar orang yang menghadang nya karena reza pun kurang fokus akhirnya reza pun terkena pukulan di pelipisnya


" reza..! teriak bianca saat reza terkena pukulan, reza pun langsung membalas dengan menghajar balik orang yang memukul nya, lalu orang yang memegang bianca pun menghampiri reza dan melayangkan pukulan , beruntung abi datang dengan 2 orang orang nya lalu membantu reza. lalu reza menghampiri bianca yang sedikit syok.


" reza.. ! " ucap bianca yang sudah menangis lalu memeluk reza dengan sangat erat


" sayang.. " ucap reza lalu mencium kening bianca


" katakan siapa yang menyuruh mu " ucap abi sambil memukuli orang yang ingin membawa bianca


" e.. emon.. " ucap orang tersebut. " bukk " satu pukulan melayang di wajah orang suruhan emon


" dion bawa mereka ke kantor polisi " ucap abi pada anak buah nya.


" baik tuan " ucap salah satu anak buah abi, lalu mereka pun membawanya ke kantor polisi.


" kak abi.. " ucap bianca lalu memeluk abi


" kamu tidak apa apa " ucap abi melihat wajah adik nya yang syok.

__ADS_1


" tidak kak.. " ucap bianca lirih


" sebaiknya kalian pulang ke rumah, sisanya biar aku yang mengurusnya di kantor polisi " ucap abi


" baiklah terima kasih abi, sudah membantu ku " ucap reza lalu memeluk sekilas abi. reza dan bianca masuk kedalam mobil.


" reza aku takut.. " ucap bianca saat sudah di dalam mobil lalu memeluk reza


" jangan takut ada aku yang akan selalu menjaga mu " ucap reza lu melepaskan pelukan bianca dan mengecup keningnya nya


" reza tadi aku.. "


" ssstttt..sudah nanti saja cerita nya, sekarang kita pulang, tapi pulang ke rumah kita eum.. kamu harus istirahat, kasian anak kita, " ucap reza lalu mengusap perut bianca.


" iya tapi sore hari pulang ke rumah mama "


" iya pasti.. " ucap reza mengusap lembut pipi bianca , lalu melajukan mobil nya.


🔹🔹🔹🔹🔹🔹


vote like komen


Terima kasih😘💕

__ADS_1


__ADS_2