
" semua sudah berkumpul, ayo kita mulai acaranya," ucap damar pada semua.
" belum pa... satu orang lagi, aku mengundang seseorang " ucap Yasmin dan tak lama orang yang di tunggu datang.
" selamat malam.. " sapa farhan
" kak farhan..! " ucap Yasmin lalu menghampiri farhan dan menarik tangan farhan dan mengajaknya bergabung dengan keluarga nya
" selamat malam tuan nyonya.. " sapa farhan sopan dan menyalami damar dan tiyas
" malam.. eum.. kamu farhan? " tanya damar mengingat sesuatu
" iya tuan saya farhan kakak Utari " jelas farhan sopan
" eum..pa aku yang mengundang kak farhan, kemari "ucap Yasmin
" seperti nya sebentar lagi kamu siap siap mempunyai menantu laki laki dam.." bisik Bram pada damar.
" Yasmin masih kuliah Bram, satu tahun lagi " jawab damar lirih
" ayo pa kita mulai acara nya " ucap putri yang sudah menyalakan lilin di atas kue.
acara berjalan lancar, mereka saling bercanda dan tertawa, Utari tak berhenti untuk makan apa saja yang ia lihat, sampai abi kewalahan menurutnya, Yasmin dan farhan nampak asyik berbicara berdua sesekali curi pandang dan tersenyum, sedangkan putri dan Damian bergabung dengan Bram, Wina dan mertua nya serta putra dan lisa., Utari dan putra sampai saat ini masih saja Perang Dingin, dan terkesan cuek, walaupun putra berusaha mencair kan suasana namun Utari terlihat biasa, karena Utari merasa putra tidak meminta maaf terlebih dahulu, dan Utari juga merasa tidak mempunyai salah pada putra, maka ia memilih untuk diam.
__ADS_1
" abi.. ayo kita pulang.. " ucap Utari yang sudah merasa mengantuk,
" balik lah ini juga sudah jam 10 malam, dan memang jadwal mu tidur
" ma.. pa.. om.. tante semua aku pulang, Utari sudah mengantuk " pamit abi,
" ah.. iya.. baiknya kita juga pulang, sudah malam " ucap Bram, lalu berdiri dan menyalami damar dan tiyas, mereka semua pun berpamitan untuk pulang tak terkecuali farhan, farhan pun pamit untuk pulang.
" Yasmin aku pulang , besok hati pertama kuliah ku di mulai lagi " ucap farhan saat sudah di atas motor nya
" iya kak.. hati hati.." ucap Yasmin di iringi senyum dan melambaikan tangan nya saat farhan sudah melajukan motor nya.
" cie... yang laki jatuh cinta " ucap putri mengoda Yasmin saat Yasmin sudah masuk ke dalam rumah
🔸 rumah Bram
" sayang.. kamu mau kemana, kamar kita di atas bukan di dapur " ucap abi yang melihat Utari yang mengantuk berjalan ke arah dapur
" iya aku tau, aku mau minum, mana mungkin aku tidur di dapur dengan sendok dan garpu " ucap Utari santai, Bram dan Wina yang mendengar pun hanya menahan tawa dan meletakkan telapak tangan nya di dahi masing-masing.
" astaga.. menantu ku " ucap Wina menahan tawa dan langsung masuk ke kamar bersama Bram
" ayo.. ke atas " ucap Utari pada abi yang menunggu nya di ruang keluarga namun abi tidak mendengar ajarkan Utari
__ADS_1
" abi.. apa kamu mau tidur di sofa tanpa memeluk ku " ucap Utari sedikit berteriak karena Utari sudah berada di anak tangga
" iya sayang.. tunggu, mana mungkin aku membiarkan mu tidur kedinginan di kamar sendiri " ucap abi yang sudah berjalan di anak tangga bersama Utari
" aku tidak pernah kedinginan sayang, karena... " ucap Utari mengantung
" karena ada aku yang selalu memelukmu " ucap abi dengan percaya diri nya
" tidak, kamu tidak terus memeluk ku, aku tidak kedinginan karena aku memakai selimut " ucap Utari yang langsung tertawa dan masuk kekamar
" kamu.. " ucap abi geram lalu memeluk Utari dari belakang .
" tingkah mu mengemaskan sayang.. " ucap abi yang masih memeluk Utari
" abi biarkan aku menganti bajuku dan mencuci muka "
" ok baiklah, aku juga akan mengganti baju ku " jawab abi dan melepas pelukan nya.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote like komen
Terima kasih😘💕
__ADS_1