CERITA CINTA

CERITA CINTA
20


__ADS_3

seminggu berlalu, acara wisuda Utari pun sudah selesai dengan lancar, kini Utari harus menjalani status barunya menjadi istri Abimanyu sanjaya dan menantu keluarga sanjaya, ia pun begitu patuh dan menurut dengan abi, karena abi sangat memanjakan nya, serta Wina juga memanjakannya, terkadang Wina mengajak Utari berbelanja dan memasak bersama, Wina dengan sabar mengajari Utari memasak masakan kesukaan abi, seperti saat menjelang makan siang, Utari pun mencoba memasak untuk abi yang sudah ia pelajari dari Wina sang mama mertua, dan nanti hasil masakan nya akan ia antar di hotel, tempat abi bekerja .


" ma..utari izin untuk mengantarkan makan siang untuk abi, boleh ma.. ? " ucap Utari meminta ijin


" boleh...tapi di antar sopir " ucap Wina lembut


" iya ma ..Terima kasih.. em.. ma boleh Utari membawakan makan siang untuk kakak Utari di pasar, " izin Utari lagi


" boleh.. " ucap Wina di iringi senyum


" serius ma.. "


" iya sayang.. " ucap Wina,


" baik lah Utari akan bersiap siap dan Terima kasih ya ma " ucap Utari begitu bahagia dan mencium pipi Wina lalu menuju lantai atas dan mempersiapkan diri nya


🔸

__ADS_1


"kakak.. " panggil Utari saat sudah di depan toko sayur milik kakak ya


" Utari..!? kamu kemari bersama abi, mana abi, ? " tanya farhan sembari menghampiri Utari


" Utari sama itu kak.. bodyguard " bisik Utari dan menunjuk bodyguard yang ada di belakang Utari


" astaga.. adik ku sekarang sudah menjadi tuan putri


" sebenarnya aku risih kak, tapi mau bagaimana lagi , andai aku bisa bela diri seperti kakak dan ipar ipar ku mungkin aku tidak akan ada Pengawalan seperti saat ini " ucap Utari lirih dan tersenyum


" tidak apa apa Utari, kakak senang dan ikut bahagia, kamu di perlakuan dengan sangat istimewa dengan keluarga suami mu, dan kamu jangan berulah, cukup menjadi istri yang baik dan menurut dengan suami mu "


" tapi kamu jangan pernah berhenti untuk menggambar, dan mendesain, " ucap farhan


" iya kak.. Utari kuliah perhotelan itu karena memenuhi keinginan ibu, tapi mengambar adalah hobi ku, biarkan anak Utari saja yang meneruskan cita cita Utari " jelas Utari dan tersenyum, namun sebenarnya ia menahan tangis nya


" oh iya kak.. ini Utari bawakan makan siang untuk kakak, ini hasil masakan Utari, Utari belajar masak sama mama dan ini uang yang beberapa minggu yang lalu kakak berikan pada ku yang seharusnya untuk membayar acara wisuda ku, tapi ternyata abi sudah melunasi nya diam diam " jelas Utari sembari memberikan kotak nasi dan amplop berisi uang.

__ADS_1


" Utari tidak perlu, uang nya untuk mu saja, untuk pegangan mu " ucap farhan


" tidak kak, kakak yang lebih membutuhkan, aku sudah ada, abi yang memberikan kan nya " tolak Utari padahal Utari belum di berikan yang abi.


" baik lah Terima kasih " ucap farhan dan tersenyum


" kalau begitu Utari pamit, Utari mau mengantarkan makan siang untuk abi ke hotel kak , jaga diri kakak baik baik " pamit Utari lalu menyalami farhan


" iya hati hati " jawab farhan, Utari pun langsung pergi meninggalkan farhan dan menuju hotel, bersama bodyguard nya


" semoga kamu selalu bahagia Utari, kakak menyayangi mu " batin farhan setelah Utari pergi


" kakak.. maafkan Utari, seharusnya Utari bekerja, dan bergantian membantu kakak untuk melanjutkan kuliah kakak yang sempat kakak tunda demi Utari , semoga kakak sehat dan menemukan kebahagiaan. " batin Utari saat sudah berada di dalam mobil, sang bodyguard dan sopir hanya saling pandang tak tau sang nona barunya itu menangis karena masalah apa, tapi mereka tidak berani ikut campur, karena bukan ranah mereka


🔹🔹🔹🔹🔹🔹


vote like komen

__ADS_1


Terima kasih 😘💕


__ADS_2