
MODEL CANTIK BIANCA SANJAYA MESRA DENGAN SANG BODYGUARD ?
begitulah bunyi judul berita di majalah dan surat kabar yang bianca baca, dan menampilkan foto dirinya dengan reza saat berjalan di mall tempo lalu
" terserah netizen mau bilang apa ?, yang penting aku bahagia dengan bodyguard ku " ucap bianca setelah membaca majalah di salah satu mini market saat ia berbelanja bersama reza
" ada apa sayang.. kenapa tersenyum eum..? " ucap reza saat melihat bianca tersenyum
" ini bacalah.. " ucap bianca menunjuk majalah yang biasa baca, dan reza pun membacanya.
" apa kamu terganggu? " tanya reza saat reza selesai membaca judul majalah tersebut
" tidak.. kenapa harus terganggu, dan sekarang aku bukan model lagi, aku sudah pensiun dini menjadi model , aku hanya mau menjadi model mu saja ,khusus nya di ranjang " bisik bianca di akhir kalimat nya lalu tertawa, " sayang.. !! " pekik reza dan melebarkan matanya lalu tersenyum,
lalu mereka berdua melanjutkan langkah nya untuk mencari kebutuhan dapur mereka, melihat barang barang di rak lalu mengambil apa yang mereka butuhkan, bianca dengan santai nya merangkul pinggang reza, begitu reza juga merangkul pundak Bianca sambil mendorong troli belanja nya.
" reza, sayuran dan buah di lemari pendingin sudah habis, aku mau buah kesukaan ku " ucap bianca lalu mereka berdua menuju tempat buah dan sayur, banyak pasang mata melihat mereka, tak sedikit yang memotret kemesraan reza dan bianca, bianca pun tau jika banyak yang mengambil gambar mereka, tapi ia tak mau ambil pusing.
" anggur, jeruk, eum.. buah naga, pisang ,apel " ucap bianca sembari memilih buah yang ia sebutkan sedangkan reza, memilih sayuran, telur dan susu serta kebutuhan lainnya
" reza sudah.. ini... " panggil bianca lalu reza pun menghampiri bianca, dan mengambil buah dari tangan bianca.
" sudah.. ? tanya reza
" eum.. reza aku mau mie instan "
" tidak.. sudah ini cukup, "
" reza.. " ucap bianca manja
" tidak sayang.. mie instan itu tidak baik untuk kesehatan " jelas reza lembut dan mengusap pipi bianca
" satu.. ? " pinta bianca memaksa
__ADS_1
" tidak.. " jawab reza lalu merangkul bianca dan mengajaknya berjalan di meja kasir.
semakin banyak, mata yang melihat mereka, namun bianca dan reza tidak perduli, mereka ingin mendekati bianca namun tidak berani karena bianca selalu di sisi reza yang mereka ketahui adalah sangat bodyguard pribadi nya.
setelah membayar semua belanjaanya di meja kasir bianca dan reza pun keluar dari supermarket dan ternyata sudah banyak wartawan yang menunggu mereka berdua, para wartawan tidak mau kehilangan berita penting dari seorang bianca sanjaya dan langsung menyerbu nya
" caca.. tolong jelaskan berita yang beredar belakangan ini, apa benar seorang caca sanjaya mempunyai hubungan khusus dengan bodyguard nya sendiri " cerca wartawan menanyakan hubungannya dengan reza
" maaf.. kami buru buru.. " ucap reza yang sigap merangkul bianca dan terus berjalan menuju mobil
" caca tolong jelaskan hubungan mu dengan bodyguard mu " tanya wartawan lagi
" reza biarkan aku menjelaskannya "
" tapi.. ? "
" tidak apa apa reza " ucap bianca lalu tersenyum
" baiklah saya akan menjawab pertanyaan kalian semu, tapi izinkan saya untuk meletakkan belanjaan saya ke mobil terlebih dahulu" ucap bianca lalu berjalan bersama reza menuju mobil reza dan meletakkan belanjaan nya di bagasi mobil setelah nya ia duduk di bagasi mobil yang terbuka bersama reza
" ca..tolong jelaskan hubungan mu dengan bodyguard mu , apa berita yang santer terdengar belakang ini, apa itu benar? " tanya wartawan
" iya.. benar, aku mempunyai hubungan khusus dengan bodyguard ku " jawab bianca santai tanpa ragu sembari menggenggam jemari reza
" apa orang tua mu mengetahui nya dan apakah tuan Bram Menyetujui hubungan kalian "
" ya.. bahkan kami sudah menikah dua bulan yang lalu " jelas bianca dengan senyuman yang terus mengembang ke arah reza
"maaf mas reza.. apa ada motif lain sehingga anda dengan berani menikahi putri tuan sanjaya " selidik wartawan
" maaf ya mbak.. maksud mbak apa ya menanyakan hal itu, jika yang mbak maksud reza menikah dengan saya karena harta, maaf reza bukan orang yang seperti itu, reza mempunyai usaha sendiri sebelum menjadi bodyguard saya, dan yang jelas kami saling mencintai, dan satu lagi, cukup sampai disini kalian mencari berita tentang kehidupan pribadi saya, untuk selanjutnya saya tidak mau menjawab lagi. Terima kasih " ucap bianca tegas lalu berdiri, reza pun menutup pintu bagasi mobil, tak lama reza dan bianca masuk kedalam mobil dan langsung melajukan mobil nya untuk pulang ke rumah.
" sayang sudah.. tersenyum lah " ucap reza yang melihat bianca masih menekuk wajah nya
__ADS_1
"mereka menyebalkan reza, kenapa setiap orang yang mendekati keluarga ku, mereka selalu mengaitkan dengan harta " ucap bianca kesal, reza pun dengan sabar menghadapi bianca yang masih kesal dan emosi, reza dengan berlahan menepikan mobil nya di pinggir jalan.
" kenapa berhenti reza " tanya bianca heran
" cup " reza pun mencium pipi bianca
" tersenyum lah, suami mu ini tidak menyukai nya jika kamu menekuk wajah mu yang cantik ini " ucap reza yang masih mencondongkan tubuh nya menghadap bianca
" jangan dengar kan ucapan mereka, kita yang menjalani nya eumm.. ? " ucap reza menghibur bianca, bianca perlahan melengkung kan bibir nya ke arah reza
" anak baik " ucap reza lalu mensejajarkan tubuh nya dengan setir mobil namun tiba tiba bianca menarik kerah kemeja reza dan " cup " sebuah ciuman mendarat ke bibir reza
" kamu memang selalu bisa membuat emosi ku mereda reza " ucap nya setelah melepaskan ciuman nya lalu mencium nya kembali, kali ini ciuman mereka berbeda agak sedikit panas hingga reza menciumi leher bianca.beruntung kaca mobil mereka gelap dan jalanan tidak begitu ramai
" reza selesai kan ini di rumah.. " ucap bianca dengan nafas yang sudah tidak teratur begitu juga dengan reza
" kamu yang memulainya sayang, baik lah aku tidak akan mengampuni mu " ucap reza yang langsung mengemudi mobil nya
" kamu ingin menghukum ku? "
" eum.. hukuman yang membuat mu memintanya lagi dan lagi " ucap reza nakal
" jangan lupa pakai pengaman mu " bisik bianca
" tidak perlu, biarkan saja jadi "
" reza.. " pekik bianca lalu tersenyum , reza pun hanya tertawa dan mempercepat laju kendaraan nya.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote dong, like juga, komen nya
dan maaf kalau komen nya kadang gak author balas ya,
__ADS_1
Terima kasih 😘💕