CERITA CINTA

CERITA CINTA
110


__ADS_3

" abi, bagaimana orang mu sudah menemukan emon? " tanya reza serius saat mereka berada di teras rumah.


" belum.. entahlah mereka sulit sekali di cari, anak buahnya kemarin pun tidak ada yang mau jujur " jawab abi tak kalah serius.


" reza.. sayang.. " panggil bianca dari dalam rumah


" reza.. " ucap Bianca saat sudah menemukan reza di teras rumah


" apa sayang..? "


" mau itu..? " jawab bianca menujuk pohon mangga yang ada di depan rumah yang buah nya belum begitu matang


" itu masih asam " ucap abi


" mau itu reza carikan yang sudah mau matang .. " ucap bianca manja


" dasar bocah " jawab abi mengacak rambut Bianca lalu masuk kedalam rumah


" mau berapa ? " tanya reza yang sudah di bawah pohon mangga dan bersiap untuk memanjat


" eum ..dua.. " jawab Bianca sekenanya, lalu reza pun naik ke atas pohon


" hati hati sayang.. "


" eum.. "


" ca.. kamu bicara dengan siapa " tanya Utari yang baru saja pulang dari sekolah disain


" reza.. "

__ADS_1


" mana.. tidak ada kak reza " ucap Utari melihat sekeliling nya namun tak menemukan reza


" itu ada di atas pohon mangga " jawab bianca sambil menunjuk reza, Utari pun melihat reza


"astaga.. eum.. ca.. suruh kak reza mengambil 5 mangga , kakak akan buatkan sambal rujak, dan membawa buah lain nya kemari, kita makan di bawah pohon " ucap Utari antusias


" boleh juga kak.. caca tunggu di sini " ucap bianca tak kalah antusias. lalu Utari pun masuk kedalam rumah dan meletakkan tas dan buku nya di ruang keluarga lalu menuju dapur dan membuat sambal rujak.


" Utari kamu sedang apa? tanya lisa tiba tiba menghampiri Utari sedang membuat sambal rujak


" ini kak, sedang membuat sambal rujak, ayo kak ikut, aku membuat sambalnya tidak pedas kok " jawab Utari yang sedang menggiling bumbu.


" boleh apa yang harus kakak persiapkan " tanya lisa


" ambil buah di kulkas kak, seperti nya ada bengkoang dan timun "


" kak sudah semua " tanya Utari


" sudah.. "


" ayo kak kita ke depan, bianca sudah menunggu di bawah pohon mangga " ucap Utari mengajak lisa ke depan rumah


" ayo, " lalu mereka pun menuju depan rumah, ternyata biaca sudah mengelar tikar di bawah pohon mangga dan duduk bersama reza


"seperti ini enak sambal buatan kak Utari " ucap bianca saat Utari dan lisa duduk di tikar


" ini kak mangga nya, sudah di cuci sama reza, tidak perlu di kupas, langsung aja di potong potong " ucap bianca memberikan mangga nya pada lisa, lalu lisa pun memotong motong dan meletakkan nya di piring lalu mereka semua pun memakan nya


" astaga.. aku tunggu, ternyata asyik di sini " ucap abi tiba tiba sambil menggendong arya yang baru saja bangun.

__ADS_1


" maaf sayang, aku khilaf melihat mangga " ucap Utari sambil menyunggingkan senyum nya


" ini arya, sudah bangun " ucap abi lalu menghampiri Utari dan memberikan arya pada utari,


" mam.. " ucap arya yang melihat semua orang makan buah


" ini " ucap bianca


" sayang itu asam.. ? " ujar reza


" biar, aku mau melihat ekpresi arya " jawab bianca lalu memberikan potongan mangga pada arya, lalu arya pun menggigit nya seketika semua orang pun tertawa melihat ekpresi arya, arya pun sontak menangis.


"momy caca nakal ya " ucap utari lalu mendekap arya


" baik nya aku masuk kedalam, aku mau menyusuinya


" aku.. ? " tanya abi bercanda


" ini.. " jawab utari sambil memasukkan buah mangga sisa arya ke dalam mulut abi


" astaga asam utari.. " ucap abi lalu membuang mangga nya, reza, bianca serta lisa yang melihat mereka pun tertawa.


" ca kakak sudah, kakak juga mau masuk kedalam " pamit lisa lalu masuk kedalam , tinggal lah abi, reza dan bianca yang menghabiskan rujak nya sesekali reza mengusap perut bianca


🔹🔹🔹🔹


like vote, komen


Terima kasih😘💕

__ADS_1


__ADS_2