
malam hari setelah selesai makan malam, abi dan Utari memilih untuk naik ke atas dan duduk di sofa di ruangan depan putra dan lisa
" yes... abi.. keuntungan toko kue bulan ini meningkat, " ucap Utari kegirangan, saat mengecek laporan toko kue nya bersama abi. dan suara Utari sampai terdengar di kamar putra dan lisa karena memang sangat dekat
" jika setahun seperti ini, aku bisa sekolah disain menggunakan uang ku sendiri abi " ucap Utari yang langsung mencium pipi abi.
" sekolah disain..? " tanya lisa tiba tiba yang baru saja keluar dari kamar,
" kak lisa.. em.. iya kak.. aku memang ingin sekolah disain, supaya tidak ada lagi yang menganggap ku bodoh " ucap Utari dan menatap putra lalu melihat putri dan tersenyum.putra yang sadar akan tatapan Utari pun hanya membuang pandangan nya dan menghela nafas panjang, ia sadar akan kesalahan nya namun ia enggan meminta maaf.
" bagus Utari.. aku dengar dari mama gambar disain gaun mu bagus, kakak boleh melihat nya " ucap lisa yang ikut duduk di sofa.
" boleh.. sebentar aku ambilkan kak.. " ucap putri yang langsung ke kamarnya
" ini kak.. " ucap Utari saat sudah mengambil gambarnya dan memberikan nya pada lisa
" wow.. keren Utari, kakak boleh minta satu untuk contoh gaun kakak.. " ucap lisa yang takjub dengan hasil disain Utari.
" boleh kak.. " ucap Utari dan tersenyum
" Hai.. kak.. kalian semua sedang melihat apa? " ucap Bianca yang tiba tiba bergabung dan duduk di sebelah lisa
" lihat ini.. " ucap lisa memberikan gambar disain Utari pada Bianca
" wow.. kak.. desain siapa, ini keren.. " ucap Bianca memuji disain Utari
__ADS_1
" disain Utari " jawab singkat lisa
" serius kak.. " ucap Bianca pada Utari
" eum.. " jawab singkat Utari yang duduk di sebelah abi
" aku mau disain yang ini kak, boleh ya kak? akan aku bawa ke butik tante intan , aku mau tante intan membuat nya seperti ini, tenang kak brand tetap nama kakak, " ucap Bianca antusias.
" boleh, untuk adik kakak apa saja boleh, "
" kak.. eum.. kakak bisa membuat kamu disain gaun untuk ku, 2 bulan lagi aku mau menghadiri pesta artis pendatang baru , tapi aku mau yang berbeda dari yang lain, aku mau warna yang tidak mencolok "
" bisa, tapi kakak tidak yakin hasil nya akan bagus " ucap Utari merendah
" pokoknya kakak disain yang banyak, yang tidak ada di disainer mana pun, nanti aku yang menjadi model nya " ucap Bianca sembari Mengerlingkan satu matanya
" iya tapi kamu jangan memaksa kakak mu ca.. kakak mu sedang hamil " ucap abi
" iya kak abi ..aku tau.., ya maksud caca, sesempatnya kak Utari saja " ucap Bianca
" kak Utari.. " teriak juna tiba tiba dan menghampiri Utari dan yang lainnya
" iya sayang.. eum.. ada apa.. ? " tanya
" kak, ada tugas sekolah, tapi aku tidak paham " ucap juna yang sudah menyodorkan buku matematika pada Utari
__ADS_1
" duduk, kakak berikan contoh nanti kamu kerjakan sendiri eum.. " ucap Utari lembut
" baik kak.. " jawab juna yang langsung memperhatikan Utari, saat Utari menjelaskan pada juna, abi, putra, Bianca serta lisa pun diam, hanya melihat Utari menjelaskan pada juna.
" kamu memang pintar Utari, aku yang bodoh menilai mu " ucap putra dalam hati
" istri ku memang paket komplit, semua serba bisa dan cepat beradaptasi, hanya satu kelemahan mu, terlalu polos " ucap abi yang tersenyum melihat Utari
" yes.. bisa kak.. " ucap juna tiba tiba
" coba bu guru lisa lihat " ucap lisa pada juna
" kakak lisa bukan bu guru kalau di rumah tapi kakak juna " gurau juna lalu memberikan buku nya pada lisa
" eum.. benar semua, eum.. pantas saja nilai mu semakin hari semakin meningkat, ternyata di rumah punya guru Les pribadi " ucap lisa sembari melihat hasil juna mengerjakan tugas sekolah nya di buku.
" iya kak, berkat kak Utari, kak Utari seperti kamus berjalan buat juna " ucap juna di iringi tawa kecil lalu kembali ke kamar nya di lantai bawah.
" kamus berjalan, ada ada saja kamu juna " ucap Utari lalu tersenyum.
🔹🔹🔹🔹🔹
vote, like, komen
Terima kasih😘💕
__ADS_1