CERITA CINTA

CERITA CINTA
60


__ADS_3

" Hai.. " ucap bianca membangunkan reza yang masih terlelap tidur dan mencium pipi nya


" eum.. " ucap reza dan menggeliat lalu memeluk bianca. tiba tiba ponsel bianca berdering dan ternyata dari rere lalu bianca pun mengangkat ponsel nya


" ya re.. " jawab bianca


" kamu ada di mana, dan kenapa kamu tidak ke kamar " ucap rere yang baru bangun tidur


" ck.. bagaimana aku mau masuk, sedangkan kamu tidur, dan card kunci ada pada mu " tebak bianca, karen memang itu kebiasaan rere


" he.. maaf.. aku ke tiduran, habis pesan makan tadi aku ketiduran dan baru bangun " ucap rere " sekarang kamu dimana? " tanya rere


" aku ada di kamar reza, aku istirahat di sini, ya sudah sebentar lagi aku ke kamar, siapkan semua keperluan ku untuk mandi " perintah bianca


" ya nona.. " jawab rere Santai


" dasar rere.. " ucap bianca lalu tertawa


" kenapa dengan nya " tanya reza yang masih memeluk bianca


" biasa kebiasaan buruk nya tidak pernah hilang, tidur usai makan dan melupakan keberadaan ku " jawab bianca


" reza biarkan aku bangun " ucap bianca yang berusaha melepaskan pelukan reza

__ADS_1


" berikan aku ciuman terlebih dahulu " ucap reza yang sudah mendaratkan bibir nya di bibir bianca, mereka saling berciuman hingga kemeja yang di kenakan bianca pun reza lepas.


" stop reza, sudah... aku tidak mau rere curiga " ucap bianca yang sedikit mendorong tubuh reza


" ya.. baiklah aku juga tidak akan melakukan nya lebih jauh sebelum menikah " jawab reza uang langsung turun dari tempat tidur dan tersenyum ke arah bianca, bianca pun juga hanya tersenyum


" kenakan dress mu " ucap reza yang memberikan dress bianca lalu bianca pun mengenakan dress nya di depan reza


" reza aku ke kamar ku, dan bersiap lah dari sekarang untuk acara nanti malam " ucap bianca yang sudah berdiri di hadapan reza dan mencium pipi nya


" kamu memerintah ku " ucap reza dan memandang bianca dan mengusap lembut pipi bianca


" ya.. karena aku nona mu " bisik bianca " aku suka dada bidang mu " ucap bianca lalu mengecup dada reza setelah nya ia melenggang keluar dari kamar reza.reza hanya memandang punggung bianca sampai menghilang di balik pintu


" gadis kecil.. aku tidak menyangka gadis yang dulu aku jaga dari usia 12 tahun sampai lulus SMP sekarang membuat ku tergila gila, kamu sudah berubah menjadi gadis dewasa, dan agresif " ucap reza, di iringi senyuman nya, bagaimana pun ia laki laki normal dan pasti akan tergoda melihat bianca yang cantik dan seksi, namun ia masih bisa mengontrol hasrat nya,


"aku tidak dendam sedikit pun dengan keluarga mu walaupun nyonya Wina sudah menghabisi nyawa ayah ku, karena dari cerita ibu, ayah lah yang bersalah, ya..tidak ada yang membenarkan tindakan seorang mafia yang menculik istri dan menantu keluarga sanjaya. " ucap reza yang langsung menghidupkan shower dan membiarkan tubuh nya basah tersiram air


" bahkan tuan dewa juga membunuh kakak ku, aku memilih untuk diam, karena aku tidak ingin masuk di ruang lingkup mafia, aku dan ibu dan juga adik ku berusaha menarik diri dari ayah dan kakak kakak ku .. , reza sudah lah.. jangan mengingat nya, jalani saja hidup ini walau tanpa ibu dan adik mu, sekarang aku harus memperjuangkan cinta ku pada bianca, walaupun aku tahu kelak pasti ada hambatan " ucap reza pada diri nya sendiri, lalu melanjutkan mandi nya


🔸


re.. sudah kamu siap semua nya " ucap bianca yang sedari tadi duduk di teras balkon

__ADS_1


" sudah, cepat lah mandi, " ucap rere sembari makan biskuit


" kerjaan kamu makan terus... " ucap bianca saat berjalan melewati rere yang duduk di sofa sembari menonton TV.


" aku sedang mengisi energi, untuk membuat mu secantik mungkin malam ini, jadi diam lah.. " ucap Rere santai bianca yang mendengar pun hanya geleng-geleng kepala lalu masuk ke kamar mandi, saat di kamar mandi ia pun melepas dress nya didepan cermin, tiba tiba ia terkejut melihat area Dada nya


" astaga.. reza.. kenapa kamu memberi tanda merah di sini.. duh bagaimana ini " ucap bianca cemas namun ia seger mandi dan memikirkan caranya nanti untuk menyamar kan tanda merah di area Dada nya. tak lama ia pun selesai mandi dan keluar dari kamar mandi hantam menggunakan handuk dan diam diam mengambil foundation dari tas make up nya untuk menyamarkan noda merah di dadanya tanpa sepengetahuan rere.


lalu ia mengenakan penutup dadanya.


" rere ayo dandani aku secantik mungkin " ucap bianca yang sudah duduk di kursi di depan cermin


" eum.. " ucap rere singkat lalu menghampiri bianca


"ca.. kamu di kamar mas reza ngapain? " tanya rere singkat


" menumpang tidur, karena kamar ini kamu kunci, dan aku sudah lelah akhir nya aku istirahat di kamar reza, " bohong bianca dan ekpresi nya ia buat senatural mungkin


" he.. maaf ya ca.. aku ke tiduran " ucap rere merasa bersalah


" sudah kerja.. " ucap bianca agar rere tidak bertanya tanya lagi.


🔹🔹🔹🔹🔹🔹

__ADS_1


vote like komen


Terima kasih😘💕


__ADS_2