CERITA CINTA

CERITA CINTA
78


__ADS_3

" putra.. apa yang harus aku katakan pada mama dan papa, " ucap lisa lirih


" katakan yang sebenarnya, siapa tahu mama dan papa ada solusi, jangan takut aku selalu bersama mu " jawab putra dan memeluk lisa


" aku serasa menjadi istri tak berguna putra, " ucap lisa dan menangis di pelukan putra


" sstttt.. kamu sempurna bagi ku, " ucap putra menghibur lisa dan mengecup kening nya


" ayo kita turun, .. " ucap putra merangkul lisa mengajak turun ke bawah


" malam ma pa.. " ucap lisa saat sudah sampai di bawah dan bergabung diruang keluarga, bersama abi dan Utari serta baby Arya sedangkan juna ada di kamar sedang belajar.


"malam.. eum.. bagaimana hasil pemeriksaan nya sayang, semua baik baik saja, " ucap Wina pada lisa, tiba tiba lisa bersimpuh di pangkuan Wina,


" eum.. ma.. maafkan lisa, lisa tidak bisa memberikan mama cucu, lisa di vonis mandul ma, " ucap lisa yang sudah menangis di pangkuan Wina. semua terkejut, dan tak percaya atas pengakuan lisa.


" apa.. apa kamu sudah periksa ke lain dokter? " tanya Wina " sudah ma, ini yang dokter ketiga, semua memvonis lisa tidak bisa mengandung ma " ucap lisa


" sudah.. bangun lah.. mama tidak menuntut dan mempermasalahkan nya sayang eum.. kalian berdua harus saling menguatkan, putra jangan pernah berfikir untuk meninggalkan lisa " ucap Wina sembari menyuruh lisa duduk di sebelah nya


" kak.. kakak bisa menganggap Arya sebagai anak kakak, kita urus bersama sama eum.. " ucap Utari dan mengulurkan baby Arya pada lisa, lisa pun mengambil Arya dan memangku nya, dan mencium pipi nya


" dan Arya akan memanggil kakak bunda, " ucap Utari yang ikut menangis

__ADS_1


" Utari.. Terima kasih, kamu ipar yang sangat baik " ucap lisa mandang Utari


" kakak juga sangat baik sama Utari sering membantu Utari mengurus baby Arya


" lisa kamu bisa terapi jika kamu mau " ucap bram menimpali


" terapi? " tanya putra


" ya.. terapi alternatif, jika lisa mau bisa terapi sendiri di rumah, dengan mengonsumsi makanan sehat, kurma juga bagus untuk mengembalikan kesuburan, bubuk kayu manis, intinya pola hidup sehat, " jelas Bram


" nanti lisa coba pa.. Terima kasih informasi nya " jawab lisa di iringi senyum


" lisa jangan berkecil hati, kita semua mendukung mu " ucap abi menimpali dan tersenyum


" sudah.. dengan berat hati, karena papa masih berhak mengendalikan perusahaan " jawab putra dengan berat hati


" bagus.. papa mau melihat, seberapa tahan caca hidup dengan reza tanpa fasilitas dan kemewahan " ucap Bram santai, abi Wina hanya diam sudah tidak mau berdebat lagi, abi dan Wina yakin reza dan bianca bisa sukses


" kita lihat saja nanti pa, mungkin papa lupa, jika putri papa itu sangat ambisius " ucap putra


" ya teramat ambisius ingin bersama reza, sampai tidak memperdulikan nasehat papanya, " ucap Bram dan melihat Wina yang seolah tak perduli lagi dengan ucapan Bram


" Utari bawa baby Arya, ke kamar sudah malam, kamu juga harus istirahat " ucap abi pada Utari dan berdiri lalu mengambil baby Arya dari pangkuan lisa

__ADS_1


" ma pa kak lisa , kami ke atas, selamat malam " ucap Utari tanpa melihat putra, dan seakan mengabaikan putra, yah.. mereka masih saja perang dingin, entah sampai kapan putra akan meminta maaf,


🔸


" reza.. kenapa detak jantung mu tidak beraturan " tanya bianca saat bianca menyandarkan Kepala nya di dada reza , reza pun menjadi salah tingkah dan mengusap kasar wajahnya


" eum.. tidak beraturan bagaimana " ucap reza pura pura santai, dan tetap berbaring di tempat tidur dengan telentang, tangan bianca tak tinggal diam, meraba dada, perut hingga area sensitif reza, lalu tertawa karena ada sesuatu yang mengeras di balik selimut


" reza sudahlah, jika kamu menginginkan sekarang ayo.. , " ucap bianca, yang masih tertawa, " seharusnya kamu yang harus lebih agresif reza, bukan aku, " ucap bianca yang langsung mencium dada reza dan membuka kaos nya sendiri, reza pun tak menyia-nyiakannya, lalu ia pun membuka kaos nya, di pandangi wajah bianca, lalu ia pun mengecup kening bianca.


" aku mencintaimu ca.. sangat mencintai mu " ucap reza dan memandangi sorot mata sendu bianca, mencari dirinya di sana, dan ternyata memang ada dirinya di mata bianca,, bulir air mata bianca pun tak terbendung mendengar ungkapan isi hati reza.


" reza aku juga sangat mencintai mu " ucap bianca yang sudah meneteskan air mata nya, reza terus memandangi sorot mata bianca lalu mengecup bibirnya dengan sangat lembut, reza pun melakukan nya dengan sangat pelan, dan membuat kesan tersendiri bagi bianca, rasa yang berbeda saat pertama kali mereka melakukan nya, . kali ini reza yang memegang kendali , reza melakukan nya dengan penuh cinta, sorot matanya tak lepas memandangi wajah bianca yang menikmati permainan reza. hingga mereka menyudahi permainan nya, reza tak lupa mengecup kening bianca, yang masih memejamkan matanya


" Terima kasih sayang.. " ucap reza di telinga bianca, " hari ini kamu sangat menurut pada ku " ucap reza lagi dan mengusap lembut pipi bianca


" suami ku " jawab bianca lalu masuk kepelukan reza.


" tidur lah, besok kamu harus kuliah, " ucap reza sembari mengecup pucuk rambut bianca. bianca pun semakin mengeratkan pelukan nya.


🔹🔹🔹🔹🔹


vote like komen

__ADS_1


Terima kasih😘💕


__ADS_2