
" kenapa lama sekali kamu membuka pintu ca.. " ucap rere saat pintu rumah reza di buka namun ita tidak tau jika reza yang membuka pintu karena ia menunduk dan memainkan ponselnya
" masuk lah.. " ucap reza, rere pun terkejut
" hah...? mas reza, ? " ucap nya dan melihat punggung reza yang berjalan masuk kedalam.
" reza.. apa itu rere..? " ucap bianca dari dalam kamar
" iya sayang.. reza masuk lah.. " ucap reza pada bianca dan rare
"sayang..!? " ucap rere bingung karena sebutan " sayang " untuk bianca ia pun perlahan masuk dan duduk di sofa di depan reza.
" aku sudah lama menunggu mu re.. " ucap bianca yang baru saja keluar dari kamar dan masih menggunakan kimono serta handuk yang ia lilitkan di Kepala nya dan duduk di sebelah reza dan bersandar di dada reza sebelah kanan, rere yang melihat pun hanya termangu dan tanda tanya
" ini pesanan mu " ucap rere yang masih binggung sembari menyerahkan 4 paper bag berisikan keperluan bianca
" re.. , maaf jika seminggu ini aku Mengecancel semua pemotretan " ucapnya santai dan melepas lilitan handuk nya di kepala nya.
" eum.. ca.. kenapa kamu ada di sini "tanya rere
" iya.. aku di sini sekarang, karena aku akan menikah dengan reza " ucap bianca santai
" whaaaat.. !!! apa aku tidak salah dengar ca..?" ucap rere terkejut
" astaga.. suara mu re.. " ucap bianca dan menutup telinga nya dengan tangan nya , dan reza hanya tersenyum ke arah rere
" ca.. serius.. mas reza serius.. jadi kalian selama ini mempunyai hubungan , bagaimana dengan orang tua mu ca? ,kamu masih muda ca.. aku saja yang 24 tahun belum menikah, bagaimana dengan karir mu, sejak kapan kalian mempunyai hubungan " tanya rere tanpa jeda
__ADS_1
" ck.. Rere alias Rukmini pertanyaan mu itu seperti kereta api, tapi baik lah akan aku jawab satu persatu" jawab bianca
" hubungan ku di luar nona dan bodyguard sudah berjalan 5 bulan , untuk Karir tidak masalah, dan Karir ku tidak ada yang bisa Memblacklisnya, karena aku tidak mempunyai kesalahan, sekalipun itu yang ingin Memblacklis adalah keluarga ku, dan.. yah.. papa tidak menyetujui aku dengan reza,karena ada alasan dan aku tidak bisa memberitahu mu dan aku dari rumah,, untuk masih muda nya usia ku untuk menikah, itu pilihan ku, dan aku mencintai reza, dan aku tidak mau berlama lama pacaran, dan setelah menikah aku ingin menyelesaikan kontrak ku yang tinggal 1 tahun ini dengan perusahaan om doni dan kontrak di PH nya om Daniel, setelah itu mungkin aku ingin berbisnis membantu reza, dan menyelesaikan kuliah ku, " jelas bianca panjang lebar lalu menyandarkan kepalanya di dada reza
" pemikiran mu terlalu jauh ca.. eum.. sudahlah, tapi jika kamu sudah berhenti menjadi model, bagaimana dengan pekerjaan ku, aku tidak mempunyai pekerjaan " ucap rere sendu
" hei.. aku tidak mengatakan ingin berhenti menjadi model, aku akan tetap menjadi model, ya mungkin model catwalk saja, " ucap bianca santai
" kapan kalian menikah? " tanya rere
" minggu depan " jawab reza lalu tersenyum dan melihat ke arah bianca, bianca pun hanya tersenyum kearah reza
"oh.. iya, mana tagihan belanja ku " ucap bianca yang sudah memegang ponsel nya
" ini.. " ucap rere dan memberikan tagihan belanja bianca
" 15 juta.. " ucap bianca lalu mentransfer ke rekening butik langganan nya.
" mas reza.. mas reza serius ingin menikah dengan caca, caca masih 19 tahun " ucap rere, saat bianca sudah ke kamar nya, reza tersenyum mendengar pertanyaan rere
" serius.. dan aku tidak main main dengan caca " ucap reza santai
" terus kenapa orang tua caca tidak menyetujui hubungan kalian " tanya rere
" maaf re.. untuk alasan nya kami tidak bisa memberitahu mu, dan aku harap ku diam dari wartawan karena caca tidak suka kehidupan pribadi nya di usik atau diketahui banyak orang. " jelas reza santai
" eum.. baik lah kalau begitu aku pulang.. aku masih ada kepentingan lainnya dan seperti nya caca masih lama, salam untuk caca " pamit rere tanpa berpamitan pada bianca
__ADS_1
" iya re.. hati hati.. " ucap reza sebelum rere menghilang di balik pintu.
" reza.. rere sudah pulang? " tanya bianca yang baru saja keluar dari kamar dan langsung duduk di samping reza,
" iya, baru saja, " jawab reza singkat dan memandang bianca yang terlihat fresh setelah mandi walaupun tubuh nya sedikit kurus
" sayang.. kamu sedikit kurus " tanya reza sembari memegang pergelangan tangan bianca
" iya.. mungkin karena aku tidak nafsu makan seminggu terakhir ini , karena memikirkan mu " ucap bianca lalu tersenyum
" kamu tidak merindukan papa mu " tanya reza dan itu membuat raut wajah bianca kembali bersedih
" reza.. sampai kapan pun aku akan selalu merindukan papa, tapi sudah lah.. kita akan bukti kan pada papa , kita bahagia, aku bahagia tanpa fasilitas papa, aku ingin hidup bersama mu apa adanya tanpa kemewahan, dan terakhir ini aku belanja sampai 15 juta hanya untuk baju dalam ku saja, aku tidak mau membebani mu " ucap bianca memandang lekat reza
" tidak apa apa.. akan aku usaha kan mencukupi semua kebutuhan mu, dan keperluan mu tanpa mengurangi jumlah nominalnya, " ucap reza bersungguh sungguh walaupun ia tau sebenarnya ia belum mampu.
" Terima kasih reza tapi aku bukan type wanita yang suka menghamburkan uang, jika aku butuh ,aku akan membelinya tapi jika tidak aku tidak akan membelinya, dan kamu tau baju baju ku itu banyak dari endorse, dan jika nanti aku menjadi istri mu aku akan menerima berapa pun uang yang kamu berikan pada ku dan akan aku pergunakan dengan sebaik mungkin " jelas bianca yang langsung sungai menggenggam jemaribreza dan melihat sorot mata reza, reza pun langsung memeluk bianca.
" aku akan berusaha semampu ku untuk membahagiakan mu " ucap reza lalu melepaskan pelukan nya dan memandang wajah bianca
" cukup kamu selalu ada di dekat ku reza, maka aku akan sangat bahagia " ucap bianca lalu mencium pipi reza dan memeluknya
" reza.. aku mencintaimu " ucap bianca dalam hati
" aku mencintaimu ca.. " ucap reza dalam hati
🔹🔹🔹🔹🔹🔹
__ADS_1
selamat hari raya Idul fitri
mohon maaf lahir batin 🙏🙏🙏🙏🙏