
dua bulan kemudian
si kembar banyu dan bayu memilih tinggal di sebuah Kontrakan sederhana, karena mengikuti cara hidup wanita yang sedang dekat dengan mereka, karena si kembar tidak mau bram atau wina menyelidiki keluarganya biar mereka sendiri saja yang menilai dan menentukan baik buruk pilihan mereka, banyu dan bayu pun akhirnya melanjutkan S2 nya di jakarta, sembari bekerja di salah satu rumah sakit tempat dewa di rawat.
" sudah siap? " tanya bayu pada dea
" sudah.. " jawab dea lalu tersenyum
" ibu dan Bapak sudah berangkat? " tanya bayu
" sudah., jam empat bapak sudah berangkat ke rumah sakit
" eum.. ya sudah ayo " ucap bayu lalu membukakan pintu mobil untuk dea, setelah nya bayu pun masuk kedalam mobil di bagian kemudi
" bayu kita mau kemana " tanya dea pada bayu yang sedang menggunakan sabuk pengaman
" bertemu dengan papa dan mamaku " ucap bayu lalu mengemudikan mobil nya
" eum.. asyik, kalau begitu aku mau mencicipi masakan catering mama mu " jawab dea yang belum mengetahui apa pun tentang keluarga bayu, bayu pun hanya tersenyum
" maaf dea aku belum menceritakan semua nya padamu " ucap bayu dalam hati, sementara itu banyu juga menjemput nita di rumah nya
" bu.. kami berangkat " pamit nita
" iya hati hati.."
" bu mohon izin membawa nita " ucap banyu pada ibu nita
" iya jangan di apa apakan anak saya " ucap Ibu nita bercanda
" tidak bu, pasti saya jaga " jawab banyu sopan.
" permisi " pamit banyu, lalu Banyu bersalaman dengan ibunya nita, lalu mereka berdua masuk ke dalam mobil .
__ADS_1
" banyu, aku mau menghubungi dea, apa mereka sudah berangkat " ucap nita sambil mengambil ponsel di tasnya
" hubungi lah, sudah sampai mana mereka, " tanya banyu, lalu nita pun menghubungi dea
" hallo dea.. "
" ya nit.. "
" kamu sudah berangkat? "tanya nita sambil melirik bayu
" sudah ini sudah di jalan " jawab dea lewat sambungan ponsel nya
" ok kami juga sudah ada di jalan, sampai bertemu di rumahnya kakak banyu dan bayu " ucap nita lalu mematikan ponselnya.
" nita, kamu siap jika nanti tiba tiba mama ku membicarakan pernikahan " ucap banyu tiba tiba
" what.. ?! " ucap nita sedikit terkejut
" kenapa ? apa kamu tidak siap jika tiba tiba mama papa ku melamar mu untuk ku " ucap banyu,
" apa butuh waktu lama jika harus meminang mu " tanya banyu menatap nita, lalu memberhentikan mobil nya
" banyu, kenapa berhenti " tanya nita sedikit terkejut
" nita, walau kita baru satu bulan berpacaran, tapi aku sudah yakin dengan mu nita , kami gadis yang selama ini aku cari " ucap banyu serius dan menatap nita begitu lekat sambil meraih jemari nita,
" tapi banyu " tiba tiba banyu mengecup bibir nita, nita pun terkejut dan diam sejenak, lalu mendorong tubuh banyu
" apa yang kamu lakukan? " ucap nita kesal menatap banyu dengan tatapan tidak suka
"maaf nita jika kamu tidak menyukai nya " ucap banyu sendu lalu menghadap ke depan, belum sempurna posisi banyu menghadap kedepan, nita menarik lengan banyu dan meraih tengkuk dan mencium bibir banyu, banyu terkejut namun langsung membalas ciuman nita
" setidaknya kamu permisi jika ingin mencium ku untuk pertama kali " ucap nita saat melepaskan ciuman nya dan menatap lekat sorot mata banyu, banyu pun hanya tersenyum
__ADS_1
" siap kan diri mu untuk menjadi nona sanjaya dan nyonya banyu " ucap banyu lalu tersenyum ke arah nita, nita pun tersipu malu. lalu banyu melajukan mobilnya kembali.selang setengah jam mobil banyu sampai di pelataran rumah syasa diikuti mobil bayu namun mereka melihat keributan dan melihat dewa terbaring dilantai dengan berlumuran darah,
" ada apa ini ,apa yang terjadi, " ucap banyu lalu ia turun dari mobil dan langsung berlari ke arah syasa
" ada apa ini.. " ucap banyu yang baru saja datang bersama banyu dan bayu beserta nita dan dea
" dewa tertembak banyu tolong dewa banyu " ucap syasa banyu pun memeriksa denyut nadi dewa
" maaf kak, kak dewa sudah pergi denyut nadinya sudah tidak ada " ucap banyu yang juga terduduk di samping dewa
" tidak mungkin, .. tidak... dewa..!!! " teriak syasa histeris dan memeluk tubuh dewa yang sudah tidak bernyawa
" dewa...!!! kenapa kamu pergi dengan cara seperti ini " ucap syasa lalu tak sadarkan diri.
" pa.. apa apa yang terjadi " tanya bayu pada Bram, sedangkan nita dan dea hanya saling pandang entah apa yang harus mereka perbuat, melihat keluarga kekasih seperti itu
" nita apa yang sebenarnya terjadi, apa ini pembunuhan, ? " tanya dea ketakutan
" aku juga tidak tahu dea, sudah kita diam saja " jawab nita sambil melihat banyu yang terduduk di sebelah dewa, tak lama ambulans pun datang untuk membawa dewa ke rumah sakit.
🔸
rumah sakit
" dea kita izin pulang saja, aku takut dengan situasi ini " ucap dea melihat situasi yang tidak bersahabat
" tidak perlu takut aku di sini " ucap bayu lalu merangkul dea
" nita maaf, seperti nya kita berdua harus menunda memperkenalkan kalian berdua pada mama dan papa " ucap banyu yang berdiri di hadapan nita
" iya tidak apa apa kami mengerti " jawab nita laku tersenyum tipis, tiba tiba syasa histeris lalu banyu dan bayu menghampiri syasa yang berlari ke ruang UGD.
🔹🔹🔹🔹🔹
__ADS_1
vote like komen
Terima kasih😘💕