CERITA CINTA

CERITA CINTA
99


__ADS_3

" mama.. papa.. semua keluar " teriak abi di anak tangga


" berisik kak abi.. ini jam 9 pagi.. " jawab bianca yang baru saja dari dapur karena lapar.


" ada apa.. ? " tanya bianca sembari memakan nasi goreng buatan reza.


" kak dewa.. kak dewa kecelakaan "


" apa..? " teriak wina yang baru saja keluar dari kamar bersama bram


" lantas bagaimana keadaan nya "


" kata kak syasa masih ditangani dokter " ucap abi panik


" semua nya siap siap, kita kejakarta, abi hubungi damian untuk menyiapkan pesawat sekarang. , " perintah wina


" baik ma.. " jawab abi yang juga masih syok


" ayo semua kenapa masih diam " teriak wina lalu anak dan


" ma putra tidak bisa ikut ada meeting penting hari ini " ucap putra yang menuruni anak tangga.


" eum. baiklah, lisa dirumah, kamu tidak boleh kelelahan, sisanya ikut " ucap Wina yang bergegas masuk ke kamar diikuti bram dan menyiapkan semuanya, dan mereka semua pun siap untuk menuju Jakarta.


🔸


" dokter bagaimana keadaan suami saya dok " ucap syasa panik


" maaf nyonya keadaan suami anda cukup parah, ada benturan di kepala nya, dan kemungkinan untuk sadar sangat tipis "jelas dokter saat keluar dari ruang ICU

__ADS_1


" maksud dokter suami saya koma " tanya syasa dengan air mata mengalir dan dokter pun mengangguk


" dewa.. !! " teriak syasa histeris berutang ada mbok Titin yang menemani dan memapah tubuh syasa


" sabar non " ucap mbok Titin


" lantas bagaimana keadaan anak saya metha " tanya syasa


" maaf nyonya, putri anda metha tidak bisa kami selamat kan, putri anda banyak kehilangan darah " jelas dokter ikut bersedih


" tidak..! tidak mungkin... ! metha.. !! " teriak syasa yang langsung berlari ke ruang ICU dan mendapati tubuh anak terbujur kaku


" metha bangun sayang, ini mama.. metha ! " teriak syasa pada anak nya yang berusia lima tahun dan merengkuh tubuh kecil nya dan air mata semakin deras


" mama.. " ucap laras yang baru sampai bersama pengasuh nya


" laras.. ! " ucap syasa yang langsung menoleh ke arah laras


" metha adik mu.. adikmu sudah tiada laras, metha sudah meninggalkan kita " ucap syasa yang menangis dan memeluk laras, laras pun ikut menangis, gadis berusia 11 tahun itu pun berusaha tegar dan menenangkan sangat mama


" ma jangan seperti ini ma.. kita harus sabar, " ucap laras yang masih memeluk syasa.


" maaf nyonya suami anda sudah kami pindahkan ke ruangan khusus, dan maaf izinkan kami untuk mengurus jenazah putri anda " ucap salah satu suster,


" baiklah Sus tolong urus semua nya " jawab syasa lalu ke luar dari ruang ICU bersama laras.


" kenapa semua ini terjadi.. " teriak syasa. histeris,


" kakak.. " ucap abi yang baru sampai bersama rombongan Wina

__ADS_1


" abi.. ! " ucap syasa lalu memeluk adiknya, sedangkan Bram berbicara dengan dokter yang menangani dewa


" metha abi.. metha.. ! " ucap syasa histeris


" sabar kak.. kita harus tabah.. ini sudah jalan nya " ucap abi yang sudah mengetahui kabar dari sopir syasa.


" sya.. " ucap Bram menghampiri syasa


" papa.." ucap syasa lalu memeluk bram dan menangis sejadi-jadinya


" sabarlah, jangan seperti ini, kita semua harus berdoa untuk kesembuhan dewa dan ketenangan metha. "


" abi urus semua pemakaman metha, di rumah kakak mu reza yang mengurus bersama orang orang dewa " perintah bram pada abi


" syasa... " ucap Wina, bram pun melepaskan pelukan nya lalu Wina memeluk syasa


" sabar sayang eum.. kita semua ada di sini untuk mu " ucap Wina menenangkan syasa sedang abi mengurusi segela sesuatu administrasi dewa dan pemulangan jenazah metha, sedangkan di rumah syasa sudah ada reza, Bianca serta Utari dan baby Arya dan juga kedua asisten rumah tangga syasa, reza pun menyiapkan segala sesuatu bersama orang orang kepercayaan dewa.


🔸


pemakaman


" metha, anak mama, tunggu mama papa di sana, istirahat dengan tenang, maafkan mama dan papa, mama mencintai mu nak.." ucap syasa lirih dengan air mata yang terus mengalir.


" yang tabah ya kak, " ucap abi merangkul syasa yang masih terduduk di pusara metha


" ayo kak kita pulang, kasian Krisna menunggu kakak di rumah " ucap abi mengingatkan Krisna putra bungsunya yang berusia 2 tahun, lalu syasa dan abi pun berdiri dan pulang ke rumah bersama bram dan Wina, sesampainya di rumah reza dan abi pun ke rumah sakit untuk menjaga dewa.


🔹🔹🔹🔹🔹

__ADS_1


vote like komen


Terima kasih😘💕


__ADS_2