CERITA CINTA

CERITA CINTA
bab15


__ADS_3

bab15


tok tok.. suara ayu mengetuk meja.


perlahan jeje membuka mata dan melihat ayu duduk di sebelah nya tersenyum.


"nih makan dulu, kamu laper kan" ucap ayu memberikan sandwich dan susu kotak.


"waahh thanks ayu lo emang paling ngerti " ujar jeje mengangkat kedua jempolnya tersenyum.


jeje yang menerima makanan dari ayu pun senang, ia memang sudah lapar dari pagi di tambah mood nya yang dari pagi sudah rusak semakin malas kemana-mana.


"kamu lagi datang bulan ya? kok uring-uringan dari tadi" tanya ayu


"nggak lah.. entah kenapa pagi ini banyak banget yang bikin mood ku jelek.. semua orang menyebalkan sekali " ujar jeje sedikit emosi.


"sudah lah kamu makan siang dulu ga usah di fikirin" ucap ayu


belum juga selesai makan ponsel jeje berdering, jeje yang masih marah enggan menerima telfon nya.


bukan tanpa alasan jeje marah, ia merasa kakaknya tidak mempercayai nya bahkan jeje berusaha keras untuk tidak bermasalah di sekolah barunya.


ponsel pun berdering empat kali dan jeje yang sudah kesal mematikan ponselnya.


"kenapa nggak di angkat? tanya ayu


" males" jawabnya enteng melanjutkan makan


ck... ayu hanya menggelengkan kepalanya


dari luar terdengar teriakan-teriakan dari siswi dan benar saja melvin berlari ke meja jeje


"kemana ponsel lo" ucap melvin


ayu yang melihat ketegangan di antara mereka berdua memilih menjauh dari pada ia yang kena sasaran.


melvin berjalan mendekat mengambil ponsel jeje.


"apa-apaan sih lo" ucap jeje kesal merebut ponselnya


namun gerakannya kalah cepat dari melvin, semua murid memperhatikan mereka berdua.


"lo pulang sama gue, ga ada penolakan tunggu gue di parkiran" ucap melvin sembari memberikan ponsel jeje.


"iya tuan muda melvin, sekarang silakan pergi dari sini" ucap jeje kesal.


melvin sedikit kesal dengan ucapan jeje ia beranjak pergi dari kelas. semua murid berbisik menebak hubungan antara melvin dan jeje.


bel pulang pun berbunyi dan tentu saja Melvin sudah menunggu di parkiran jeje yang melihat itu hanya diam dan berjalan ke parkiran ia benar-benar sudah malas untuk hari ini.


"pakai ini" ucap Melvin memberkan helem ke jeje

__ADS_1


dengan malas jeje menggunakannya dan naik ke motor. banyak pasang mata yang melihat mereka. banyak pula yang kesal dan iri melihat interaksi jeje dan Melvin.


saat motor melewati jalan sepi tiba-tiba sebuah mobil menghadang dan berhenti di depan motor Melvin.


"ada apa ini woe? " tanya jeje sedikit panik


" lo tenang aja, di sini aja biar gue yang ke sana dan lo cepat telfon bang loe" ucap Melvin


"siapa kalian kenapa menghadang jalan kami? tanya Melvin.


tanpa basa-basi orang-orang itu menyerang Melvin, terjadilah perkelahian 5 lawan 1 di sana.


Melvin sempat kewalahan karena jumlah mereka banyak dan badan besar-besar.


" wah ga bisa di biarin nih, bisa-bisa mati tu bocah sebelum mas leo dateng" gumam jeje


"maafin gue mas ga nepatin janji, ga ada pilihan lain" ujar nya


jeje yang melihat Melvin kuwalahan ikut membantunya.


melihat Melvin yang sudah tersungkur di tanah terlihat salah satu dari mereka akan menyerang melvin yang sudah tersungkur di tanah jeje berlari menendang dada salah satu preman itu.


bbugg...


" sialan.. tangkap bocah itu!..cepat.. " ucap salah satu dari mereka


jeje sengaja menjauh dari melvin yang sudah terluka.


" ga usah bancak ba***t" ucap preman itu sembari menyerang jeje


jeje yang sudah biasa dengan berkelahi ia sama sekali tidak takut, ia menghajar semua preman itu seorang diri. sedangkan melvin yang melihat itu tercengang tidak percaya.


" mau ku hajar lagi lagi kalian.. siapa yang nyuruh kalian hah.. '' ucap jeje kesal menarik kerah salah satu preman yang terluka.


belum juga menjawab salah satu preman diam-diam berdiri dan akan memukul jeje dari belakang.


melvin yang melihat itu berteriak .


"awwaaas di belakang lo" teriak melvin


jeje yang mendengar itu memutar badannya dan menendang orang itu hingga jatuh.


" bbrrakk "jatuh tersungkur


melihat kesempatan itu para preman itu berlari kocar-kacir ke mobil dan langsung tancap gas.


di saat itu pula loe dan kawan-kawan nya datang menolong melvin dan jeje.


" adekk lo ga apa-apa kan hah?"tanya leo panik.


" udah ga apa-apa itu melvin terluka" ucap jeje melihat melvin masih tergeletak di tanah dengan wajah yang babak belur.

__ADS_1


tanpa basa-basi mereka menuju rumah sakit terdekat supaya melvin cepat di tangani.


"waaahhh jantung gue hampir jatuh di jalan mikir kalian berdua" ujar angga


" heleh telat kalian semua, orangnya udah pergi baru dateng" ucap jeje


'' maaf inces tadi kita lagi meeting ga liat HP" ucap angga


" udah lah kalian berdua bisa diem gak ini di rumah sakit " sambung leo


leo yang masih syok terus menggenggam tangan adiknya ia takut terjadi sesuatu dengan adik kesayangan nya itu.


"dek ayo kamu juga pergi ke ruang perawatan kamu juga terluka" ucap leo


'' entar dulu lah mas kita lihat melvin dulu aja, lagian luka gini mah udah biasa hehe" ucap jeje berusaha mengusir kecemasan leo


" ahhh dasar preman pasar lo emang" ucap angga mengacak rambut jeje.


" tapi gue salut sama lo, lo bisa menghajar preman-preman itu sendiri wah-wahh keren lo inces" ucap angga


" heleh mereka mah bukan apa-apa gue pernah di keroyok orang lebih dari 10 orang " ucap jeje sombong


" waahhh lo hajar semua itu orang? tanya angga


" ya nggak lah gue lari hahaha, mau cari mati dong kalau 1 lawan 10''ucap jeje tertawa.


sebenarnya badannya juga sakit semua karena lebam sudah lama ia tidak berolahraga dan tiba-tiba ia di serang preman, ia berusaha baik-baik saja di depan leo ia tau kakak nya itu dari tadi cemas memikirkan dirinya.


ia berusaha mengusir ketegangan di ruang tunggu perawatan itu.


tidak lama dokter keluar dari ruangan dan mereka masuk menjenguk melvin,


tidak dengan jeje ia mengikuti dokter untuk merawat luka lebam di tubuhnya.


" maafin gue bang, gue ga bisa jagain jeje" ucap melvin


" udah ga usah di bahas lo sembuh dulu sekarang baru kita bahas masalah ini" ucap leo


" gue penasaran siapa orang yang berusaha mencelakai kalian, jadi firasat jeje waktu itu bener dong" sambung angga.


" ia bang dia tadi pagi juga mergokin orang yang kelihatan mencurigakan di depan Sekolah. " ucap melvin.


" apa.. jadi adek ku tau kalau dia di ikutin orang.. kok dia ga pernah cerita apa-apa " ucap leo heboh


" hemz ini nih yang bikin jeje ga mau lo tau.. lo terlalu heboh kalau menyangkut jeje" ucap angga


tidak lama terdengar pintu terbuka dan perbincangan mereka pun berhenti.


*


*

__ADS_1


*tbc


__ADS_2