CERITA CINTA

CERITA CINTA
80


__ADS_3

" ya Tuhan.. sakit reza.. aku pernah di hina seorang tapi tidak sesakit ini, " ucap bianca saat sudah berada di dalam mobil dan menangis sejadi-jadinya , reza yang melihat istri nya menangis pun ikut meneteskan air matanya lalu memeluk bianca, dari kejauhan Bram melihat mereka sedang berpelukan dan melihat bianca menangis, namun ia bersikap biasa saja. dilihat reza sedang mengecup kening bianca dan mengusap air matanya, dan menghibur bianca, hingga akhir nya bianca tersenyum,


" reza... aku mau pulang, " ucap bianca sembari mengusap sisa air matanya. lalu reza pun melajukan mobil nya.


🔸


" abi.. kamu pulang bersama papa mu, ? " tanya Wina saat melihat abi dan Bram pulang bersama, dan langsung duduk di sofa. dengan wajah di tekuk,


" iya..ma.. ma..Utari mana? " tanya abi sembari melepas sepatunya


" ada di atas, di ruang santai tidur siang bersama Arya dan lisa " ucap Wina memberitahu sembari mengambil jas dari tangan Bram


" kenapa wajah mu seperti itu, seperti ingin marah " tanya Wina setelah duduk di dekat Bram


" bagaimana abi tidak ingin marah, jika adik ku di hina papanya sendiri didepan orang banyak " ucap abi begitu kesal dan menatap tajam Bram.


" maksud mu " tanya Wina melihat abi dan Bram bergantian, dan abi menceritakan semua nya


" mas benar-benar tidak mempunyai hati.. !! " ucap Wina penuh emosi dan memukul lengan Bram


" ok.. apa salah caca? " apa karena ia tidak menuruti mu, apa karena jatuh cinta dengan reza, jawab mas.. " ucap Wina yang sudah begitu kesal melihat sikap Bram


" seperti yang kamu katakan, itu salah nya " ucap Bram santai " dan aku memang menentang hubungan mereka, apa yang bisa di harapkan dari reza " ucapnya lagi


" mas.. apa mas pernah jatuh cinta, dan mencintai seseorang hingga hampir gila, apa mas tidak berkaca dengan diri mas sendiri sudah jatuh cinta dengan ku yang hanya seorang OB dan seorang janda anak satu , dan itulah yang di rasakan caca saat ini pada reza, seharusnya mas sebijak papa yang selalu mendukung anaknya dengan siapapun ia mempunyai pasangan, pikirkan itu mas " ucap Wina yang merendahkan emosinya dan memijit kepala nya dan menghela nafas panjang

__ADS_1


" sudah ma.. yang terpenting caca baik baik saja, caca bahagia dengan reza tanpa fasilitas keluarga sanjaya, reza sudah sangat memanjakan nya, walau tanpa kemewahan, doakan saja usaha mereka maju, " ucap abi pada Wina


" usaha? " tanya Wina penasaran


" ya usaha.. bianca diam diam menggunakan sisa uang nya , untuk membuka clothing line di bantu reza, dan mempunyai brand sendiri. " BIA " , sisa uang royalti nya sewaktu menjadi model, dan untuk kuliah nya reza sekarang yang menanggung semuanya, abi ingin membantu nya namun caca tidak mau, dia tidak ingin reza tersinggung, dan merasa terhina, caca ingin menjaga harga diri reza dengan menolak semua bantuan abi " jelas abi pada Wina agar Wina Tidak mencemaskan bianca lagi, Bram yang mendengarnya pun diam dan mulai berfikir.


" sudah ma.. abi mau melihat Arya dan utari, abi merindukan mereka " ucap abi dan berdiri lalu naik ke lantai atas.


" astaga.. kalian berdua sangat mengemaskan " ucap abi yang langsung ikut tidur di sebelah baby Arya sedangkan lisa sudah bangun sendiri tadi saat Wina dan Bram berdebat dan memilih untuk masuk ke kamarnya dan meninggalkan Utari dan Arya di ruang santai.


" astaga.... " ucap Utari terkejut saat melihat abi tidur di sebelah Arya


" ada apa sayang.. " ucap abi yang ikut terkejut


" eng.. tidak aku kira kak lisa berubah menjadi dirimu " ucap Utari, abi tak kuasa mendengar celotehan istrinya pun tertawa


" abi.. nanti saat usia Arya 6 bulan dan sudah tidak asi ekslusif, aku minta izin mendaftar sekolah desain "


" iya.. nanti aku carikan baby sister untuk menjaga nya saat kamu sekolah " ucap abi sembari Melihat arya menyusu,


" tidak perlu mencari baby sister abi, biar aku yang menjaga nya Saat Utari sekolah nanti " ucap lisa tiba-tiba yang baru saja keluar dari kamar


" apa kamu mau anak mu di jaga orang lain, lebih baik bundanya saja yang menjaga " ucap lisa dan bergabung duduk di bawah


" boleh.. tapi kamu harus izin dulu dengan suami mu, kamu tau sendiri suami mu itu seperti apa, apa apa serba melarang " ucap abi santai

__ADS_1


" iya nanti aku izin dengan nya. " jawab lisa di iringi senyum. " eum.. kalau begitu aku ke bawah, sebentar lagi putra pulang " ucap lisa lalu ia turun ke bawah.


" abi kenapa lalu melihat Arya menyusu seperti itu? " tanya Utari saat lisa sudah turun tangga


" engga.. tidak.. "


" kamu mau juga " ucap Utari spontan, abi hanya mengusap kasar wajah nya,


" astaga.. apa aku salah melihat anak ku yang sedang menyusu " ucap abi gemas dan mencubit hidung Utari, Utari hanya menyunggingkan senyum nya.


🔸


" reza.. ini aku mencoba mendisain baju kemeja dengan motif anak muda, " ucap bianca dan menyerahkan disain baju koko pada reza,


" apa kamu ingin mencoba membuat kemeja " tanya reza sembari melihat gambar bianca


" yah.. kenapa tidak.. semua yang ada di otak ku harus aku tuangkan, dan akan aku jadikan peluang, "


" itu berarti kamu ingin bersaing dengan kakak ipar mu utari nanti , " ucap reza sembari memeluk bianca dari belakang


" tidak.. aku punya karakter sendiri dan kak Utari juga mempunyai karakter sendiri, kak Utari lebih tertarik dengan gaun dan dress, sedangkan aku baju baju santai " jelas bianca


" ok.. aku akan selalu mendukung mu, sekarang simpan semua nya, ini sudah sore, istirahat lah, "


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

__ADS_1


vote, like, komen


Terima kasih😘💕


__ADS_2