CERITA CINTA

CERITA CINTA
59


__ADS_3

akhirnya mereka sampai di jakarta, dan sudah berada di hotel, bianca satu kamar dengan Rere sedangkan reza di kamar sendiri dan kamar mereka bersebelahan.


" re.. kamu duluan ke kamar dan istirahat lah jika lapar pesan saja makanan nanti tagihan nya biar aku yang bayar , aku mau meninju hotel terlebih dahulu " ucap bianca saat masih di lobby


" baik lah.. " jawab rere singkat lalu menuju lift dan membawa barang bawaan bianca


" reza kamu ikut dengan ku, pak dahlan mari.. " ucap bianca pada reza dan dahlan sang meneger


" apa ada kendala pak.. ? " tanya bianca pada dahlan sembari berjalan ke arah kolam renang, reza pun berjalan di belakang bianca yang sedang berbincang dengan dahlan


" tidak nona, semua nya baik baik saja,, semenjak tuan abi yang memimpin hotel ini semua aman terkendali " jawab dahlan sopan


" ok.. eum.. pak saya mau tanaman hias ini di ganti, ini sudah lama dari jaman saya kecil, " ucap bianca menunjuk pot tanaman yang ada di sudut dekat kolam renang


" baik nona, segera kami proses.. " jawab dahlan


" baiklah jika memang semua baik baik saja, pak dahlan boleh kembali bekerja " ucap bianca Sopan di iringi senyum


" baik nona permisi. " ucap dahlan lalu meninggalkan reza dan bianca.


" hai kamu.. " panggil bianca pada salah satu pegawai hotel sembari menjentikkan jarinya, lalu sang pegawai hotel pun menghampiri bianca dan reza


" ya nona bianca, bisa saya bantu, " ucap sang Pegawai sopan


" tolong pesankan makan siang untuk saya, seperti biasa, untuk dua orang, " sop iga, dan jus alpukat dan antar di kamar 809 " ucap bianca.


" baik nona, mohon ditunggu " ucap sang pegawai sopan


"reza baik nya kita ke kamar.. aku mau istirahat, banyak mata yang melihat ku disini " ucap bianca Santai lalu berjalan menuju lift dan masih menggunakan kaca mata hitam nya, reza dengan setia mengikuti nya dari belakang, dan tidak menampakkan jika ada hubungan khusus dengan sang nona muda sanjaya.

__ADS_1


sesampainya di lift, bianca melepas kaca matanya dan saling memandang dan akhirnya saling berciuman.


" aku merindukan mu " ucap bianca saat melepaskan ciumannya


" aku juga merindukan mu " ucap reza lalu mengecup kening bianca, dan memeluk nya.


ting.. pintu lift pun terbuka lalu meraka merapikan bajunya masing dan bianca keluar lebih dahulu , di ikuti reza. tak lupa bianca mengenakan kaca mata hitam nya kembali dan bersikap biasa saja begitu juga dengan reza. bianca dan reza berjalan beriringan di lorong hotel hingga sampai di depan pintu kamar reza , bianca pun langsung memberikan kunci card pintu kamar hotel reza.


" ini kunci card kamar mu, dan ini kamar mu dan sebelah itu kamar ku dan rere " ucap bianca lembut lalu tersenyum, reza pun tersenyum dan menerima kunci card nya dan membuka pintu nya lalu bianca pun masuk begitu saja di ikuti reza yang masuk ke dalam kamar hotel


" sayang.. " ucap reza lalu menarik lengan bianca dan menciumnya kembali hingga tubuh bianca mundur sampai ketempat tidur, mereka pun saling bercumbu tapi tidak sampai melakukan hubungan suami istri, bianca dengan berani nya membuka jas dan kemeja reza dan menciumi dada bidang reza, begitu juga reza dengan berani membuka dress bianca hingga menyisakan penutup dada dan menciumi leher bianca.


" eum.. cukup sayang jangan di lanjutkan " ucap reza, lalu bangkit dari tubuh bianca dan meraih kemeja nya agar bianca mengenakan kemejanya, sedang reza bertelanjang dada. tak lama suara pintu kamar reza ada yang mengetuk, reza pun membukanya, ternyata pelayanan restauran hotel yang mengantarkan makanan pesanan bianca.


" tuan ini..apa benar kamar ini memesan menu ini " ucap sang pelayanan restauran hotel


" sayang.. ayo makan, " ucap reza pada bianca dan meletakkan nampan di atas meja. lalu menghampiri bianca yang masih mengancingkan kemeja milik reza yang ia kenakan.


" iya.. sebentar " ucap bianca lalu berdiri dan menghampiri reza yang sudah duduk di sofa,


" ini makan lah " ucap reza yang memberikan semangkuk sop iga dan nasi serta segelas jus alpukat


" Terima kasih " ucap bianca lalu memakan makanan nya.


"eum.. makanan di restoran hotel ini semenjak kak abi yang memegang, rasanya tiada duanya " ucap bianca sembari mengunyah.


" oh.. ya.. " jawab reza singkat sembari makan dan tersenyum


selang beberapa menit mereka pun selesai makan, lalu bianca memainkan ponsel nya, dan mengecek pesan pesan yang masuk.

__ADS_1


" ck.. kenapa sih harus mendadak, " ucap nya lalu meletakan ponsel nya di meja


" kenapa sayang..? " tanya reza heran


" mario mengundang ku besok malam untuk makan malam " ucap bianca sedikit kesal


" datang saja sayang.. hanya makan malam bukan.. ? " tanya reza


" tidak, pokoknya aku tidak mau datang !! " jawab bianca sedikit emosi, jika sudah begitu reza hanya diam dan menghela nafas panjang , karena ia tahu sedari dulu bianca memang tidak bisa di bantah


" ok.. makan malam saja dengan ku " goda reza


" kamu memang bisa saja menggoda ku reza, " ucap nya lalu tersenyum


" reza ini jam berapa, ? tanya bianca


" jam 1siang.." ucap reza.


" eum.. temani aku tidur, " ucap bianca lalu menarik reza menuju tempat tidur. sedangkan reza masih bertelanjang dada


"nona, biarkan aku memakai baju terlebih dahulu "


" tidak perlu, aku suka kamu seperti itu " ucap bianca lalu tidur di tempat tidur dan menarik selimut untuk menutupi pahanya sedangkan reza menutupi Dadanya dengan selimut. tak lama bianca ku mencari kenyamanan di pelukan reza.


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹


vote like komen


Terima kasih😘💕

__ADS_1


__ADS_2