CERITA CINTA

CERITA CINTA
84


__ADS_3

" masakan kamu memang lezat reza, Terima kasih, " ucap bianca saat selesai makan dan itu pun reza yang menyuapinya


" pasti nya.. biar kamu tambah berisi " ucap reza di iringi senyuman,


" jadi kamu mau mengatakan jika aku kurang makan selama ini ha..! " ucap bianca manja sembari mengerucutkan bibir nya,


" tidak.. selama ini kamu selalu menjaga makanan mu, karena profesi mu dulu, sekarang kamu istri ku jadi aku tidak mau orang mengatakan kamu kurus, seperti tidak di beri makan suaminya " ucap reza lalu tertawa. " iya aku tau reza, apapun yang kamu masak pasti aku makan, dan izinkan aku belajar memasak selama liburan semester ini, tentunya dengan bantuan mu " ucap bianca lalu menyandarkan kepala nya di pundak reza.


" baiklah.. " jawab reza lalu menyatukan kepala nya ke Kepala bianca.


" reza bagaimana dengan hotel mu yang ada London " tanya bianca


" entahlah.. aku sebenarnya tidak tertarik, tapi.. sudahlah nanti saja, kemarin pengacara Richard menghubungi ku, tapi aku bilang padanya, tunggu 3 bulan lagi nanti aku kesana. "


" terserah kamu saja yang terpenting kemana pun kamu pergi, aku ikut " ucap bianca lalu tersenyum. " dan aku tidak akan pernah meninggalkan mu sendiri sayang.. " ucap reza lalu memeluk bianca


" istirahat lah.. aku akan merampungkan disain kaos yang kemarin, karena harus selesai minggu ini, karena brand EZA dan brand BIA mau aku ikut sertakan di fashion show minggu ini di gedung Graha, dan gabungan brand kita BIZA .


" Baik lah, untuk model nya aku sudah menghubungi beberapa teman ku, dan juga kak abi " jawab bianca sedikit tertawa membayangkan abi menjadi model nya


" kenapa tertawa, " jawab reza yang ikut tertawa, " kamu bayangkan kak abi orang yang tidak bisa diam menjadi model , kata mama kak abi itu " petakilan " " jawab bianca yang tertawa nya makin keras membayangkan abi.


" dan satu lagi abi itu jail " ucap reza menimpali dan mereka berdua pun tertawa


" walaupun begitu kakak abi paling perduli dengan keluarga terutama dengan ku dan juna daripada kakak kakak ku yang lain," jelas bianca, membayangkan abi betapa pedulinya dengan keluarga.


" sudah.. tidur lah, aku merampungkan ini " kata reza menyuruh bianca tidur dan ia pun menyelesaikan pekerjaan nya, bianca pun tidur di sofa .


🔸


" selamat siang semua.. " ucap dua orang laki laki tampan yang baru masuk kedalam ruang keluarga.

__ADS_1


" kemana semua.. " ucap salah satu pemuda itu, Wina yang mendengar ada suara yang ia kenal di ruang keluarga pun langsung keluar dari kamar dan di ikuti Bram


" astaga... anak kembar mama.. " ucap Wina lalu menghampiri mereka di ruang keluarga.


" mama" ucap keduanya secara bersamaan lalu memeluk Wina.


" kenapa kalian pulang tidak mengabari mama " tanya Wina lalu melepaskan pelukan nya


" kejutan " jawab banyu.lalu di iringi senyum


" pa.. " ucap keduanya lalu memeluk Bram sekilas secara bergantian.bram hanya tersenyum melihat kedua anak kembar nya, dan merasa bangga kedua nya menjadi dokter sekaligus pembisnis.


" ma.. kemana semua orang, mana caca.. " tanya bayu dan mereka semua duduk di sofa


" putra, kakak mu, ke kantor, putri di rumah nya sendiri, lisa ada di kamar, Utari dan abi ada di kamarnya mereka sedang tidur siang bersama keponakan kalian, caca ikut suaminya " jelas Wina, keduanya pun terkejut dan saling melempar pandangan, karena memang tidak ada satu pun keluarga yang memberitahu mereka berdua karena takut mengganggu kuliah nya,


" suami.. ? caca sudah menikah,.. ? " tanya bayu tak percaya


" ceritanya panjang bayu.. " ucap Bram menimpali lalu Wina menceritakan semuanya.


" astaga.. serumit itu kah percintaan gadis kecil itu, ck.. " ucap banyu masih tak percaya dan mengusap kasar wajahnya


" tapi banyu tidak membenarkan tindakan papa, yang mengusir caca, seharusnya papa restui saja mereka, untuk musuh musuh reza, papa bisa mengandalkan anak buah papa, untuk mengawasi mereka, "


" papa masih sulit menerima reza banyu " ucap Wina,


" Terima atau tidak, tidak akan merubah apapun ma, kenyataan nya reza adalah menantu di sini. " jawab bayu " dan mana juna " tanya bayu pada adik bungsu nya


" ada di jakarta, liburan ketempat kakaknya syasa, kemarin berangkat bersama dewa, waktu dewa ada meeting perusahaan cabang disini " jawab Wina sembari menyandarkan kepala nya di dada Bram


" apa kepala mu masih sakit? " tanya Bram sembari mengecup pucuk rambut Wina

__ADS_1


" tidak.. "


" banyu.. seperti nya kita pulang dalam situasi yang tidak tepat, sebaik kita ke kamar kita masing masing" ucap bayu sembari melirik Wina dan bram bersikap mesra lalu berdiri dan melangkah ke kamar mereka masing masing


" apa kalian tidak merindukan mama" tanya Wina sembari mengangkat Kepala nya dari dada Bram


" kita selalu kalah dengan papa untuk mencari perhatian mama, Baik nya kami ke kamar, " ucap bayu di iringi tawa, " kalian benar benar, sama hal nya dengan kakak mu Abi


" mas.. minggu depan ulang tahun mas yang ke 60 tahun, aku ingin semua anak dan menantu kita serta cucu cucu kita berkumpul di rumah ini , aku merindukan mereka berkumpul bersama " ucap Wina yang kembali merebahkan Kepala nya


" iya.. aku juga merindukan kebersamaan keluarga kita " ucap Bram lalu mencium pucuk rambut Wina


" ma.. mama.. " panggil abi di anak tangga


"mama di sini.. ada apa " jawab Wina sembari mendongak ke arah abi yang menuruni anak tangga


" abi lapar ma, suapin.. " ucap abi manja dan terus menuruni anak tangga,


" astaga abi.. ! kamu sudah punya istri dan anak, " ucap Wina menggelengkan kepala nya


" tapi abi tetap anak mama he.. " jawab abi yang sudah berdiri di ujung tangga, Bram hanya tersenyum melihat tingkah anak nya yang satu itu, selalu manja jika tidak ada kakak dan adiknya yang melihat


" ambil makanan mu sendiri dan bawa kemari, nanti mama suapi " ucap Wina menyuruh abi mengambil makanan nya, dan abi pun menurut saja,


" dasar anak itu, selalu manja " ucap Wina dan memandang punggung abi yang menuju ruang makan


🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹


vote like komen


Terima kasih😘💕

__ADS_1


__ADS_2