
🔸 distro reza
setelah 2 jam reza mengecek barang barang yang masuk dan melakukan pemotretan di studio mininya bersama fotografer sekaligus rekan bisnis nya, ia pun menghampiri bianca yang setia menunggu nya saat reza melakukan pemotretan, bianca sedang melihat koleksi terbaru dari istro reza
" reza boleh aku mencobanya " ucap bianca yang melihat kaos yang ia sukai dan tersenyum
" boleh, jika kamu suka bawa pulang saja " jawab reza yang melihat bianca memegang kaos, lalu bianca menuju ruang ganti dan memakai nya lalu ia keluar,
" reza, bagaimana, keren bukan.. " ucap bianca yang memakai kaos sedikit kebesaran dan lengan nya sedikit di gulung dan di padukan celana pendek nya di atas lutut dan terlihat sedikit paha mulus nya
" eum.. kamu memakai apa pun tetap keren dan seksi, apa lagi tidak memakai apa pun, " bisik reza, bianca pun langsung membulat kan matanya dan berusaha menutupi rasa malunya
" reza..! Pekik bianca memukul lembut lengan reza,
" eum.. reza ayo kita foto, distro kamu belum ada model perempuan bukan, aku jamin nanti distro kamu akan lebih banyak pengunjung setelah melihat ku memakai baju ini dan menjadi model nya " ucap bianca, memandang reza lalu menarik lengan reza menuju studio.
" bang aldo... tolong foto kami, Distro ini belum ada model wanita bukan? aku bersedia menjadi model nya " ucap bianca pada aldo yang mengecek hasil foto nya,
" eum.. boleh juga ide nona mu reza,, Distro mu belum ada model wanita " jawab aldo lalu ia bangkit dari duduk nya dan langsung menuju studio, reza dan bianca sudah mulai berpose, reza hanya tersenyum
" ok.. kita mulai. " ucap aldo yang langsung mengarahkan kameranya pada reza dan bianca dan mengambil beberapa pose
__ADS_1
" eum.. seperti nya aku ada ide " ucap bianca saat pemotretan selesai
" aku lihat di sini bajunya bermotif laki laki semua, eum bagaimana jika kita menyediakan motif untuk wanita, misal tulisan, dan gambar nya ada sentuhan wanita nya, " ucap bianca yang melihat aldo da reza yang begitu serius menyimaknya
" ide bagus.. " ucap aldo, " bisa nona memberikan contoh " ucap aldo lu menyodorkan secarik kertas, bianca pun mulai mencoba mengambar sebuah kaos dan memberi gambar dan tulisan sesuai karakter wanita,
" wih.. keren nona, ide bagus, " ucap aldo yang melihat gambar bianca,
" coba abang nanti desain lewat leptop, aku yakin pasti tambah keren, dan sedikit masukan, eum.. buat lah kaos bertema pasangan " ucap bianca sembari melihat reza yang terus melihat nya dan tersenyum saat bianca memberikan ide.
" aldo.. segera buat disain motif ini dan segera berikan ke pihak produksi, tidak hanya kaos, jaket juga, nanti aku akan mencoba mendisain motif motif terbaru dan gambar terbaru " ucap reza dan menepuk pundak aldo
" baiklah kalau begitu aku keluar dulu " ucap reza sembari menepuk pundak aldo, dan merangkul bianca dan mengajak bianca keluar, Aldo hanya mengangguk dan tersenyum serta melihat reza dan bianca berjalan ke luar menuruni tangga
yah ..aldo mengetahui, jika reza dan bianca sudah menikah, aldo tak habis pikir ,reza bisa jatuh cinta dengan gadis kecil dan tidak habis pikir juga bianca mencintainya.
" reza reza..beruntung nya dirimu menikahi model ternama, cantik, kaya, dan seksi dan masih sangat muda, " ucap aldo saat reza dan bianca sudah pergi.
" eum.. reza besok aku sudah mulai masuk kuliah dan pulang nya ada fashion show di gedung graha, dekat sekolah bela diri " ucap bianca saat sudah berada di mobil dan reza mengemudikan nya menuju ke suatu tempat
" eum.. bukan kah papa mu Memblacklis karir mu " tanya reza dan melihat sekilas bianca, bianca hanya tertawa kecil.
__ADS_1
" reza, aku tidak mempunyai kesalahan dalam karier ku, dan papa tidak berhak untuk itu " ucap bianca santai.
" dan setelah semua kontrak ku selesai, royalti ku akan aku pergunakan untuk bisnis, aku akan membuka clothing line, seperti mu dengan nama brand ku sendiri " ucap bianca penuh semangat
" aku pasti mendukung mu sayang.. " ucap reza memandang bianca dan mereka saling tersenyum
" reza kita mau kemana..? "tanya bianca
" kita akan makan siang dan berbelanja alat dapur, dan perabotan lainya, dan juga sayuran, kata kamu, kamu ingin memasak " ucap reza menggoda dan mengangkat kedua alisnya dan tersenyum kearah bianca
" tapi sebenarnya aku tidak bisa memasak reza, bisa tapi masakan yang sederhana saja " ucap bianca lirih, reza hanya tersenyum dan fokus menyetir
" aku tidak memaksa mu untuk bisa memasak sayang, biar aku saja, yang memasak " ucap reza sembari mengusap lembut pipi bianca dan saling tersenyum,
" reza.. " ucap bianca tersenyum kearah reza lalu mencium pipinya, reza hanya tersenyum.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote, like, komen,
Terima kasih😘💕
__ADS_1