
bab10
di sela waktu istirahat seorang siswi dari XI IPA berteriak heboh.
" heii bagaimana kalau kita bertauh,, kelas siapa yang kalah harus lari keliling lapangan "seru seorang siswi
" jangan lah,, tanpa bertaruh juga kita tau siapa yang bakal lari keliling lapangan hahaha "ujar siswi lain dan di sambut tertawa semua orang
mendengar kelas mereka di tertawakan arif ketua kelas ips ia tiba-tiba berdiri
" baiklah siapa yang kalah akan lari keliling lapangan "ujar arif
melihat itu intan gusur dan menarik tangan arif.
" eeh ngapain sih ngladenin mereka, kita mana bisa menang ngalwan kak melvin "ujar intan
bukan tanpa alasan tim IPA bertaruh, mereka merasa muak melihat tim ips yang sengaja cari muka di depan melvin.
sedangkan melvin dari tadi melihat jeje yang sedang kesal dan babak ke dua pun di mulai
" jeje fighting "ucap ayu menyemangati
sedang kan siswi lain berteriak menyemangati melvin.
sebelum menuju lapangan intan kembali memperingati tim nya untuk mengalah.
" ddiihh enak aja,, kalau lu mau lari keliling lapangan ya silahkan, gue mah ogah"ucap jeje berlalu
"heh tunggu gue belum selesai ngomong" ucap intan namun tidak di hiraukan jeje
sampai di tengah lapangan pandangan jeje dan melvin bertemu. mereka sudah seperti musuh padahal tidak saling mengenal.
pprrriittt.. pluit babak ke dua di mulai
jeje yang mendapatkan bola tidak membuang kesempatan. ia bermain sendiri dengan keahlian dan kelincahan nya ia berhasil melewati lawan dan timnya. ia tidak mengoper bola karena percuma di operpun akan di berikan lawan.
dan wuss bola di lempar ke ring.
yeess masuk" ucap jeje berlari,
ayu yang mlihat itu bertepuk tangan kegirangan.
"heh cupu diem lu brisik" ucap maya dan melempar botol minum ke ayu
"boleh juga ni anak, oke gue ladenin" ucap melvin
"sial itu anak huh huh dia beneran ga ngedengerin omongan gue " suara intan kesal nafasnya yang ngos ngosan berlari.
bola kedua dikuasai melvin dan tentu saja sudah ada jeje yang menghadang di depannya.
melvin mendribel bola dan hap berhasil dengan mudah di rebut jeje dan langsung di lempar ke arah ring padahal jarak nya masih jauh.
"gotcha... masuk" ucap jeje tersenyum ke arah melvin.
melvin yang melihat itu pun kesal dan mengepalkan tangannya meninju angin.
ayu yang sedari tadi berteriak menyemangati jeje tidak hentinya bertepuk tangan dan lompat-lompat.
"waahh sepertinya melvin nemu lawan yang sulit" ucap gio
"bener banget.. keren juga tu anak kayaknya udah profesional di lihat dari permainan nya" sambung reno
pertarungan sengit pun berlangsung sampe-sampe semua tim meninggalkan lapangan karena kelelahan hanya melvin dan jeje yang dari tadi bermain.
__ADS_1
"hah hah hah.. gila itu anak beneran ga mau nyerah" ucap salah satu siswa
permainan pun berlanjut dan jeje berhasil menyamakan kedudukan.
"sepertinya lo mau cari masalah sama gue" ucap melvin sambil mendribel bola
" gue ga cari masalah. ini pertandingan jadi harus sportif gue ga mau lah kalah dengan mudah" jawab jeje
melihat celah jeje memutar tubuhnya dan tangannya merebut bola dari melvin. melvin yang melihat itu kaget karena tiba-tiba jeje sudah berbalik di depannya memperlihatkan tengkuknya yang putih dengan rambut di ikat ke atas dan posisi mereka berdua sangat dekat hingga nafas melvin terasa di telinga jeje.
semua orang berteriak histeris melihat itu apalagi para siswi.
dan wwuus bola masuk dan jeje memenangkan pertandingan.
"waaahhhh udah berapa lama gue ga main basket" ucapnya lirih mengatur nafasnya
ketika jeje hendak berjalan tangannya di tarik melvin dan brrruuk jeje berbalik menabrak dada melvin.
"apa-apan sih lo" kesal jeje
"udah puas menang,? dan inget ya lo udah mengibarkan bendera perang ke gue dan liat aja nanti" ucap melvin sinis dan meninggalkan lapangan
"diih sewot, udah kalah mah kalah aja.. namanya juga pertandingan" ucap jeje lirih namun masih terdengar oleh melvin.
jeje berlari ke arah ayu dan menatap sinis ke teman kelas nya.
"kenapa kalian ga suka gue menang, kalau mau ikutan lari ya lari aja" ucap jeje sinis.
semua murid kembali ke kelas masing-masing karena jam olahraga sudah selesai dan jangan di tanya tidak ada yang mau lari keliling lapangan, mereka semua beralas melvin sengaja mengalah dan bubar menuju kelas.
"waahh je kamu keren banget bisa kalahin kak melvin " ucap ayu
intan gengs yang melihat itu jengkel, pasalnya baru kali ini ada yang berani melawan mereka.
intan yang mendengar itu semakin marah. ia semakin membenci jeje.
sedangkan melvin ia semakin kesal karena kekalahan nya.
"udah ga usah ngambek" goda gio
"apa sih lo" ucap melvin sewot
"berani-beraninya dia nantangin melvin, belum tau dia siapa gue" ucap melvin
ketika jam istirahat jeje dan ayu ke kantin untuk makan siang, semua murid berbisik membicarakan kekalahan melvin.
"oh itu anak baru yang caper ke kak melvin" ucap si A
" cantikan juga gue " ucap si B
ayu yang melihat itu sedikit takut dan berlindung di belakang jeje, sedangkan yang di bicarakan santai saja
"je sepertinya mereka ga suka deh sama kita" ucap ayu
" biarin aja suka-suka mereka" ucap jeje
suasana kantin berganti riuh kedatangan melvin dan teman-temannya.
reno yang meliputi itu pun sengaja tebar pesona ke cewek-cewek. melvin yang melihat itu jengah dan malas.
pandangan nya tertuju ke arah jeje yang santai makan dan telfonan di sebrang.
brak melvin meletakkan mangkuk baksonya di depan jeje.
__ADS_1
jeje yang melihat itu sedikit terkejut.
" oke nanti sambung lagi telfon nya"ucap jeje ke putri.
jeje memang sering menelfon teman-temannya di surabaya dan menceritakan apa aja yang terjadi..
"ada apa? tanya jeje
" ada apa? kan ini kantin jadi terserah gue mau duduk di mana.. lagian lo kan udah susah payah cari perhatian sama gue jadi ya anggep aja ini hari keberuntungan lo" ucap melvin panjang.
kedua temannya saling menatap melihat itu heran, tidak biasanya melvin bicara panjang lebar ke cewek.
"ppuff.. gue caper sama lo? ga salah ? gusti ada ya orang sePD lo" ucap jeje menahan tawa.
sontak saja membuat gio dan reno tertawa. melvin yang melihat itu semakin kesal dan makan dengan cepat.
"terserah lo" ujar melvin
semua siswi melihat iri melvin makan bersama jeje dan ayu. mereka beranggapan jeje memang sengaja caper ke melvin.
setelah hari yang panjang di sekolah akhirnya jam pulang sekolah.
hari ini angga yang jemput jeje di sekolah nya.
"je.. ucap angga melambaikan tangan
" loh kok mas angga yang jemput? tanya jeje
"iya leo lagi sibuk banyak kerjaan" jawab angga
jeje pun menggunakan helem dan naik ke motor angga
bbrruuum.. motor melaju cepat
sebelum ke bengkel jeje berhenti di rumah makan padang untuk makan siang.
ia memesan 20 bungkus nasi padang yang akan di bagian ke montir dan anak buah kakaknya.
" buset dah lama banget beli... belum selesai ngomong angga terkejut melihat jeje membawa kresek merah besar.
" banyak banget dek" ucap angga
"ini untuk orang bengkel dan ini untuk kita bertiga" ucap jeje menenteng kresek
angga hanya geleng-geleng saja melihat jeje menenteng kresek.
akhirnya motor sudah memasuki area bengkel jeje turu dan memanggil salah satu karyawan.
"pak ini di bagi ya" ucap jeje
"wwwahhh rezeki nih makasih neng" ucap pak mamad montir
"okai sama-sama berlari mengejar angga
" asalamualaikum " ucap jeje masuk sambil melemparkan tasnya ke sofa namun di tangkap oleh seseorang.
dan duuarr betapa kagetnya dia melihat sosok laki-laki yang duduk di sofa kakaknya.
*
*
next
__ADS_1