
" hem akhir nya sampai di lokasi.. " ucap Bianca yang sudah di lokasi pemotretan yang terletak di pantai, reza pun siap siaga selalu di belakang Bianca
" ca.. cepat ganti baju mu " ucap salah satu kru yang menangani kostum Bianca dan memberikan beberapa kostum pada Bianca.
" ok.. dimana tempat ganti nya " tanya Bianca, menanyakan tempat untuk mengganti baju nya,
" disana, sudah di siapkan " ucap kru tersebut dan menunjuk ke arah tempat untuk mengganti baju
Bianca pun secepat kilat menganti bajunya, lalu memoles wajah nya sendiri sesuai tema pemotretan, setelah nya ia pun mulai pemotretan dengan berbagai gaya di bibir pantai, dan tak lama ia pun Menganti kostum berikut nya dan mulai lagi pemotretan nya, reza hanya melihat dari kejauhan, dan sesekali tersenyum melihat aksi Bianca .
" ok.. selesai.. , sudah senja baik nya kita lanjut besok, kita kembali ke resort. " ucap sang Fotografer.
" ca.. maaf, kamar resort sudah penuh, jadi Pengawal mu tidak mendapatkan kamar untuk menginap , barang bawaan mu dan punya Pengawal mu sudah di letakkan di kamar mu " ucap asisten make up Bianca,
" ck bagaimana bisa? aku sudah bilang, aku mau dua kamar ! ya sudah nanti aku pikirkan " ucap Bianca sedikit kesal lalu pergi meninggalkan asisten make up nya dan menghampiri reza.
" nona kenakan ini " ucap reza yang langsung memakai kan jas nya di pundak Bianca karena seperti biasa baju bianca punggung nya terbuka
" Terima kasih reza , kita di sini dulu, aku mau melihat sunset " ucap bianca yang sudah duduk di pasir dan menghadap ke pantai dan reza pun duduk di sebelah bianca
mereka berdua, menikmati sunset dan hembusan pantai dan melihat air laut yang sedikit tenang, menambah indah nya pesona sunset di senja hari, tanpa sadar bianca merebahkan Kepala nya di pundak reza, reza hanya melihat sekilas dan tersenyum lalu melihat Sunset kembali hingga sunset nya benar benar tenggelam. setelah nya mereka berdua, kembali ke resort dengan berjalan kaki karena mobil mereka sudah reza parkir kan terlebih dahulu di halaman resort.
" reza kamu satu kamar dengan ku, maaf kamar di sini terbatas " ucap Bianca saat masuk kedalam resort
" eum.. saya bisa tidur di luar nona di sofa " ucap reza sembari melihat sekeliling dan melihat sofa
" eum.. tidak.. di luar sangat dingin, lebih baik satu kamar dengan ku saja, di kamar juga ada sofa, kamu bisa tidur di situ " ucap Bianca yang langsung menarik tangan reza menuju ke kamar lalu menutup pintu nya.
" barang mu ada di sana, kita bisa bergantian mengunakan kamar mandi nya " ucap Bianca sembari menunjukkan barang bawaan reza
" tapi nona, saya tidak mungkin satu kamar dengan nona " ucap reza tidak enak hati
" stop reza.. kita tidak melakukan apa pun, dan jangan membantah, jika kamu macam macam, kamu juga tau resiko nya " ancam Bianca yang tidak mau di bantah
" ya baik lah jika nona memaksa, " ucap reza yang langsung merebahkan tubuh nya di sofa.
" ok.. good boy, aku mau mandi, , jika ada yang mengantarkan makanan tolong ambilkan, itu untuk kita berdua " ucap Bianca sembari masuk kedalam kamar mandi
__ADS_1
" ya nona,, " jawab reza santai
🔸pagi hari
" astaga.. jam berapa ini.. " ucap Bianca yang tiba tiba bangun, dan melihat jam di ponsel nya
" pagi nona, " sapa reza yang sudah rapi mengunakan jas nya dan duduk menunggu Bianca bangun
" kenapa kamu tidak membangunkan ku reza " ucap Bianca yang sudah duduk di tempat tidur,
" tidur mu nyenyak nona saya tidak berani membangunkan nya " ucap reza yang menghampiri Bianca dan membawakan segelas air minum.
" Terima kasih " ucap Bianca saat menerima segelas air putih.
" caca.. apa kamu sudah bangun satu jam lagi pemotretan di mulai" ucap seseorang di balik pintu
" ya.. tunggu, aku mau mandi " ucap Bianca sedikit berteriak
" cepat lah.. " ucap seseorang di balik pintu
" Rere suka sekali memburu ku ck.. " ucap Bianca begitu kesal
" sudah ..baik nya nona cepat mandi " ucap reza lalu kembali duduk di sofa
" kamu sama saja reza, menyuruh ku cepat cepat , menyebalkan " ucap Bianca yang langsung menuju kamar mandi.
sedangkan reza memilih untuk keluar kamar dan mengambil makanan untuk nya dan untuk Bianca yang sudah di sediakan, dan membawanya ke kamar, ia pun menyantap sarapan nya terlebih dahulu sembari menunggu Bianca selesai mandi dan berganti baju, tak lama Bianca keluar dari kamar mandi dan sudah memakai baju, namun rambut nya masih ia bungkus dengan handuk, dan menghampiri reza.
"reza aku sangat lapar.. " ucap Bianca sembari duduk di sebelah reza dan mengambil makanan yang di bawa reza di atas meja, lalu tanpa sungkan langsung memakan nya. tak lama Rere membuka pintu kamar nya
" ca.. boleh aku masuk? " ucap rere yang masuk begitu saja
" tidak perlu minta izin kamu sudah masuk " ucap Bianca kesal karena kebiasaan rere ketika masuk ke kamar atau ke ruang Bianca tidak pernah mengetuk pintu atau mengatakan permisi
" he.. maaf ca.. ayo cepat habiskan makanan mu , aku akan Mendandani mu dan.. " ucapan rere mengantung
" dan apa..? " tanya Bianca penasaran dan menautkan kedua alis nya serta menatap tajam rere
__ADS_1
" eum.. kata bang rian pengawal mu di minta untuk menggantikan Jordi untuk pemotretan tema hari ini, karena Jordi tidak datang, , bagaimana pun pemotretan harus tetap berjalan agar cepat selesai " ucap rere sedikit takut
" tanya saja pada reza apa dia mau mengantikan Jordi " ucap Bianca santai lalu meminum air putih di gelas nya dan melirik reza
" mas reza mau ya, sementara mengantikan Jordi, untuk bayaran tenang saja, sesuai kok " ucap Rere memohon
" baiklah, asalkan pekerjaan nona saya cepat selesai " ucap reza dengan berat hati dan terpaksa
" ok.. kalau begitu, mas reza pakai ini dan aku akan mendandani caca " ucap Rere kegirangan.
" cepat re.. keringkan rambut ku, dan dandani aku " ucap Bianca yang sudah duduk di depan cermin, sedangkan reza menganti baju nya.
selang setengah jam, Bianca dan reza sudah siap untuk menjalani pemotretan, kali ini pemotretan di lakukan di dalam resort.
" ok.. siap .., Bianca ambil posisi, kamu eum.. reza ... ekpresi kamu buat lah senatural mungkin " ucap rian sang fotografer mengarahkan reza dan Bianca
Bianca dan reza dengan santainya mengambil posisi yang di arah kan rian, reza dengan cepat bisa mengimbangi Bianca, karena memang ia juga menjadi model di distro nya sendiri jadi reza dengan mudah mengikuti arahan rian.
" ok pose romantis , satukan kening kalian dan pandangan kalian saling menyatu" ucap rian mengarahkan, sejenak mereka berdua sedikit canggung mengingat kejadian di mobil, mau tidak mau mereka harus tetap profesional,
" nona maaf " ucap reza sebelum menyatukan kening nya, bianca hanya mengangguk, saat tatapan mereka saling bertemu, jantung kedua nya pun berdebar tak menentu, di tambah tangan reza melingkar di pinggang Bianca dan Bianca meletakkan tangan di dada reza dan yang satunya di pundak reza tatapan kedua nya saling menyatu dan meresapi tatapan masing-masing, Bianca sudah sering pemotretan dengan sesama model laki laki lainnya namun tidak ada rasa apa pun saat pose seperti yang kali ini ia lakukan dengan reza.
" reza sekarang cium kening caca.. " ucap rian bersemangat karena rian mendapat kecocokan diantara keduanya, lalu reza pun mencium kening Bianca dan kedua nya saling memejamkan mata dan meresapi satu sama lain,
" ok.. bungkus " ucap rian, reza pun melepaskan ciuman nya dan kembali menatap Bianca, yang masih memejamkan matanya, hingga suara reza mengagetkan nya
" nona.." panggil reza, lalu Bianca membuka matanya
" eum.. aku.. aku kekamar dulu " ucap Bianca yang salah tingkah dan langsung berlari kedalam kamar
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote like komen
visual Bianca - reza aku share di grup ya ☺🙏
Terima kasih😘💕
__ADS_1