
" reza.. ruangan distro punya mu di lantai atas ini cukup keren, ada studio untuk pemotretan, pemandangan nya dari jendela keren " ucap bianca yang langsung berdiri di depan jendela setelah melihat ruang pemotretan, tak lama bianca pun membuka jaket nya.
" ya tempat ini adalah tempat favorit ku, di saat weekend seperti ini " ucap reza yang langsung ikut berdiri di depan jendela di belakang bianca.
" reza.. " ucap bianca lalu membalikkan badannya dan ternyata di belakang nya ada reza, sontak pandangan mereka bertemu jarak wajah meraka sangat amat dekat,, cukup lama mereka saling memandang, hingga detak jantung kedua nya tak seperti biasanya. reza yang tak sanggup menatap pandangan bianca pun mengalihkan pandangan nya
" eum.. maaf nona.. " ucap reza yang langsung membalikkan badannya dan duduk kembali, bianca pun kembali memandang keluar jendela, sejenak suasana menjadi hening dan mereka berdua mencoba menormalkan sikap dan detak jantung mereka.
" reza.. aku mau lihat koleksi kaos terbaru mu " ucap bianca membuka pembicaraan,dan mendekat ke arah reza, namun reza masih terdiam dan melamun
" Reza.. " panggil bianca sembari memegang lengan reza
" ah.. iya nona.. maaf.. eum.. mari.. " ucap reza masih sedikit gugup dan berdiri
" sebentar aku beres kan jaket nya " ucap bianca, lalu membereskan jaket pemberian reza dan jaket nya dan kedua jaketnya ia masukan ke dalam paper bag.
tak lama bianca dan reza turun melewati tangga, saat berjalan di tangga reza membantu bianca turun dengan cara mengulurkan tangan nya.
" pelan pelan nona, tangga nya agak sedikit curam " ucap reza dan mengulurkan tangan nya, bianca pun tak segan menerima uluran tangan reza, ia raih jemari reza dengan senang hati dan tersenyum
" Terima ka.. ha.. ! " ucap bianca tiba tiba kaki nya terkilir dan hampir terjatuh berutang reza sigap menangkap tubuh bianca.
__ADS_1
" hati hati nona.. " ucap reza yang masih menopang tubuh bianca
" nona tidak apa apa.. ? " tanya reza khawatir
" eum.. tidak tapi seperti nya kaki ku terkilir aw.. " ucap bianca yang merasakan pergelangan kakinya terasa sakit. reza langsung membopong bianca dan membawanya kembali ke atas dan mendudukkan bianca di kursi dan membuka sepatu bianca di bagian kaki yang sakit dan segera mencari minyak gosok untuk mengurut kaki bianca,
" tahan nona, biar saya urut " ucap reza sembari meletakkan kaki bianca di pahanya, lalu reza berusaha memijit kaki bianca ,
" aw.. sakit reza.. " ucap bianca menahan rasa sakit dan berusaha menyingkirkan tangan reza
" tahan nona, ini akan sedikit terasa sakit " ucap reza lalu menarik kaki bianca
" aww...! " teriak bianca yang sembari mencengkram meja dan pahanya sendiri
" eum.. " jawab bianca lalu berdiri dan sedikit menggerakkan kaki nya
" sudah mendingan, tidak sesakit pertama terkilir tadi " ucapnya lalu berusaha melangkah namun karena masih sedikit terasa sakit ia pun menjadi tak seimbang dan terjatuh menimpa tubuh reza
"bruuukk" tubuh bianca berada di atas reza, pandangan mereka kembali bertemu, namun reza berusaha membantu bianca untuk bangun, lalu mereka berdua pun duduk di lantai dan saling berhadapan
" eum.. maaf reza, seperti nya aku malah merepotkan mu " ucap bianca yang sedikit salah tingkah
__ADS_1
" eum.. tidak apa apa nona, saya tidak merasa di repot kan " jawab reza yang juga menjadi salah tingkah
" mana sepatu ku " ucap bianca yang menoleh ke kanan dan ke kiri namun tak melihat sepatunya,
" ini nona " ucap reza yang tubuh nya sedikit maju dan akhirnya wajah mereka saling bertemu jarak pun hanya beberapa senti saja hidung mereka saling menyatu terlebih pandang mereka.akhirnya pertahanan mereka berdua pun runtuh, bianca terlebih dahulu mencium bibir reza tak lama reza pun membalas nya dan saling memejamkan mata, tangan reza meraih tengkuk bianca dan memperdalam ciuman nya dan mereka saling menikmati ciuman masing-masing, tak lama mereka pun menyudahi nya dan saling menyatukan kening nya dan saling membuka matanya, mereka berdua pun menjadi salah tingkah
" maaf nona.. " ucap reza yang merasa bersalah.
" sebaiknya aku pulang reza " ucap bianca yang buru buru mengambil sepatu nya namun tangannya di pegang reza.
" kenapa nona memulai nya " ucap reza
" eum.. maaf lupakan, aku terbawa suasana " ucap bianca yang menunduk
" nona.. aku menyukai mu.. " ucap reza lirih dan langsung mencium kembali bibir bianca, bianca pun membalasnya.
" aku juga menyukai mu reza " ucap bianca saat reza melepas kan ciuman nya "
" sungguh.. " ucap reza , bianca pun langsung mengangguk dan tersenyum reza pun langsung memeluk bianca.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
__ADS_1
vote like komen
Terima kasih😘💕