
pagi hari
" selamat pagi sayang.. " ucap lembut putra pada lisa yang masih terbaring di tempat tidur dan mencium pipi nya
" em.. " ucap lisa saat merasakan pipinya di cium suaminya,
" aku masih mengantuk putra, semalaman kamu menghajar ku " ucap lisa dengan suara lesu nya khas bangun tidur
" tapi kamu menikmati bukan..? " ujar putra mengoda
" mau bagaimana lagi, kamu suami ku sekarang " jawab lisa lalu tersenyum, dan memeluk putra
" ayo bangun, kita ke rumah mama, ini sudah jam 7,siang nanti kak syasa dan kak dewa pulang ke Jakarta, dan si kembar serta Bianca juga kembali ke London. "
" iya.. aku mandi dulu " ucap lisa sembari mengambil kemeja putra yang ada di lantai untuk ia kenakan lalu ia menuju kamar mandi .
🔸
rumah damar - meja makan
" astaga.. putri... benar benar Damian, sampai begini leher mu sayang, " ucap tiyas terkejut karena melihat leher menantunya penuh tanda merah
" ma.. jangan keras keras ma.. malu " ujar putri sembari menutupi lehernya dengan rambut panjang nya namun masih tetap terlihat,
" pagi ma.. " sapa Damian dan langsung duduk di kursi
" pagi.. " jawab tiyas santai
" pagi sayang.. " sapa Damian pada putri yang sudah duduk di samping nya
" pagi.. " sabar balik putri dan tersenyu manis
" ini kopi mu.. " ucap putri memberikan secangkir kopi pada Damian.
" Terima kasih " jawab Damian sembari mengusap lembut pipi putri
" Yasmin belum bangun ma.. " tanya Damian
__ADS_1
" sudah.. tapi masih di kamar, besok Yasmin sudah kembali ke Singapore.
" oh.. " jawab singkat Damian lalu meminum kopinya
🔸
" mama.. ! " teriak Utari yang berlari menuruni tangga dan semua yang berkumpul di meja makan pun menghampiri Utari yang sudah di ujung tangga
" astaga ada apa sayang ... pagi pagi sudah berlarian " tanya Wina yang sudah menghampiri Utari di ujung tangga
" abi ma.. eum.. abi.. " jawab Utari gugup dan takut sembari melihat abi menuruni tangga dan bertelanjang dada
" iya abi kenapa sayang.. " tanya Wina penasaran
" abi memaksa ku membuka baju ku ma " jawab Utari yang bersembunyi di belakang Wina
" astaga.. kenapa menantu ku yang satu ini begitu polos " ucap Wina lirih dan menepuk dahinya , Bram dan si kembar pun tertawa
" ma.. abi ma.. " sembari mengguncang lengan Wina
" ma.. " ucap lirih Utari
" sayang.. sini mama beri tahu , sekarang kamu istri nya abi, abi berhak melihat tubuh mu, apa kamu mau abi melihat tubuh wanita lain , dan tugas mu melayani suami mu " jelas Wina
" eum.. " ucap manja Utari dan menggelengkan Kepala nya.
" melayani ma ?" tanya Utari polos
" sekarang ikut suami mu " jelas Wina sembari mendorong lembut tubuh Utari
" ayo sayang.. " ajak abi dan menarik lengan Utari dan mengajak nya naik tangga.
" mama.. !! " teriak Utari sekali lagi dengan rasa takut dan gugup, Wina dan si kembar dan Bram hanya tertawa melihat kepolosan menantunya. abi yang tak sabar pun langsung menggendong Utari Yang masih di anak tangga
" abi jangan memaksanya " teriak Bram dari bawah
" harus di paksa pa, kalau tidak kapan abi eksekusi nya " teriak abi di anak tangga dan membopong Utari.
__ADS_1
" astaga.. anak menantu sama konyol nya " ucap Bram lirih dan menggelengkan kepala nya
" ternyata Utari terlalu polos ma, " ucap bayu saat kembali duduk di ruang makan
" itu yang mama suka dari Utari bayu, polos, anaknya pintar, sayang keluarga, manja tapi pekerja keras dan mudah mencairkan suasana, abi tidak salah memilih istri, hanya saja mama harus mengajari beberapa hal, agar dia tidak di manfaatkan banyak orang. " jelas Wina
" iya ma." jawab bayu singkat dan tersenyum
🔸
" abi.. " ucap lirih Utari saat abi sudah di atasnya
" diam dan nikmati saja, dan jangan berteriak eum.. " ucap abi yang sudah siap menyerang Utari dan nafas yang sudah memburu
" abi.. sakit abi.. " ucap Utari yang menahan sakit dan meremas seprai nya
permainan nya makin panas, hingga Utari pun meneteskan airmata di tengah nikmat yang sudah ia rasakan.
" Terima kasih, kamu sudah memberikan seutuhnya untuk ku dan menjaga nya " ucap abi yang sudah berbaring di sisi Utari,
" kamu tega abi, apa harus sepagi ini, ucap Utari yang menenggelamkan wajahnya didada abi
" Utari dari semalam aku sudah menahan nya, karena kamu sampai rumah langsung tidur dan masih mengenakan gaun pengantin, " ucap abi lembut abi sembari mencium kening Utari
" benarkah? maafkan aku sudah menguasai kamar mu " ucap Utari
" bukan kamar ku, tapi kamar kita uem.. " jelas abi yang langsung di jawab dengan senyuman Utari
" abi aku lapar.. " ucap Utari sembari melihat wajah abi
" ok, ayo kita mandi, nanti kita turun dan sarapan ini juga sudah jam 9. " jelas abi yang langsung membopong Utari dan di bawanya ke kamar mandi.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹
vote like komen
Terima kasih😘💕
__ADS_1