
" pa, kenapa tiba tiba acara lamaran kami menjadi acara pernikahan ? " tanya bayu saat acara selesai dan semua keluarga dari pihak mempelai wanita pulang ke rumah masing masing
" itu hukuman untuk mu, saat masuk ke kamar mama kemarin, mama tidak mau kamu melakukan itu sebelum menikah " jelas Wina yang menahan tawa
" hukuman macam apa ini ma pa " jawab banyu heran
" kalian tidak mau, dea nita sama kakak saja eum " ucap abi hendak merangkul dea dan nita namun Wina menarik telinga nya
" hai.. ingat istri mu sedang hamil anak kembar mu " ujar Wina dan semuanya pun tertawa
" sakit ma, abi hanya bercanda " jawab abi manja lalu menggosok telinga nya
" abi, adakan rapat dadakan, kumpulkan semua staff hotel, ada yang tidak beres di hotel kita ini, semua nampak tak terawat " ucap Bram tiba tiba setelah selesai menemui meneger hotel.
" kamu sudah berapa bulan tidak meninju hotel ini abi ? " ucap Bram lagi
" maaf pa hotel yang ini memang belum sempat abi kunjungi, baiklah abi akan mengumpulkan para Staf hotel " jawab abi lalu abi memerintahkan meneger untuk menuju ruang rapat beserta para staff lainnya.
" banyu bayu ajak istri kalian istirahat, kalian pasti sudah lelah, papa dan mama mau rapat dengan abi sebentar " ucap Bram pada anak kembarnya
" baik pa.. , asyik bulan madu " jawab banyu lalu tertawa dan menggandeng nita begitu juga bayu menggandeng dea
" dea.. nita.. jangan sampai tertukar " ucap Wina menggoda
" tidak ma.. kami sudah hafal " jawab dea lalu tersenyum melihat bayu begitu juga nita
" nikmatilah Malam pertama pertama kalian " ucap Bram lalu tersenyum
" iya pa.. Terima kasih " jawab banyu lalu tersenyum kemudian mereka berempat menuju lift sedangkan Wina dan Bram menyusul abi ke ruang meeting.
__ADS_1
'' anton, kenapa hotel ini seperti tidak terawat, bunga semua layu, cat tembok banyak yang pudar, apa kerja mu sebagai penanggung jawabnya dan kamu sani , jabatan mu Executive Houskeeper. Executive Housekeeper memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membersihkan dan menyiapkan kamar bagi para tamu yang akan menginap di hotel. tapi kenapa aku mendapat laporan dari tamu jika selimut dan seprai jarang di ganti, hah.. apa kerja mu !! " ucap abi bernada tinggi di akhir kalimat sambil menggebrak meja
" apa aku yang harus turun tangan hah..!! bani kamu sebagai General Manager disini memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengontrol segala keuangan, kinerja, pelayanan, dekorasi dan interior, makanan, kualitas serta membuat aturan-aturan yang sifatnya harus dipatuhi oleh semua staf dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang menginap.apa kamu tidak menyampaikan aturan aturan nya hah ! " ucap abi lagi melihat para staff nya satu persatu
" abi.. sudah.. kalian semua, laksanakan tugas masing masing, sebenarnya saya sudah tidak mau ikut campur masalah ini tapi ini memang sangat fatal, jadi tolong kerja samanya, besok saya sendiri yang akan memantau kalian bekerja, paham " jelas Bram yang berdiri di samping abi yang sedang duduk
" paham tuan " jawab semua staff.
" sudah.. kembali bekerja " ucap Bram, lalu semua staff keluar ruangan meeting.
" minum sayang.. " ucap Wina memberikan abi minum lalu abi pun minum.
" senyum.. "
" ck.. mama " jawab abi lalu tersenyum
" ini baru anak mama yang selalu ceria, dan sabar " ucap Wina mengusap lengan abi
" mama dan papa mau ke rumah kakak mu syasa abi " ucap Wina
" baiklah, tapi mama harus istirahat sampai rumah kakak nanti, malam nanti abi menyusul " jelas abi lalu mencium pipi Wina dan bersalaman dengan Bram
" iya, pulang jangan terlalu malam, ini jakarta sayang "
" mama abi sudah dewasa " jawab abi sedikit tertawa lalu keluar ruangan meeting.
" anak mu itu jika sudah marah mengerikan sayang " ucap Bram saat Abi keluar
" iya sama seperti mu, aku saja takut pertama kali melihat mu marah mas, mas masih ingat saat aku masih bekerja menjadi OG di kantor mu, aku sampai menangis kamu marahi " jelas Wina yang memeluk bram
__ADS_1
" maaf sayang, tapi waktu itu aku sangat menyesal. " ucap Bram membalas pelukan Wina, sementara itu banyu dan bayu berada di kamar masing masing
" dea apa kamu lapar " tanya bayu yang duduk di samping dea
" lapar tapi malas makan " jawab dea sambil merapikan rambut nya
" buka gaun mu " ucap bayu
" apa..?, eum.. apa mau sekarang, ini masih sore " Jawab dea menutup dadanya menggunakan kedua tangan nya yang ia silangkan
" ck.. maksud ku ganti gaun mu dengan baju santai , tapi jika kamu mengizinkan eum... " jawab bayu lalu tersenyum nakal.
" bayu aku malu " jawab lirih dea
" ayolah.. hem.. jika kamu menolak berdosa " ucap bayu memperhatikan dea
" eum.. baiklah, " jawab dea ragu dan gugup sementara banyu dan nita sudah melakukan nya.
" nita.. Terima kasih " ucap banyu mencium kening nita, dan nita hanya tersenyum
" banyu aku mau mandi dan aku juga lapar " ujar nita melihat wajah banyu yang berbaring di sebelah nya
" ya sudah mandilah, nanti aku pesankan makanan, atau mau makan di restoran? " Jawab banyu
" eum.. di restoran saja, nanti ajak dea dan kak bayu " jelas nita lalu bangkit dari tidur nya kemudian menuju kamar mandi setelah mengenakan kemeja banyu.
🔹🔹🔹🔹
vote like komen
__ADS_1
Terima kasih