CERITA CINTA

CERITA CINTA
128


__ADS_3

suasana menjadi hening saat reza dan Bianca keluar dari kamar, semua mata tertuju pada reza dan Bianca.


" kenapa kalian semua melihat ku seperti itu " tanya Bianca sambil duduk di sebelah bram, sedangkan reza mengambil rafi dari pangkuan putri


" tidak.. " jawab abi santai sembari melihat reza yang sudah berubah menjadi


segar sambil menggendong rafi


" za.. bagaimana? " tanya abi


" apa nya yang bagaimana "


" itu.. "


" ck.. sudah, itu urusan ku dengan caca " jawab reza lalu tertawa sambil membawa rafi ke kamar untuk di mandikan


" yah.. dia pergi begitu saja " ucap abi dan Bianca hanya tertawa


" caca, suara mu itu sampai ke kamar ku, pelankan sedikit " ucap bayu


" itu suara seksi ku untuk suami ku kak bayu " jawab bianca santai lalu tertawa


" ck.. " ucap bayu


" putra.. aku mau ke kamar " ucap lisa lalu bangkit dari duduknya


" baiklah, aku juga mau mandi " jawab putra lalu berdiri dan membantu lisa berdiri


" ma..pa..kami ke kamar " ucap lisa


" iya.. " jawab Wina lalu tersenyum, kemudian putra dan lisa menuju lantai atas.


" putra.. " panggil lisa saat sampai di kamarnya


" eum.. apa sayang.. ? "


" dua minggu lalu aku melihat mu di kafe bersama wanita, siapa dia " tanya lisa


" dia Maria, sekertaris damian , kemarin ada meeting tapi Damian tidak ikut karena dia harus meninju proyek yang ada di pelabuhan " jelas putra lalu tersenyum


" kenapa kamu tidak mendatangi ku saat kamu melihat ku " tanya putra lalu memeluk lisa dari belakang dan mengusap perut lisa


" aku tidak mau mengganggu mu " jawab lisa lalu tersenyum


" kamu cemburu "


" eum.. "


" jangan khawatir ,aku tidak mungkin menghianati mu , karena aku mencintaimu lisa, hanya dirimu "


" gombal "


" apa bukti cinta ku kurang pada mu, aku bertahun-tahun menunggu mu " jelas putra melihat lisa begitu dalam


" iya.. aku percaya, sekarang mandi sudah sangat sore, tapi maaf aku tidak mau mandi, dingin " jawab lisa lalu duduk di tempat tidur


" astaga, kamu pagi tidak mandi sayang, ayo mandi pakai air hangat " ucap putra langsung membopong lisa dan membawanya ke kamar mandi


" ah.. putra, dingin putra.. "


" tidak.. " jawab putar lalu tertawa kecil. disisi lain abi dan Utari dan yang lainnya masih di ruang keluarga

__ADS_1


"abi.. aku mau mandi " ucap Utari memegang lengan abi


" ya sudah sana "


" abi.. " ucap bram


" iya pa.. "


" eum.. "


" ayo " ucap abi membantu utari menaiki tangga "


" pa.. besok pasang lift saja , kasihan menantu mama naik turun tangan tangga " ucap abi di anak tangga


" ya terserah kamu bagaimana baiknya " jawab bram


" dari dulu sebelum menikah, caca minta di atas, kakak tidak mau " ucap bianca


" ya sudah, kita tukaran kamar bagaimana " jawab abi


" tidak, sekarang aku sudah nyaman di kamar bawah " jawab bianca santai


" sayang.. rafi sudah selesai mandi, seperti nya dia lapar " ucap reza di ambang pintu


" ah.. iya.. tunggu "


" reza jangan meminta bagian rafi " ucap juna dari anak tangga


" aku sudah lebih dulu " jawab reza lalu tertawa


" plak.. " Utari menepuk lengan abi


" aw.. "


" iya iya.. ayo.. " jawab abi, bram dan Wina dan yang lainnya tertawa,melihat abi dan Utari di anak tangga


" Utari.. " panggil abi saat sampai di kamarnya


" eum.. "


" aku mau "


" mau apa ? "


" mau.. eum.. itu.. "


" yang jelas mintanya "


" baiklah.. " jawab abi lalu mendekati Utari dan langsung mencium nya


" eum.. abi lepas.. "


" sayang ayolah, sudah satu minggu "


" ck.. baiklah sebentar saja " jawab Utari lalu membuka kancing bajunya


" sebentar, nanti juga kamu minta yang lama "


" apa..?? "


" tidak sayang.. akhirnya " ucap abi yang langsung mencium Utari sementara itu anak anak bram yang lain pun masuk ke kamar masing masing begitu juga bram dan Wina

__ADS_1


" reza.. kenapa kamu melihat ku seperti itu " tanya bianca melihat reza yang sedang memperhatikan nya


" kamu seksi " jawab reza lalu tersenyum


" jangan menggoda ku " ucap bianca lalu memperhatikan rafi yang sedang menyusu


" apa boleh nanti malam aku meminta nya lagi " pinta reza mengerlingkan satu matanya


" iya boleh.. tapi tunggu jagoan mu ini tidur dan jangan lupa pakai pengamanan mu, aku belum siap untuk hamil lagi " jelas bianca lalu tersenyum,tiba tiba terdengar suara putra memanggil " mama "


" mama..!! " teriak putra


" reza itu suara kak putra, jangan jangan kak lisa mau melahirkan " ucap bianca, lalu reza pun keluar


" mama, papa, banyu !! " teriak putra lagi


" ada apa.. " tanya banyu yang baru saja keluar "


" siapkan mobil, lisa mau melahirkan, ketubannya sudah pecah " jawab putra yang membopong lisa menuju keluar di ikuti banyu.


" ada pa ini " tanya Wina yang baru saja keluar


" itu ma lisa mau melahirkan " jawab reza di ambang pintu


" iya kah..? ayo mas.., reza kamu di rumah saja, jaga caca, bayu..!! " ucap wina lalu mengambil tasnya


" ada apa ma.. "


" reza.. ada apa ? " tanya bayu di sebelah reza


" lisa mau melahirkan "


" kak bayu ayo.. " ajak nita yang menyusul banyu


" ah.. iya, sayang..dea kamu di rumah saja, aku mau menemani kak putra ke rumah sakit " ucap bayu yang juga terburu buru


" ah.. iya hati hati.. " jawab dea.


" ada apa ini " tanya putri dari lantai atas


" lisa mau melahirkan " jawab reza lalu masuk kedalam kamarnya


" apa..? damian ..! abi.. !! " teriak putri lalu menggedor pintu abi


" ck.. apa put.. " jawab abi kesal


" keluar ayo ke rumah sakit, lisa mau melahirkan "


" ck.. ada suaminya "


" abi..! "


" iya tanggung, sebentar.. " jawab abi semakin kesal


" ck.. mengganggu saja " gumam abi


" sudah selesaikan " jawab Utari sambil tertawa geli


" iya.. " jawab abi.


🔹🔹🔹🔹

__ADS_1


vote like komen


Terima kasih😘💕


__ADS_2