
" bayu.. ! eh salah.. maaf dok, saya kira bayu " ucap dea saat melihat banyu yang ia kira bayu
" itu bayu.. nita aku disini! " ucap banyu menunjuk bayu dan memanggil nita karena nita juga hampir salah mengira bayu adalah banyu mereka semua pun tertertawa
" bayu.. kita mau kemana? " ucap banyu
" bagaimana kalau ke kafe ceria " jawab bayu
" ok.. ayo nita masuk " ucap banyu membukakan pintu mobil untuk nita, nita pun tersenyum lalu masuk kedalam mobil
" dea manis, silahkan? " ucap bayu sambil membukakan pintu mobil untuk dea
" kamu berlebihan bayu " ucap dea lalu tersenyum
" eum... senyum mu memang manis " ucap bayu sebelum menutup pintu mobil nya, dea pun hanya tersenyum, tak lama banyu membunyikan klakson pertanda ia jalan terlebih dahulu, bayu pun hanya mengacungkan jempol
" penampilan mu sudah berubah, " ucap bayu saat melihat dea sudah menganti bajunya dengan dress warna biru cerah, dan membuat kesan tersendiri di mata bayu lalu ia pun melajukan mobil nya menyusul banyu
" aku memakai seperti tadi pagi, karen membantu ibu berjualan di kantin, agar lebih mudah bergerak " ucap dea santai
" manis " gumam bayu. lalu tersenyum ke arah dea yang sedang melihat jalanan
" nita kamu sudah memakai baju santai,? "
" iya.. mana mungkin aku jalan dengan dokter memakai baju suster "
" banyu " ucap banyu agar nita tidak memanggilnya dengan sebutan dokter jika di luar rumah sakit
" ah.. iya banyu " ucap nita lalu tersenyum
"kalau tau tujuan kita sama kenapa tidak satu mobil saja sama bayu " tanya nita
" eum.. kami mempunyai privasi sendiri dan lebih nyaman jika membawa mobil sendiri karena terkadang tujuan kita berbeda, dan dari kecil mama selalu membebaskan kita memilih apa pun sesuai keinginan kita masing masing " jelas banyu lalu tersenyum kearah nita, nita pun tersenyum
" bayu apa kamu tidak malu berteman dengan ku " tanya dea tiba tiba
__ADS_1
" kenapa harus malu "
" aku kan hanya anak ibu pedagang di kantin " jawab dea santai
" tidak.. untuk apa malu, mama ku juga pedagang catering, "
" oh ya.. mama kamu hebat bisa menyekolahkan anak kembar nya sampai menjadi dokter semua " ucap dea karena dea belum mengetahui siapa bayu sedangkan nita pun tidak bercerita tentang siapa banyu dan bayu, nita memilih untuk diam, karena permintaan banyu, sebenarnya nita dan dea adalah dua sahabat, semasa SMA namun karena nita lebih dulu kuliah ketimbang dea, karena dea terbentur biaya, dan harus bekerja keras untuk bisa kuliah di jurusan farmasi. mereka berdua dari keluarga sederhana, ibu dea berdagang di kantin bersama sang ayah, sedangkan ibu nita hanya seorang penjahit baju dan ayah nya seorang satpam di sebuah perusahaan.
" ibu kamu juga hebat punya anak gadis manis seperti mu " ucap bayu memuji dea
" kamu selalu memuji seperti itu " ucap dea menepuk bahu bayu, dan mereka pun tertawa, tak lama mereka pun sampai ketempat kafe yang di maksud, mereka pun turun bersaman dan langsung masuk dan memilih tempat duduk yang paling nyaman
" bayu kamu yang pesan makanan " ucap banyu yang baru saja duduk bersama nita
" kalian berdua mau apa? " tanya bayu pada nita dan dea
" sini " ucap dea menarik buku menu dari tangan bayu
" kamu kalau ada yang traktir, pasti paling semangat"
" ya dong, tanpa makan otak ku tidak bisa jalan " ucap dea di iringi tawa, bayu hanya tersenyum melihat tingkah dea
" bayu, aku ayam bakar saja minum nya jus jeruk " ucap dea santai dan melihat ke arah bayu lalu tersenyum
" kamu mau apa nit.. " ucap banyu
" samakan saja dengan dea " ucap nita lalu tersenyum ke arah banyu
" baik lah samakan semua " ucap banyu, lalu bayu pun memanggilnya pelayan dan memesan makanan nya.selang beberapa menit pesanan mereka pun diantar pelayan
" silahkan tuan " ucap sang pelayan
" Terima kasih " ucap bayu pada pelayan.
" ayo.. " ucap bayu
__ADS_1
" ayo kemana? " tanya dea
" makan! " jawab bayu gemas, dea pun hanya menyunggingkan senyuman nya
" tidak perlu senyum seperti itu " ucap bayu lalu menutup wajah dea dengan tisu, lalu dea pun meniup tisu yang ada di wajah nya dan menatap bayu sedikit kesal
" menyebalkan " ucap dea lalu meminum jus jeruknya
" lah kenapa makan pakai sendok dan garpu " gumamnya sambil memegang sedok dan garpunya , bayu hanya melihat sekilas dan tersenyum
" ribet " gumamnya lagi lalu meletakkan sendok dan garpunya di sisi piring lalu ia berdiri dan menuju wastafel untuk mencuci tangan nya
" mau kemana " tanya bayu
" cuci tangan " jawab nya santai yang sudah berjalan menuju wastafel setelah nya ia pun kemabli dan duduk di samping bayu, nita dan banyu sudah mulai makan terlebih dahulu.
" begini lebih nikmat " ucap dea santai sembari makan menggunakan tangan nya, bayu, banyu dan nita hanya geleng geleng-geleng kepala dan tersenyum.
" memangnya nikmat makan memakai tangan? " tanya bayu
" nikmat, coba saja, ini " ucap dea yang tanpa sadar menyuapi bayu, bayu dengan terpaksa menerima suapan dea
" bagaimana nikmat? " tanya dea melihat ekpresi bayu yang menahan rasa pedas
" astaga kamu mengerjai ku " ucap bayu yang langsung minum jus jeruknya hampir setengah gelas, dea pun hanya tertawa, begitu juga banyu dan nita
" sudah ayo habiskan, setelah ini kita nonton ke bioskop " ucap banyu, mereka berempat pun langsung menghabiskan makanan nya mereka masing-masing.
" kenapa tidak ke toko buku saja, aku mau mencari buku untuk bahan tugas akhir ku " ucap dea santai
" ya sudah kita shoping saja " ucap bayu
" tidak buruk " ucap banyu menimpali.
🔹🔹🔹🔹🔹
__ADS_1
vote like komen
Terima kasih😘💕