
" ikh...Alif sama papa yang menang. Mama tadi selalu jatuh." ucap Alif tak mau kalah.
Gimana nggak jatuh kalau mamamu ini terus di modusin. batin Aulia sambil melirik Aldi tajam.
" papa sama kamu juga sering jatuh."
" pokonya Alif yang menang."
" Adit yang menang."
" Alif."
" Adit."
" Alif." Adit dan Alif berdebat.
" ehmm sayang udah yah...kalian berdua menang dan papa sama mama kalah karena sering jatuh." ucap Aulia menenangkan anaknya.
" hmm jadi kita menang ma."
" iya sayang kalian menang, kalian itu memang hebat." puji Aldi.
" hore...." sorak Alif dan Adit.
" ya udah ini udah waktunya tidur. Mama udah ngantuk jadi kalian tidur yah." ucap Aulia.
" siap mama."
Si kembar akhirnya mau tidur. Setelah si kembar sudah tidur pulas. Aldi langsung menggendong Aulia ke kamarnya.
" turunin aku bisa jalan." bisik Aulia. Aldi tidak menjawab dia langsung membawa Aulia kekamar dan langsung membaringkan tubuh Aulia pelan.
Tanpa sepakata apapun Aldi langsung mencium dan ******* bibir Aulia lembut, dan memulai aksinya. 30 menit Aldi menghentikannya dan langsung baring di samping Aulia.
" kenapa langsung nyerang aja." kesal Aulia.
__ADS_1
" kenapa kamu bilang lihat kecoa. Kamu anggap saja kecoa, mana ada orang se ganteng aku mirip kecoa." kata Aldi.
" astaga...Aldi terus aku harus bilang yang jujur gitu sama anak polos gitu."
" ya nggak juga sih. Udah tidur." Aldi memeluk pinggang polos Aulia yang hanya di tutupi selimut.
" hmm." deheman Aulia.
Mereka tertidur dengan lelap, sambil berpelukan.
" hmm." lenguhan Aldi bangun.
" udah jam berapa sih." Aldi melirik jam wekernya. " jam setengah 4 hmm ntaran dulu deh." ucap Aldi. Aldi menatap istrinya lembut dan mulai tersenyum jahil. Aldi mulai menciumi seluruh wajah Aulia, dan teralhir mencium bibir mungil Aulia yang selalu berhasil membuat Aldi tergoda.
" Hmm..." Aulia terbangun karena ulah Aldi.
" Udah bangun jam berapa sekarang." ucap Aulia khas orang baru bangun.
" setengah empat." ucap Aldi kembali mencium bibir Aulia.
" hmm Aldi. Aku mau mandi." ucap Aulia menyingkirkan Aldi.
" astaga Aldi. Aku dulu yang mandi. keluar..." usir Aulia.
" lagian kan masih terlalu gelap. Dan masih sempat lah kalau se jam." kata Aldi tersenyum nakal dan mengerak-gerakkan jakunnya.
" Kan udah tadi malam." ucap Aulia yang mencoba menahan dirinya supaya tidak tergoda dengan tatapan Aldi.
Aldi tidak mengubsiri perkataan Aulia, dia melancarkan aksinya mulai dari ******* bibir yang sangat menggodanya itu. Aldi tahu jika ia mencium Aulia sudah tidak ada penolakan bahkan Aulia akan membalasnya, jadi setiap saat ingin melakukannya dia terus yang memulai.
Satu jam mereka melakukannya di kamar mandi. karena subuh tinggal 30 menitan mereka menghentikannya. Aldi mandi dengan menggunakan shower, Aulia menggunakan bathab.
" karena kamu terus jahilin aku. sebagai gantinya aku kerja hari ini." ucap Aulia sambil menyisir rambutnya.
" jangan gitu lah kamu kerja minggu depan yah." ucap Aldi.
__ADS_1
" emangnya kenapa sih."
" nggak apa tapi minggu depan yah."
" mmm oke tapi selama seminggu itu kamu puasa." ucap Aulia menekan suaranya pada kata puasa.
" hah...kok gitu mana bisa." protes Aldi.
" terserah." Aulia ngambek dan keluar menuju kamar anak-anaknya.
" aduh kata-kata puasa dari istriku ini yah ngancemnya, menguncang jiwa raga laki-laki.
ucap Aldi kesal.
Mereka melaksanakan shalat berjamaah dengan papa kifli dan para pelayan di rumahnya.
" Aldi boleh yah." ucap Aulia saat berjalan dengan Aldi menuju kamar mereka.
" boleh yah...dari pada puasa seminggu mau hah." tambah Aulia lagi.
" huhh kenapa ngancemnya harus puasa sih." ucap Aldi.
" ya nggak tau lagi mau ngancem gimana." ucap Aulia santai. " pokoknya kalau aku nggak pergi hari ini, kamu bakalan puasa sampai ngijinin aku pergi." ucap Aulia.
" tapi....nggak usah gitulah." Aldi melemas.
huftt....
" Aldi sini kamu." panggil Aulia.
" kenapa sayang mau lagi..." ucap Aldi menaik turunkan Alisnya.
" shitt...apaan sih, ini baca dan cari artinya kalau nggak paham." ucap Aulia memberikan sebuah surat.
" surat...surat cinta yah kan kamu bilang kemarin nggak mau yang biasa maunya yang luar biasa." goda Aldi.
__ADS_1
" hmm..." Aulia tersenyum dan mengangkat bahunya lalu pergi.
Aldi membuka suratnya dan bingung maksud dari surat itu. " bahasa apaan ini." ucap Aldi. " udalah nanti tanya Intan aja ntar."