
Setelah mengantar laura ke tempat terakhirnya, aulia dan yang lainnya kembali kerumah masing-masing.
Selama di perjalanan di aulia dan aldi diam, suasana hening, sunyi tanpa suara dari mereka berdua, bahkan suara mesin mobil pun tak ada.
Dirumah....
Aulia langsung turun meninggalkan aldi, saat tepat di depan pintu aldi mencegat tangan aulia.
Aulia menoleh kepada aldi yang seperti ngisyaratkan untuk tersenyum, jangan sampai anak-anak mereka melihat aulia bersedih. Pikir aulia melihat tatapan aldi. Aulia tersenyum dan masuk ke rumah.
" assalamualikum."
" waalaikumsalam."
" mama papa." adit dan alif berlari kearah mereka.
" mama sama papa dari mana kok nggak ajak kami sih." tanya alif.
" maafin mama yah. Tadi buru-buru habis ke rumah teman lama mama." aulia tersenyum dan memeluk anak-anaknya itu.
" iya sayang.papa juga minta maaf yah."
" iya papa nggak apa apa." kata alif
" iya... Mmm ya udah papa sama mama capek, boleh kita ke kamar dulu."
" iya papa. Kita mau main sama Anita sama Rendi dulu."
" iya sayang."
Aulia dan aldi berlalu naik ke kamar mereka. Aulia langsung merebahkan dirinya di atas kasur. Tak ada air mata yang bisa keluar lagi. Tatapan aulia kosong diantara para sahabatnya bahkan yoga sekalipun aulia lah yang paling terpukul. Baru juga ia kehilangan papanya sudah kehilangan sahabatnya orang yang pertama kali aulia kenal saat di surabaya.
" huftttt." aulia menghembuskan nafas kasarnya dan memejamkan matanya.
" kenapa harus seperti ini, papa baru saja meninggalkanku dan laura dia menghilang kemudian kembali dengan seperti ini. Huhhh apa ini. Kenapa ini." ucap aulia sedih.
Aldi yang sedari tadi berdiri menatap aulia, kini mendekatinya dan ikut berbaring di dekatnya.
" kamu jangan terlalu bersedih, ini adalah garis yang di tunjukkan Allah padamu, ini takdir, kamu wanita kuat kamu jangan terlalu memikirkan papa dan laura biarkan mereka tenang. iklahskanlah." ucap aldi yang setengah bangun dan mengecup kening aulia.
"hmmm aku akan berusaha, dan aku pasti bisa." aulia tersenyum kepada aldi.
Aldi membalas senyum aulia, lalu menggendongnya.
" ehh mau ngapain."
" mandi dulu, lalu istirahat."
Di rumah yoga...
" laura...hufttt kenapa harus seperti ini. Aku menunggumu tapi....akhhhh...." umpat yoga dalam kamarnya.
" huhhhh laura...."
" kamu jahat laura ninggalin aku. Aku udah nungguin kamu."
" huftttt...."
Yoga masuk ke kamar mandi menjalakan shower membasahi tubuhnya tanpa melepaskan pakaiannya.
__ADS_1
Membiarkan air mengalir dalam dirinya, berharap dia bisa sedikit tenang dan berfikir jernih.
Sudah 2 minggu aulia tidak masuk kerja dan hari ini dia memutuskan untuk kembali bekerja.
" hmmm." aulia bangun, disampingnya sudah tidak ada aldi.
" dimana aldi."
" aku di sini udah selesai mandi." kata aldi keluar dari kamar mandi.
" ayo bangun, habis itu mandi lalu kita shalat subuh."
" iya...." aulia masuk ke kamar mandi.
" ehh bangunin anak-anak gih." aulia menampakkan kepalanya dari dalam pintu kamar mandi.
" siap mama." ucap aldi. Aulia tersenyum mendengarnya.
<•>•<•>•<•>•<•>•<•>
" selamat pagi."
" pagi."
" aulia nak, kamu yakin mau masuk kerja hari ini."
" iya bu. Aulia udah nggak apa kok." aulia tersenyum.
" ya sudah nak terserah kamu."
Selesai sarapan aulia dan aldi pamit.
" iya mama nggak apa, lagian kan ada nenek yang temanin kita main." kata alif.
" iya terus nanti ada anita dan rendi jadi seru deh mainnya." tambah adit.
" anak pintar...." aulia mencium kedua pipi anaknya.
" ya udah papa sama mama pergi dulu yah." aldi mencium pipi anaknya.
" iya papa."
" ya udah assalamualikum." aldi dan aulia barengan
" waalaikumsalam."
Sampai di rumah sakit....
" hufttt... Makasih yah aku pergi dulu."
" ekhmmmm." deheman aldi.
" kenapa." tanya aulia pura-pura tak mengerti.
" kenapa aldi." tanya aulia lagi tak mendapat respon aldi.
" iya iya. Huhh." aulia mencium pipi aldi.
" aku pergi dulu assalamualikum." aulia mencium tangan aldi.
__ADS_1
" waalaikumsalam." aldi mencium kening aulia.
Setelah melihat kepergian aldi. Aulia melihat RS yang sudah cukup lama ia tinggali.
"Huftttt semangat aulia."
" selamat datang lagi, dan selamat pagi dokter." sapa satpam.
" iya pak pagi." aulia tersenyum.
Beberapa dokter dan suster yang sudah datang menyapa aulia.
" selamat datang kembali dokter aulia."
" iya makasih."
......
Seperti biasa, aulia langsung memeriksa pasienya sambil menunggu citra.
" ehh udah datang lagi si dokter cantik ini." kata citra mengagetkan aulia.
" astagfirullah. Waalikumsalam." kata aulia kaget dan kesal.
" he he he assalamualikum."
" waalaikumsalam."
" assalamualaikum pagi dokter aulia,dokter citra." sapa ronald.
" waalaikumsalam. pagi dokter." aulia dan citra barengan.
" dokter aulia gimana kabarnya."
" alhamdulillah udah baikan."
" mmm...maaf yah saya nggak menghadiri pemakaman papa dan sahabatnya dokter." ucap ronald.
" iya nggak apapalah dokter." aulia tersenyum.
ya ampun manis banget, dua minggu nggak ketemu makin cantik aja kamu dokter aulia, andai belum ada yang punya hmmmm.batin ronald melamun.
" hey dokter. dokter ronald."
" dokter..dokter awas loh ntar kesambet." kata aulia sedikit berteriak.
" eh oh ehh ahh maaf bilang apa tadi." ronald gelagapan, aulia geleng geleng kepala, citra tersenyum.
" nggak dok, dokter tadi mikirin apa." tanya citra.
" oh eh nggak mikirin apa apa." elak ronald.
triiit triiit triiit.
ponsel citra berbunyi.....
" iya assalamualaikum." kata citra
" mmm oke di tunggu. di resto depan yah."
__ADS_1
" siiip...assalamualaikum."