
Alunan musik terdengar...
( Lampu pertama menyala dan menyorot pada Aulia yang saat ini berlutut dengan sedikit menyipitkan matanya karena silau lampu. )
Alunan musik yang sudah tidak asing dan sudah di kenal hampir semua orang.
Kau dan aku tercipta oleh waktu
Hanya untuk saling mencintai
Mungkin kita ditakdirkan bersama
Merajut kasih menjalin cinta
( lampu dua menyala meyorot pada Aldi yang sedang menyanyi membuat Aulia membuka matanya lebar karena terkejut.)
Berada dipelukanmu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta
Berdua bersamamu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta
Kau dan aku tercipta oleh waktu
Hanya untuk saling mencintai
Mungkin kita ditakdirkan bersama
Merajut kasih menjalin cinta
Berada dipelukanmu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta
Berdua bersamamu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta
Tak pernah terbayangkan olehku
Bila kau tinggalkan aku
Hancurlah hatiku musnah harapanku sayang
( lampu ketiga menyalah menyorot keluarga dan para sahabatnya yang tengah tersenyum.)
Berada dipelukanmu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
__ADS_1
Kesempurnaan cinta
Berada dipelukanmu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta
Berdua bersamamu
Mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta
( lampu ke empat menyorot, dengan tulisan Happy Anniversary istriku sayang.)
Lantunan musik berubah....
Kau begitu sempurna
Di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku
Akan selalu memujamu
Di setiap langkahku
Ku kan s'lalu memikirkan dirimu
Tak bisa ku bayangkan
Hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu manghadapi semua
( lampu kelima menyala dan terdapat tulisan Maaf sempat dulu denganmu dan Anak- anak.)
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku, lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu
Sempurna...
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata
Dan hapus semua sesalku
Janganlah kau tinggalkan diriku
__ADS_1
Takkan mampu manghadapi semua
( lampu ke enam menyala dan tampak layar besar yang terdapat foto yang terus berganti mulai dari Aulia dan Aldi kecil, lalu Aulia dan Aldi saat SD, Aulia Aldi saat Smp, kemudian Sma, lalu kuliah, lalu foto nikah, foto Aldi saat ulantahun dan sedang mengendong si kembar, lalu foto hari 1 2 3 tahun acara hari jadi pernikahan mereka.)
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku, lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu
Sempurna...
Kau adalah hidupku, lengkapi diriku
Oh sayangku kau begitu...
( lampu menyala di seluruh ruangan itu dan terdapat foto berukuran besar di mana Aldi saat mencium kening Aulia untuk pertama kalinya.)
Sempurna...
Sempurna...
Sempurna...
Prook prook prookkk.
Suara tepukan tangan semua para undangan, keluarga dan sahabatnya.
" Maafkan suami bodoh mu ini. " ucap Aldi memengang kedua telinganya.
Tangisan Aulia yang tadinya penuh kecemasan, kesedihan kini berubah haru. Aulia langsung berlari menuju Aldi dan memeluknya dengan erat.
" makasih... makasih.. Malasih udah kembali. " ucap Aulia, Aldi membalas pelukan Aulia dan mencium puncuk kepala Aulia.
" maaf... Maaf.. Maaf.. Aku bodoh Intan. Aku bodoh. " ucap Aldi membuat Aulia menatap Aldi dalam dan menggeleng dan kembali memeluk Aldi.
" hiks... Hiks... Aku nggak akan permasalahin apapun yang kamu lakukan aku akan tetap bertahan demi hubungan kita, ucap dan anak-anak. " ucap Aulia.
Para keluarga dan sahabatnya mendekat, membuat Aulia melepaskan pelukannya.
" kalian nggak apakan....tadi kenapa kalian teriak-teriak gitu kalian bikin takut. " ucap Aulia menangis lalu memeluk Adit dan Alif.
Aldi tersenyum mendengarnya dan menceritakan apa yang terjadi.
" apa ikh... Jahat banget sih. " ucap Aulia mencubit lengan Aldi.
" ya supaya lebih seru... " ucap Aldi.
Jadi, sebelum para sahabat dan keluarganya berteriak, mereka di bisikan sesuatu ' ini rencana tuan Aldi untuk nyonya Aulia, berteriaklah'.
Membuat mereka menurut meskipun tidak tahu apa yang terjadi.
" mulai sekarang akan nggak akan kasar lagi, ucap aku bakal jagain kamu, anak-anak dan..." Aldi tersenyum lalu mengelus perut Aulia yang masih rata.
" dan baby kita. " ucap Aldi yang sukses membuat Aulia dan yang lainnya melotot.
" kamu tahu aku hamil. " ucap Aulia membuat Aldi mengangguk.
__ADS_1
" waktu malam itu kan kamu sendiri yang bilang, waktu itu aku belum tidur rasanya susah banget nutup mata, dan waktu itu juga aku ingat semuanya kembali. " ucap Aldi tersenyum membuat Aulia kembali memeluk Aldi.
" Aulia nak, kenapa nggak bilang kalau Hamil. " ucap Ibu ana.