Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
KEJUTAN UNTUK AULIA


__ADS_3

Alunan musik terdengar...


( Lampu pertama menyala dan menyorot pada Aulia yang saat ini berlutut dengan sedikit menyipitkan matanya karena silau lampu. )


Alunan musik yang sudah tidak asing dan sudah di kenal hampir semua orang.


Kau dan aku tercipta oleh waktu


Hanya untuk saling mencintai


Mungkin kita ditakdirkan bersama


Merajut kasih menjalin cinta


( lampu dua menyala meyorot pada Aldi yang sedang menyanyi membuat Aulia membuka matanya lebar karena terkejut.)


Berada dipelukanmu


Mengajarkanku apa artinya kenyamanan


Kesempurnaan cinta


Berdua bersamamu


Mengajarkanku apa artinya kenyamanan


Kesempurnaan cinta


Kau dan aku tercipta oleh waktu


Hanya untuk saling mencintai


Mungkin kita ditakdirkan bersama


Merajut kasih menjalin cinta


Berada dipelukanmu


Mengajarkanku apa artinya kenyamanan


Kesempurnaan cinta


Berdua bersamamu


Mengajarkanku apa artinya kenyamanan


Kesempurnaan cinta


Tak pernah terbayangkan olehku


Bila kau tinggalkan aku


Hancurlah hatiku musnah harapanku sayang


( lampu ketiga menyalah menyorot keluarga dan para sahabatnya yang tengah tersenyum.)


Berada dipelukanmu


Mengajarkanku apa artinya kenyamanan

__ADS_1


Kesempurnaan cinta


Berada dipelukanmu


Mengajarkanku apa artinya kenyamanan


Kesempurnaan cinta


Berdua bersamamu


Mengajarkanku apa artinya kenyamanan


Kesempurnaan cinta


( lampu ke empat menyorot, dengan tulisan Happy Anniversary istriku sayang.)


Lantunan musik berubah....


Kau begitu sempurna


Di mataku kau begitu indah


Kau membuat diriku


Akan selalu memujamu


Di setiap langkahku


Ku kan s'lalu memikirkan dirimu


Tak bisa ku bayangkan


Hidupku tanpa cintamu


Janganlah kau tinggalkan diriku


Takkan mampu manghadapi semua


( lampu kelima menyala dan terdapat tulisan Maaf sempat dulu denganmu dan Anak- anak.)


Kau adalah darahku


Kau adalah jantungku


Kau adalah hidupku, lengkapi diriku


Oh sayangku kau begitu


Sempurna...


Kau genggam tanganku


Saat diriku lemah dan terjatuh


Kau bisikkan kata


Dan hapus semua sesalku


Janganlah kau tinggalkan diriku

__ADS_1


Takkan mampu manghadapi semua


( lampu ke enam menyala dan tampak layar besar yang terdapat foto yang terus berganti mulai dari Aulia dan Aldi kecil, lalu Aulia dan Aldi saat SD, Aulia Aldi saat Smp, kemudian Sma, lalu kuliah, lalu foto nikah, foto Aldi saat ulantahun dan sedang mengendong si kembar, lalu foto hari 1 2 3 tahun acara hari jadi pernikahan mereka.)


Kau adalah darahku


Kau adalah jantungku


Kau adalah hidupku, lengkapi diriku


Oh sayangku kau begitu


Sempurna...


Kau adalah hidupku, lengkapi diriku


Oh sayangku kau begitu...


( lampu menyala di seluruh ruangan itu dan terdapat foto berukuran besar di mana Aldi saat mencium kening Aulia untuk pertama kalinya.)


Sempurna...


Sempurna...


Sempurna...


Prook prook prookkk.


Suara tepukan tangan semua para undangan, keluarga dan sahabatnya.


" Maafkan suami bodoh mu ini. " ucap Aldi memengang kedua telinganya.


Tangisan Aulia yang tadinya penuh kecemasan, kesedihan kini berubah haru. Aulia langsung berlari menuju Aldi dan memeluknya dengan erat.


" makasih... makasih.. Malasih udah kembali. " ucap Aulia, Aldi membalas pelukan Aulia dan mencium puncuk kepala Aulia.


" maaf... Maaf.. Maaf.. Aku bodoh Intan. Aku bodoh. " ucap Aldi membuat Aulia menatap Aldi dalam dan menggeleng dan kembali memeluk Aldi.


" hiks... Hiks... Aku nggak akan permasalahin apapun yang kamu lakukan aku akan tetap bertahan demi hubungan kita, ucap dan anak-anak. " ucap Aulia.


Para keluarga dan sahabatnya mendekat, membuat Aulia melepaskan pelukannya.


" kalian nggak apakan....tadi kenapa kalian teriak-teriak gitu kalian bikin takut. " ucap Aulia menangis lalu memeluk Adit dan Alif.


Aldi tersenyum mendengarnya dan menceritakan apa yang terjadi.


" apa ikh... Jahat banget sih. " ucap Aulia mencubit lengan Aldi.


" ya supaya lebih seru... " ucap Aldi.


Jadi, sebelum para sahabat dan keluarganya berteriak, mereka di bisikan sesuatu ' ini rencana tuan Aldi untuk nyonya Aulia, berteriaklah'.


Membuat mereka menurut meskipun tidak tahu apa yang terjadi.


" mulai sekarang akan nggak akan kasar lagi, ucap aku bakal jagain kamu, anak-anak dan..." Aldi tersenyum lalu mengelus perut Aulia yang masih rata.


" dan baby kita. " ucap Aldi yang sukses membuat Aulia dan yang lainnya melotot.


" kamu tahu aku hamil. " ucap Aulia membuat Aldi mengangguk.

__ADS_1


" waktu malam itu kan kamu sendiri yang bilang, waktu itu aku belum tidur rasanya susah banget nutup mata, dan waktu itu juga aku ingat semuanya kembali. " ucap Aldi tersenyum membuat Aulia kembali memeluk Aldi.


" Aulia nak, kenapa nggak bilang kalau Hamil. " ucap Ibu ana.


__ADS_2