Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
Ervin penculik gila


__ADS_3

Saat sampai di sebuah gedung perumahan mewah tepatnya alamat disurat itu, setelah membayar taksi dia langsung turun dan telah ada dua orang kekar langsung membawa aulia masuk.


" ayo masuk tuan bos ervin sedang menunggumu." katanya agak sopan.


Dasar ervin brengsek aku akan menghabisimu batin aulia


Aulia yang langsung berlari masuk ke gedung perumahan itu tanpa mempedulikan penjaga yang ada di sana. Saat didepan pintu aulia langsung masuk dan berteriak.


" Ervin dimana loe." teriak aulia marah.


" sebaiknya loe jangan bersikap seperti itu. Kalau mau keluarga loe selamat." kata seseorang di sana tidak lain adalah Ervin.


" dimana keluarga dan temen-temen gue sebaiknya loe lepasin sebelum gue habisin loe." kata aulia dengan wajahnya memerah dan mengepal menahan amarah.


" ow masih seperti dulu sombong tapi tetap cantik." kata Ervin tersenyum smirk


" diem loe dimana mereka ha." gertak aulia membuat gema suaranya seperti ingin menghancurkan tembok bangunan itu. Bahkan beberapa pengawal bertubuh kekar itu yang melihat aulia murka seakan-akan takut jalinya ciut tapi mereka berusaha untuk tetap kekar tapi tidak halnya ervin dia malah tersenyum smirk.


" wow kuat gua suka itu." kata Ervin mendekat ke aulia.


Ervin kini menatap mata aulia yang penuh kemarahan tapi tidak membuatnya bergeming takut.


" cantik." kata ervin yang membuat aulia semakin geram.


Plakkk....


Aulia menampar ervin sangat cepat bahkan membuat para pengawalnya tidak melihat gerakan tangan aulia.


Aulia menarik kera baju ervin .


"sekarang jawab gue di mana mereka hah." kata aulia dengan tatapan ingin membunuh.


" oke...keluarin mereka." perintah ervin dan melepas cengkraman aulia yang begitu sakit menurutnya, tapi dia sembunyikan.


Mereka mengeluarkan aldi dan yang lainnya dari sebuah ruangan. Aldi yang masih bersimpah darah karena pukulan balok tapi dia sudah sadar dan ibu dan yang lainnya ketakutan karena masing-masing diantara mereka ada yang memengangginya dan menyodorkan pisau di leher mereka masing-masing.

__ADS_1


" ibu,ayah,papa,kak,aldi teman-teman kalian!!! maafin aku." lirih aulia yang tak kuasa melihat mereka di todong pisau seperti itu.


" jika loe berani berbuat macam-macam dalam hitungan menit mereka akan mati didepan loe." ancam ervin.


Aulia kini benar-benar menangis melihat orang terkasihnya seperti itu. Dia melangkah tapi terhenti karena perkataan ervin.


" jika loe berani mendekat jangan salahkan aku jika mereka mati." kata Ervin membuat aulia berhenti melangkah dia kembali menatap ervin dengan tatapan membunuh. Ingin rasanya sekarang aulia membunuh orang itu tapi dia sekarang tak berdaya.


" apa maumu." tanya aulia penuh penekanan.


" loe nikah sama gue."


" gila loe gua hamil anak aldi dan itu tidak mungkin gue nikahin loe, karena itu melanggar hukum agama dan gue nggak akan mau hidup sama loe." kata aulia yang menahan marahnya agar tangannya tidak mendarat di pipi ervin.


" ya gue gila, gila karena loe. Dan kalau loe mau mereka baik-baik aja nikah sama gue dan ceraikan aldi.dan soal kandungan loe gugurin sekarang juga." kata ervin yang terdengar seperti tamparan keras untuk aulia.


aulia mematung mendengarkan kata-kata ervin di kata ceraikan apalagi gugurkan. Aulia seperti gila karena omongan ervin pikirannya kacau. Air mata aulia kini mengalir deras.


" sialan loe nggak tau tata krama bicara loe hah." teriak aldi dengan tatapan ingin mencengkram bahkan membunuh ervin.


" owh loe berani juga hah. Kita lihat aja dia bakalan pilih loe dan anaknya yang belum lahir belum ada di dunia atau keluarganya ibunya yang telah melahirkannya." kata ervin tersenyum smirk.


" gue pilih aldi dan anak gue yang belum lahir ini dan keluarga gue. Silahkan loe bunuh mereka. Karena gue juga nggak akan tinggal lama lagi." kata aulia menyodorkan gunting itu ke lengannya sendiri.


" aulia ,lia jangan." kata mereka serentak dengan pisau masih didekat lehernya.


" jangan lakukan itu nak." kata ibu yang kini buka bicara.


" lia Jangan lakukan hal bodoh yang akan membahayakan dirimu dan anakmu." kata kak reza.


" jangan gila loe aulia kasian anak loe kita nggak apa apa." kata laura.


" diam kalian." gertak ervin yang masih tidak percaya dengan aulia.


" loe benar-benar gila loe mau anak loe celaka."

__ADS_1


" loe pikir kalau gue hidup sama loe anak gue nggak celaka loe nyuruh gue ceraiin aldi dan gugurin kandungan gue. Loe yang gila nggak mikir apa yang loe bilang." kata aulia


" lakukan intan kita akan hidup sama-sama dan mati sama-sama bersama anak kita meskipun itu di surga nanti. Karena itulah takdir. Aku mencintaimu" kata aldi tersenyum pada aulia yang mendapat balasan senyum pada aulia.


"loe gila biarin istri dan anak loe mati. Seharusnya loe nggak usah hidup sama aulia."


" kenapa gua gila, mungkin ini takdir kita mati mengenaskan seperti ini. Toh gua juga bakalan bersama intan dan calon anak gua meskipun itu di surga." kata aldi tersenyum miring.


" bunuh dia." kata ervin emosi.


Belum pisau sampai di leher aldi tapi aulia sudah memekik.


" aww..." aulia kesakitan karena ia telah melukai lengannya.


" aulia, lia." pekik semua orang meski semua masih belum bisa bergerak.


Termasuk Ervin ntah kenapa sifat keras kepalanya melihat aulia terluka seperti tak mampu menahan hatinya yang sakit. Apa sebegitu cintanya dia.


" kenapa loe nggak lanjutin, bunuh aldi sekarang gua juga udah siap." kata aulia pada orang yang menyodorkan pisau di leher aldi.


" jangan." teriak ervin.


" loe bener bener gila kenapa loe lukai lengan diri loe sendiri."


" kenapa loe anggap gua bercanda hah." kata aulia yang kini matanya berkaca-kaca.


" atau loe mau gua lanjutin." kata aulia yang kini menyodorkan gunting itu di perutnya sendiri.


" aulia jangan lakukan itu nak." teriak ibu.


" lia ervin kalian harus tahu sesuatu. Kalau Kalian adalah......" teriak ayah tak melanjutkan kata-katanya.


**vote vote vote vote


tinggalanlah jejak like tanda kalian sudah membaca episode

__ADS_1


reader jangan lupa tulis komentar supaya nanti saya bisa perbaiki kesalahan kata saya


i love you reader😍😍**


__ADS_2