Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
Pernikahan reza bulan, dan pemakaman


__ADS_3

" siap bu. Ayo kak, tarik nafas dulu terus buang pelan pelan." kata aulia bulan menurutinya.


Mereka berdua turun aulia mengandeng tangan bulan.


"Mempelai wanita silahkan duduk di samping mempelai pria." kata bapak penghulu.


Bulan duduk di samping reza di samping sana juga telah ada orangtua bulan.


" baiklah kita mulai sekarang ya, silahkan jabat tangan saya dan ulangi perkataan saya."


Selesai pak penghulu mengucapkan ijab qabul reza mengulanginya dengan satu nafas.


Rasa lega menyelimuti mereka setelah ada perkataan sah.


"yeh akhirnya aku punya kakak ipar perempuan tinggal tunggu kakak ipar perempuan selanjutnya." girang aulia spontan menjadi pandangan semua orang.


"ikh...kok lihat lihat aku cantik ya." kata aulia pd.


Orang yang mendengar ucapan aulia kini membuat tawa mereka pecah.


Kecuali ervin dia malu karena ucapan aulia membuat mereka melihat ke ervin juga.


" kamu nih yah." ervin menarik hidung aulia.


" ikh...kak emang benar kan yang aku bilang."


" tapi ini kan lagi banyak orang malu Aulia."


" iya iya maaf maafkan adikmu yang cantiknya tiada tara ini."


" ehh... Bisa nggak usah pdnya ke bangetan." ucap aldi.


" oh nggak bisa."


Aldi menarik pipi aulia karena gemas dengan tingkah lucunya.


Pesta pernikahan diadakan sangatlah meriah tamu undangan tidak berhenti berdatangan rata-rata tamunya adalah teman bisnis papa kifli, ya maklum lah sekarangkan ayah syamsul adalah manejer di perusahaan papa syamsul jadi diundang deh.


Acara baru selesai jam 10.00 malam .


" akhirnya selesai kenapa bukan dari tadi uhhh capek." kata aulia melempar dirinya di sofa.


" yeh aku yang nikah bentar berdiri bentar duduk, kok malahan kamu sih dek yang capek." kata reza ikut melempar dirinya disofa dekat aulia.


" ya iyalah kak, kakak nggak lihat apa aku di jahilin mulu sama aldi, kak ervin sama teman-teman sepanjang hari jadi bahan cemohan untung kakak nggak ikut, kalau kakak juga ada haduhhh...."


" ehh kalian ini yah semangat dong kan sama orang tercinta sepanjang hari jadi nggak apa apa lah." aldi duduk di sofa.


" bener tu masa sama orang yang di cinta capek sih harusnya seneng kita udah nikah." bulan cemberut.


" iya iya aku semangat nggak capek.

__ADS_1


I love you." kata reza kini duduk didekat bulan.


" I love you too." jawab bulan tersenyum


" omg hello aaa jangan romantisan disini ntar kita yang jadi kebelet nikah juga lagi." kata cici heboh.


" ya udah kalian nikah juga aja kali."


" ahh belum nanti aja lulus kuliah."


Mereka mulai bercanda tawa dari sekian banyak orang aulialah yang sering di bully tapi karena tidak mau aldi yang kena lagi karena ulah mereka aldi terus membela aulia.


" ehh udah dong ntar gua lagi yang kena kalau kalian jahilin istri kesayangan gua ini." kata aldi memeluk aulia.


" betul dengerin tuh."


" iya deh nggak mau lagi tidur di sofa nih."


" iya lah tapi kemarin malam sih kan kita pergi tidur jam 10 berarti cuma 2 jam doang aku tidur sendiri jam 12 aku masuk kamar deh, iyakan sayang." kata aldi melihat aulia.


" iya soalnya aku lihat pengemis di depan pintu kamar lagi tiduran di lantai." kata aulia santai


" enak aja pengemis, ganteng kayak gini di bilang pengemis, yang ada pangeran yang lagi minta maaf ke permaisurunya."


" hah pangeran. Pangeran dari empang." jawab aulia membuat aldi semakin gemas saja pada aulia.


"awww ikh...sakit lagi-lagi pipiku yang gemes ini di gigit hah." kata aulia karena aldi mengigit pipi aulia.


" terus mau dicium aja. Sini."


" makanya suamimu yang tampan ini nggak bisa di ejek."


" terserah."


" kalian itu yah ntar lagi punya anak masih aja kayak anak kecil ingat udah 1 bulan loh kehamilanmu aulia jaga baik-baik pastikan mulai sekarang jangan capek."


" oke ibuku yang tercantik, yang tersayang, yang paling aulia sayang dari semua orang, pokoknya plus plus plus sayangnya makasih udah diperhatiin." jawab aulia lebay.


Mereka yang mendengar hanya geleng kepala, aulia yang selalu berhasil membuat seseorang repot tapi juga ketawa.


" papa kifli,aldi besok ya kita siarahnya yah..."


" oke."


" ya sudah sudah jam 10 lebih ayo kalian tidur. Papa duluan ya." kata papa kifli


" oke pa." aulia langsung berlari menuju kamarnya.


" intan,intan nggak ada capeknya tu orang." kata aldi yang menyusul aulia.


" ya udah bulan ayo ke kamar." ajak reza pada bulan

__ADS_1


" uhuyyy." kata mereka serentak dan menggoda.


Mereka semua sudah pergi tidur menunggu pagi menjelang.


Pagi-pagi papa kifli, aldi dan aulia telah berangkat menuju ke pemakaman,


" kita sudah sampai." kata aldi memarkirkan mobilnya.


" ayo turun."


Mereka berjalan menuju makam mama rina dan juga salsabilla.


Aldi yang sejenak melihat pemakaman mama dan adiknya tak sadar menitikan air matanya. Aulia yang melihat suaminya mengusap pundaknya supaya lebih tenang. Aulia terseyum manis kepada aldi begitu juga aldi membalas senyuman aulia.


Cukup lama mereka disitu, setelah membacakan doa mereka bertiga bersegera pergi meninggalkan pemakamannya.


Di rumah papa kifli...


" assalamualikum."


" waalaikum salam ehh kalian udah pulang."


" iya bu." aulia menyalami tangan ibunya diikuti aldi.


" aku langsung keatas dulu yah mau bersih-bersih."


" aku juga bu."


Selesai mandi pasangan muda aulia dan aldi berkumpul dengan teman temannya.


Para perempuan berkumpul di taman belakang dan tak jauh para laki-laki sibuk ngobrol di tepi kolam ikan.


Tak terasa hari mulai gelap, setelah makan malam mereka langsung tidur.


Beberapa hari kemudian....


" ibu,ayah,kak reza, papa kifli!!! aulia,aldi dan yang lainnya balik jakarta dulu yah."


" iya nak hati-hati. Ingat kalau sudah sampai kabarin."


" kita juga balik ke surabaya ya tante." kata laura


" iya nak hati hati yah."


Setelah mengucapkan salam perpisahan rombongan jakarta dan rombongan surabaya meninggalkan kediaman papa kifli.


Di perjalanan jakarta...


" kak ervin, pa kalian yakin tinggal dirumah kalian, nggak mau tinggal sama aulia."


" iya nak, lagian pasti papa bakalan sering jenguk kamu."

__ADS_1


" iya dek kalau perlu setiap hari jengukin kamu. Nggak apa apakan."


" ya nggak apa apa sih, dirumahkan juga banyak pelayan jadi rame kok."


__ADS_2