Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
Kedatangannya


__ADS_3

" selamat ya aldi." kata mereka serentak


" iya makasih yah...dan karena kalian sudah ngucapin selamat minggu depan kalian semua harus datang di resepsi nikah kami."


" oke tenang aja kita juga di undang sama aulia."


" iya." kata aldi tersenyum.


" oh iya aulia ada didalam tuh ngerjain tugas kuliah kemarin." kata seorang mereka.


" oh iya boleh saya masuk."


" silahkan."


Aulia tidak sadar keberadaan aldi bahkan tidak merasa kalau semua temannya keluar mengucapkan selamat pada aldi dia masih sibuk dengan laptopnya.


" assalamualikum." ucap aldi tapi tak mendapat respon.


" Dorrrrr......" kata aldi membuat kaget aulia


" astagfirullah..." ucap aulia kemudian berbalik melihat aldi.


" aldi apaan sih malah ngagetin bukannya ngucapin salam malah ngangetin huh"


" enak aja kamu yang nggak denger. Tapi ya sudah aku ulang assalamualaikum istriku."


" waalaikumsalam suamiku." kata aulia tersenyum


"Aaaaaa romantisnya." kata mereka serentak.


" ya ampun aku nggak sadar kalian ada di sana." kata aulia.


" maaf ya.."


" ngapain minta maaf."


" ya minta maaf aja kan aku bilang kayak gitu nggak enak di dengar orang lain,menurutku!" kata aulia


" Ooo...... Iya nggak apa apalah."


" ya sudah kita ke kantin ayo ntar di lanjutin."


" tapikan tugas aku numpuk selama satu minggu nggak masuk kuliah."


" dilanjutin ntar dikantin ini sudah jam makan siang loh."


" oke oke." kata aulia menutup laptopnya.


" ee guys aku kekantin dulu yah bye." kata aulia melambaikan tangannya.


" ee gua ikut ayo ris." kata citra menarik tangan aris


Di kantin...


Semua mata menyorot ke arah mereka


aku juga bilang apa pasti ini akan terjadi gumam aulia tapi masih didengar aldi.


" udah ayo masuk." kata aldi memengang tangan aulia.


" mba saya pesan bakso yang biasa di beli intan 2 porsi yah sama jus jeruknya. Ee kalian berdua mau pesan apa."


" kita pesan sendiri aja."

__ADS_1


" mba saya pesan mie ayam, nasi goreng telur dadar, ayam rica-rica, spageti, bakso beranak, sup ayam minumnya jus jeruk sama jus alpukat." kata aris.


" gila loe mau makan atau mau pesta." kata aldi.


" iya kok kamu pesan banyak sih." kata citra.


" kan ada kamu yang bantuin makan."


" tapi itu banyak banget."


" mereka juga kan sama kita." kata aris menunjuk aldi dan aulia.


" bakso yang dipesan aldi udah cukup kali di perut aku." kata aulia


" udah deh bodo amat ayo duduk tungguin pesanannya." kata aulia duduk dan kemudian membuka laptopnya kembali.


" ya sudah mba kita tunggu yah."


" iya nanti kami antar makanannya."


Hampir 10 menit mereka menunggu pesananya telah lengkap di atas meja.


" intan makanannya sudah ada ayo makan."


Bukannya menjawab aldi aulia malah membuka mulut.


" itu artinya apa."


" suapinlah."


" ya sudah buka mulutmu." Aldi menyuapi aulia.


" intan mendingan kamu makan sendiri, kamu makan dulu ntar itu di lanjut."


" intan kalau kamu nggak berhenti aku pecahin itu laptop."


Mendengar hal itu aulia berhenti lalu melihat aldi dengan tatapan sulit diartikan.


" iya...iya... Jahat banget sih." kata aulia memayunkan bibirnya dan mulai makan.


Aldi yang melihat tingkah istrinya itu hanya tersenyum dia tau kalau aulia mungkin akan menghukumnya kalau dia lagi jahil. Tapi dia tetap nurutin perintah aldi. maklum udah jadi istri jadi harus nurutin suaminya.


Setelah selesai makan aldi dan aulia yang melihat aris masih mempunyai banyak makanan.


" makanya jangan pesan makan itu pesan makan itu se wajarnya aja, kasian citra mati matian mau habisin." kata aldi melihat citra.


" kalau udah kenyang kamu berhenti aja."


" inikan gara gara kamu. Masa kita harus mubasir sih."


" ya udah kalian bantuin gih." kata aris meminta pada temannya.


"enak aja lambungku nggak muat." kata aulia .


" ehh aulia kamu itu kecil supaya cepat gede makan yang banyak." kata citra yang kemuadian tertawa


" ihhh kalau udah kayak gini tubuhnya kenapa harus diubah ubah ciptaan Allah. Kalau ditakdirin pendek nggak usah di ubah dong."


" bener tuh. Ya sudah kalau nggak bisa di habisin. Sini biar gua makan semuanya."


" ee yakin makanan porsi buat 5 orang kamu mau habisin."


" daripada mubasirkan lagian makanan lebih enak kalau ditraktir." kata aldi yang mengundang tawa aulia aris dan citra.

__ADS_1


" nggak nyangka ternyata anak presdir lebih suka makanan traktir. Hahahaha"


" ooo jelas apalagi makananya hasil uang keringat buat traktir kita lagi bahagia." kata aldi menatap aulia yang tersenyum padanya.


" aa apalagi keindahan hidup kecil kalian." kata citra.


" sumpah baru sebagian hidup kalian yang gua tau tapi gua udah gemes banget sama hidup kalian dari kecil."


" iya dong...." kata aulia


" ceritain coba apalagi kehidupan kecil kalian."


" kok kepo."


" ya kan kita mau tau."


" mmm mau tau aja apa mau tau banget." kata aulia.


" banget." kata mereka serentak.


" nanti setelah di rumah." jawab aldi.


" elo ma rese banget. Kita digantung kayak gini kita ntar jadi nggak fokus sama pelajaran Dosen gara-gara mikirin itu." kata citra.


" itu mah derita loe." jawab aldi


" ya udah aulia elo yang cerita yah mau yah."


" boleh." kata aulia


" yes, apa, ayo cerita."


" nanti dirumah."


" aulia kan sama aja. Huh dasar ya suami sama istri sama aja." kata citra dan aris bersamaan.


" iya dong....."


Setelah selesai makan aulia dan citra kembali ke kelasnya begitu juga aris dan aldi.


" Intan nanti kalau pulang aku tunggu diparkiran ya." kata aldi.


" iya."


" Aku pergi dulu ya. Assalamualikum."


ucap aldi


" iya waalaikum salam."


Setelah kepergian mereka aulia dan citra masuk kekelasnya. Tapi tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menarik tangan aulia keluar kelas.


" hey apa sih. Lepaskan tangan aku." kata aulia menarik tangannya.


" apa maumu membawaku ke sini." tanya aulia.


" kamu...bukannya kamu ada di amerika." aulia kaget.


" aulia kenapa kamu menikahi aldi padahal kamu tahu aku begitu mencintaimu." kata orang itu.


" maaf...aku minta maaf kalau soal itu. Aku nggak bisa balas perasaan kamu. Lebih baik kamu lupakan semua itu. Bahkan kamu taukan aku dan aldi sedekat apa sejak kami ada di kampus ini."


" iya aulia aku tahu tapi setidaknya kamu nggak nyakitin aku kayak gini. Kamu menikah sama dia secara mendadak. Aku mencintaimu aulia, aku pikir jika ada yang tidak setuju dengan pernikahanmu itu kamu nggak akan menikahinya. Kamu lihatkan aku berkomentar dan tidak setuju untuk itu." kata orang itu.

__ADS_1


__ADS_2