Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
SARAPAN


__ADS_3

" iya bu. lagian aulia yang ngajakin. jadi aku ikut aja maaff." aulidia memengang kedua telinganya.


" ikh...jadi aku nih yang kamu bilang salah." tanya aulia melipat kedua tangannya.


" iya lah.." jawab aulidia santai.


" enak aja kenapa kamu setuju." kata aulia, aulidia mengangkat kedua bahunya.


" ikh..di cuekin." aulia kesal.


Aulia, aulidia, dan ibu ana menyiapkan sarapan. Ya seperti anak kembar pada umumnya pasti akan selalu bertengkar.


" aulia biar aku aja yang georeng tempenya yah." ucap aulidia memengang sodet ditangan aulia


" nggak mau...kan aku tadi yang di suruh ibu." kata aulia memengang erat sodetnya


" aku aja yah...kamu yang lain aja."


" pokoknya nggak mau...itu ntar gosong lagi lepasin."


" aduh itu bukan ntar lagi ngosong...udah ngosong tuh." ucap reza yang tiba-tiba datang dan merebut sodet ditangan aulia dan aulidia.


" astaga kamu sih lia nggak mau ngalah."


" enak aja...kan aku yang di minta ibu."


" iya tapikan...."


" husss diem...kalian mau masak apa mau berantem sih." ervin juga datang.


" iya mending kalian di sana berantemnya dari pada ganggu ibu." ucap reza.


" siapa yang ganggu ibu...kita kan bantuin hmm." ucap aulia dan aulidia bersamaan.


" ehh bisa kompak."

__ADS_1


Ibu ana tersenyum bahagia, akhirnya 4 anaknya bisa berkumpul.


" aldi besok aku mau balik ke rumah sakit....boleh ya..boleh..boleh dan boleh dan itu harus." ucap aulia ditengah tengah sarapan.


" itu izin atau ngasih tau doang sih." tanya aldi tersenyum.


" kedua-duanya."


" minggu depan aja."


" bener tu dek lagian kamu udah bisa, udah pulih." ucap reza.


" iya mending minggu depan aja." sambung reza.


" enak aja...jangan panggil aku intan aulia kalau belum sehat, aku sakit tuh nggak pernah lama." ucap aulia.


" kenapa...ya karena aku wonder woman iya kan sayang." kata aulia pada anaknya.


" iya mama hebat...mama yang terbaik." ucap adit sedangkan alif hanya mengacungkan jempolnya sambil tersenyum dengan makanan yang penuh di mulutnya.


" boleh." ucap adit dan alif bersamaan.


" nah denger anak-anak aja bolehin...lagian kamu juga masuk besok kan."


" iya tapi kan..."


" ikh...aldi boleh lah kangen sama pasien-pasien ku kangen ruangan ku dan kangen...." aulia menggantung pembicaraannya.


" kangen apa...." ucap aldi.


" kangen ...."


" sama siapa sama dokter new york itu." ucap aldi kesal.


" dih...kenapa dia...jujur sih diantara semua dokter ganteng yang ngefans sama aku dia yang paling ganteng tapi yah...." aulia menggantung bicaranya lagi.

__ADS_1


" apa lagi..."


" gantengan loe di...aulia pernah bilang kayak gitu." ucap citra tersenyum menahan tawanya melihat aulia melotot tajam padanya.


" hmmm gitu yah." ucap aldi tersenyum manis ke aulia yang wajahnya sedang merah malu.


" masih malu aja bilang suami loe ganteng dek." ucap ervin.


" bener ngakuin laki loe ganteng susah apa." kekeh aldi.


" ikh...apaan sih...awas yah citra, aku kubur kamu hidup-hidup." aulia melotot.


" ikh....takut..." ejek citra.


" bener kan aku emang ganteng...udah hampir 4 tahun kita nikah, tapi kamu masih aja malu bilang aku ganteng ehh bukan ganteng tapi tampan dan kamu bahkan nggak pernah bilang cinta sama aku." cemberut aldi melirik ke aulia.


Berasa dosa banget nih aku jadi istrinya. Kenapa harus bilang kek gitu sih. Kan cinta nggak perlu di ungkapin tapi di rasain peakkk banget sih aldi. batin aulia.


" gila dek...bener nggak pernah bilang cinta sama aldi..." ucap reza penasaran.


" bener..." jawab aulia singkat.


" nah tu kan." aldi kesal.


" astaga nggak kayak gua sama tania yang tiap hari bilang aku mencintaimu iya kan sayang." kata ervin merangkul tania tersenyum.


" kenapa aku di pojokin gini. Udah aku dan anak-anak selesai sarapannya bayyy... Ayo adit alif." ucap aulia dan kedua anaknya pergi.


" beneran si bakpao nggak pernah bilang cinta." citra penasaran.


" iya masa sih padahal waktu kuliah nempel mulu kayak perangko." ucap mita.


" bahkan nunjukin ke romantisan depan kita." sambung cici.


" emang di muka gua ada tampang boongnya."

__ADS_1


" astaga...kalian kayak anak keci aja... Gini aja nggak ngerti. Nih aku aja baru sehari sama aulia udah tahu sifatnya."


__ADS_2