Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
SURAT


__ADS_3

Aldi membuka suratnya dan bingung maksud dari surat itu. " bahasa apaan ini." ucap Aldi. " udalah nanti tanya Intan aja ntar."


Aulia tengah menyiapkan sarapan bersama para pelayan rumahnya.


" Intan ini artinya apa aku nggak paham." Aldi tiba-tiba datang.


" cari aja sendiri artinya." ucap Aulia santai.


" emang ini bahasa apaan." kata Aldi.


Aulia mengerutkan dahinya dan memukul pelan kepala Aldi menggunakan spatula " dasar **** gitu aja nggak tahu." ucap Aulia. " itu bahasa bugis makassar." ucap Aulia lagi.


" mentang-mentang kamu paham semua bahasa orang Indonesia jadi buat kayak gini." kata Aldi.


" iyalah kan aku pintar." ucap Aulia sombong.


" sombong banget istriku ini." Aldi menarik pipi Aulia.


" kalau ada yang bisa di sombongin dan yang penting nggak kelewatan kenapa nggak." ucap Aulia santai.


" huftt sabar Aldi...sabar." Aldi berlalu pergi. Aulia menertawai Aldi yang terlihat begitu menggemaskan bagi Aulia.


Selesai membuat sarapan Aulia kembali ke kamarnya. " Aldi boleh yah...aku pergi hari ini." Aulia memohon.


" Minggu depan aja yah sayang." ucap Aldi.


" ikh...ya udah sarapan udah jadi turun makan." ucap Aulia kesal.


" aduh ngambek lagi...ngambek lagi."

__ADS_1


Di sarapan Aulia tidak hentinya memohon agar di izinkan pergi.


" Aldi boleh yah...boleh kan." mohon Aulia. Aldi tidak menjawab.


" Aldi...Aldi suamiku boleh yah, ntar kalau pulang dari rumah sakit aku bakalan turutin apapun yang kamu mau." ucap Aulia.


" Aldi....boleh yah boleh boleh boleh." ucap Aulia.


" oke oke boleh." Aldi pasrah.


" aakhh akhirnya... Adit, Alif makan dulu yah mama mau siap-siap dulu." ucap Aulia. "Aldi aku mau siap-siap makasih." ucap Aulia langsung pergi.


" hmm." deheman Aldi.


Aulia kembali turun dan sarapan sendiri karena papa kifli yang sudah berangkat kerja, dan Aldi serta anak mereka tengah bermain sambil menunggu Aulia.


" sayang mama mau pergi kerja dulu yah." Aulia mencium pipi anak-anaknya.


" iya mama."


" papa juga pergi yah kalian main sama mbak kalian dulu." ucap Aldi.


" iya papa."


" papa sama mama hati-hati." Adit dan Alif mencium pipi Aulia dan Aldi bergantian.


" Assalamualaikum." ucap Aulia dan Aldi.


" Waalaikumsalam papa mama." ucap si kembar.

__ADS_1


Aulia dan Aldi meninggalkan kediaman mereka dan menuju tempat kerjanya.


" Aldi ingat ya kalau mau cari artinya jangan pake orang lain usaha sendiri." ucap Aulia.


" kalau nggak pake orang lain mana aku tahu." ucap Aldi.


" ya pake kamus lah cari di internet masa gitu doang susah." Ucap Aulia santai.


" oke oke sayang. Aku bakalan cari sendiri artinya." ucap Aldi. Aulia tersenyum manis.


" udah sampai. Makasih udah di anterin assalamualaikum." ucap Aulia mencium punggung tangan suaminya.


" waalaikumsalam." ucap Aldi. " intan." teriak Aldi saat Aulia mulai berjalan menuju rumah sakit.


" humm." Aulia menoleh


" sini dulu." panggil Aldi yang masih di mobil dengan jendela terbuka. Aulia mendekat.


" apa." ucap Aulia lembut, dan sedikit menjongkok. Aldi mengoyangakan jari telunjuknya tanda supaya Aulia lebih dekat, Aulia hanya menurut tanpa curiga apapun.


Cupp...


Aldi mencium lembut bibir Aulia. Aulia yang tahu tempat tentu saja melotot dan ingin melepaskan ciuman itu. Tapi Aldi malah ******* bibir Aulia.


Aulia memukul bahu Aldi karena kehabisan nafas. " ikh...Aldi nggak tahu tempat banget." omel Aulia.


" ya ngisi tenaga...hahaha assalamualikum." ucap Aldi langsung menjalankan mobilnya saat melihat tangan Aulia ingin memukul.


" ikh... Waalaikumsalam." kesal Aulia. Tapi juga malu karena banyak orang yang sedang melihatnya.

__ADS_1


__ADS_2