Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
MAU HIBURAN


__ADS_3

" wahahaha." Aris, Citra, Aulidia, Yoga dan Doni yang tahu arah ucapan Aldi tertawa terbahak-bahak.


" hey ini rumah sakit nggak ada yang ngelawak juga diem. Kasian para pasien." ucap Aulia.


" iya emangnya ada yang lucu ucapan Aldi?" tanya Cici polos.


" iya bener gak ada yang lucu juga." ucapan polos Aulia.


" Aduh emangnya kalau polosnya masih ada. Lolatnya muncul." ucap Citra.


" ikh...emang maksudnya ucapan kamu tadi apa." tanya Aulia pada Aldi yang tengah tersenyum padanya.


" jangan di kasi tau Aldi... Biarkan kepolosannya itu." ucap Yoga.


" kasian padahal dia udah pernah tapi nggak ngerti." ucap Aulidia.


" Astaga ikh..." teriak Cici saat mendengarkan bisikan Doni tentang maksud Aldi.


" Cici jangan teriak ribut tau." omel Aulia.


" hehehe maaf...oiya gua udah paham lia habis di bisikin Doni." ucap Cici.


" maksudnya apaan." tanya Aulia sambil mengambil minuman di tangan Aulidia.


Cici membisikan maksud Aldi, tentu saja Aulia yang sedang minum terbatuk.


Uuhuuk uuhukk...


Aulia menatap tajam Aldi lalu menyipitkan matanya. Kemudian memukul lengan Aldi. " jangan aneh deh." ucap Aulia membuat Aldi tersenyum.


" udah sini minumnya main ambil aja.tadi udah di biarin karena aku fikir bakalan nyembur si Aldi kalau tau ternyata cuma di pukul." ucap Aulidia merampas kembali minumannya.


" astaga...lidia bener-bener ya lagian mana mungkin Aulia mau lakuin itu." ucap Aldi.


" dan lidia pikiran kamu jauh banget ngerti maksud Aldi padahal belum pernah." ucap Aulia.


" iya meskipun terkadang tiba-tiba lalod tapi nggak setiap waktu juga jadi yah gitu doang ngertilah. Udah gede masa gitu nggak ngerti." ucap Aulidia.


" yehh otakku nggak kayak kalian yang langsung fikirannya aneh." ucap Aulia.


" terserah." ucap meteka bersamaan.

__ADS_1


" Aldi beliin minum yah haus capek." ucap Aulia.


" sekalian." ucap Citra.


" enak aja main nyuruh." ucap Aldi.


" suamiku aku tu capek beliin dulu dong, nggak kasian apa." ucap Aulia.


" aduh iya iya. Tunggu di sini. Aris ayo nggak mau nggak usah bini loe nggak minum." ucap Aldi.


" yeh sekalian aja kali." ucap Aris.


" nggak." ucap Aldi.


" iya iya hah." ucap Aris kesal.


" Eh sekalian cemilannya yah." ucap Aulia.


" iya yang penting...." ucapan Aldi terpotong.


" iya iya." ucap Aulia mengerti mau Aldi.


" kalian pikir apa hayo...pasti pikir jelek-jelek kan. Eh maksud Aldi soal tadi itu nggak sampai sama pikiran kalian itu." ucap Aulia.


" terus apa." tanya Cici yang diangguki semua orang.


" hmm kasi tau nggak yah..." ucap Aulia. " tanya aja sama Suamiku itu nanti." kata Aulia.


" huftt apaan sih ngengantung omongannya." kata Citra.


" yang pasti ini jauh dari fikiran kotor kalian."


" rese loe." ucap mereka bersamaan.


20 menit kemudian Aldi kembali dengan beberapa minuman dan makanan ringan.


" kenapa lama banget." ucap Aulia.


" ya anteri sayang. Meskipun itu punya supermarket punya aku tapi harus tetap ngantri laah." ucap Aldi.


" iya sini minumnya." Aulia menyulurkan tangannya dan menerima minuman dari Aldi.

__ADS_1


" eh Aldi maksud loe tadi sebelum pergi apaan." tanya Doni penasaran membuat Aldi menyeritkan dahinya sambil berfikir kemudian menyinggungkan senyumannya.


" ohh pasti fikiran kalian itu pikiran kotor kan." ucap Aldi membuat mereka mengangguk.


" hahaha eh fikirannya jauh banget." ucap Aldi " jadi maksudnya itu nanti malam...." Aldi mengantung ucapanya membuat mereka penasaran dengan ucapan Aldi.


" woi terusin ngomong..." ucap Cici.


" nanti malam Intan harus...." Aldi mengantung ucapannya lagi.


" apa jangan bikin penasaran."ucap Citra.


" Intan harus masak kare ayam buat gua soalnya kemarin nggak sempet. Wahhahaha. Dari kemarin gua minta ya Intan bilang nanti malam buatinnya." ucap Aldi tertawa.


" eleleh gitu doang susah banget tinggal beli." ucap Aris.


" ngapain beli kalau punya istri yang jago masak." ucap Aldi merangkul Aulia.


" bener tuh." ucap Aulia.


" eh Beni dari tadi diam aja,ngomong dong. Nggak usah takut gitu kali, dokter yang ngurusin Mita itu hebat kok nggak pernah gagal soal beginian." ucap Aulia.


" iya..tapikan gua tetap khawatir." ucap Beni.


Terlintas ide di kepala Aulia untuk mengibur mereka termasuk Beni.


" apa butuh hiburan sampai operasi selesai, kalian butuh hiburan hah." tanya Aulia.


" ya udah sana coba hibur kita." ucap Citra.


" oke."


AULIA AKAN HIBUR BAGAIMANA YAH


TERUS BACA EPISODE SELANJUTNYA


LIKE


COMENT


VOTE/TIP

__ADS_1


__ADS_2