
Keesokan harinya...
Setelah melaksanakan kewajibannya sebagai muslim, Cici, Citra, Mita dan Aulidia menyiapkan sarapan pagi. Tapi tidak dengan Aulia pagi-pagi dia sudah menghilang.
" eh kalian lihat Intan nggak. " tanya Aldi.
" hmm nggak tuh. " ucap Mita.
" tau dia pergi di mana. " tanya Aldi lagi.
" ye kan loe suaminya masa loe nggak tau. " ucap Cici.
" huftt udalah. " Aldi pergi.
Dengan mengendong kedua anaknya yang sedari tadi menangis ingin bertemu Aulia, Aldi keluar di villa mencari Aulia.
Aulia saat ini terlihat sedang jalan-jalan tak jauh dari villa.
" Intan ada di sini rupanya nih anak-anak nangis. " ucap Aldi menurunkan Adit dan Alif yang langsung memeluk Aulia.
" kenapa nggak telfon aja. " ucap Aulia membuat Aldi menepuk keningnya sendiri.
" lupa hehee. " ucap Aldi.
" ya udah mending jalan-jalan dulu deket sini. " ucap Aulia tersenyum.
Aldi,Aulia, Adit dan Alif berjalan-jalan di sekitar villa. Adit dan Alif berlari-lari kecil menyusuri jalan. Aldi dan Aulia tersenyum anak-anak mereka begitu aktif di tempat seperti itu, mereka pun tak lupa mengambil beberapa foto dengan beberapa pose dan tak lupa mengajak warga sana berfoto jika ada yang lewat.
Karena sudah merasa lelah dan waktunya sarapan mereka kembali ke villa.
" Assalamualaikum ."
" waalaikumsalam. "
" dari mana loe. Pas bener sarapan baru jadi udah pulang. " ucap Cici.
" dari jalan-jalan." ucap Aulia.
__ADS_1
" ye pergi sendiri aja. " ucap Mita.
" kan kalian harus nyiapin sarapan. " ucap Aulia langsung menyantap makanannya.
" astaga ni anak langsung makan aja. " ucap Citra ikut makan.
" udah jangan debat mulu makan. " ucap Aris.
Mereka menikmati sarapan, Aulia dan Aldi yang sudah tak perlu menyuapi anak mereka bisa tenang makan, ucap berbeda dengan Citra yang anaknya mulai makan-makanan berat terlihat hanya dia hanya sesekali makan itu pun Aris yang menyuapinya supaya makan.
Selesai sarapan mereka memilih berjalan-jalan sebentar, lalu baru lah mereka pulang.
Di rumah Aldi...
para sahabatnya itu langsung memilih pelang ke rumah masing -masing.
papa kifli yang sudah menunggu kedatangan putranya itu.
" assalamualaikum papa. " ucap Aulia mencium punggung tangan papa kifli di ikuti Aldi, Adit dan Alif.
"waalaikumsalam. " ucap Papa Kifli. " Aulia bawa anak-anak kamu langsung istirahat ya. " ucap Papa Kifli menarik tangan Aldi supaya duduk di dekatnya.
" papa suami Aulia jangan di apa-apain yah. " ucap Aulia tersenyum lalu pergi.
aduh habis gua, bakalan di apain nih. batin Aldi.
setelah kepergian Aulia papa Kifli langsung menatap Aldi penuh permusuhan seperti anak kecil saja.
" papa maafin Aldi ya.. itu tuh cuma tantangan dari temen-temen tadi malam. maafin anak papa ini ya. " ucap Aldi memengang kedua telinganya.
" berdiri." ucap Papa Kifli Aldi hanya menurut. " angkat kaki kamu satu dan pengang kedua telingamu dengan tangan menyilang. " ucap papa Kifli.
" ya papa masa hukumannya kayak waktu kecil sih. " ucap Aldi.
" udah lakuin aja. jangan banyak protes. " ucap papa Kifli. Aldi hanya menurut mengangkat kakinya dan menyilangkan tangannya lalu memengang telinganya.
aduh kenapa hukuman ini lagi sih. biasanya kalau aku di hukum gini ya pasti ada Aulia juga yang bakalan di hukum. batin Aldi.
__ADS_1
Aulia yang baru turunbdan langsung menghampiri Aldi dan papanya dengan tawa.
" hahaha di hukum kayak gitu kasian. " ucap Aulia tertawa mencubit pipi Aldi.
" Aulia... " panggil Papa Kifli.
" iya pa. " ucap Aulia.
" berdiri di samping Aldi dan ikut apa yang di lakukan Aldi. " ucap papa Kifli yang membuat Aulia membuka mulutnya.
" tapi papa Aldi yang kemarin telfon terus marahin papa kan aku nggak ada sangkut pautnya. " ucap Aulia.
" lakukan itu suamimu kalau kamu nggak lakuin dia papa hukum sampai malam. " ucap papa Kifli.
" nggak apa itu kan anak papa juga. " ucap Aulia.
" Aulia dia suamimu dan pasti kamu ikut main tadi malam kenapa nggak di larang si Aldi. ucap udah lakuin aja dari pada papa hukum kalian nggak boleh keluar rumah selama sebulan. " ancam papa Kifli.
" ya iya deh aduh hukumannya nggak keren bangen sih. " lirih Aulia mengikuti perintah papa Kifli sambil memanyunkan bibirnya kesal.
tentu saja Aldi yang berada di dekatnya ingin tertawa tapi di tahannya.
" kamu sih kan aku jadi kena juga. " protes Aulia.
" ya kan cinta suaminya dapat hukuman dari papanya berarti istri juga ikut hahaha. " ucap Aldi tertawa melihat Aulia.
" ikh... nyebelin banget sih. " ucap Aulia.
" ikh... ngemesin banget sih. " ucap Aldi membuat Aulia bertambah kesal. ucap papa Kifli hanya mendengarkan percakapan mereka sambil tersenyum.
kalian terlalu cepat besar. rasanya baru kemarin seperti ini. batin papa Kifli.
" papa udah yah... kasihanilah menantu papa ini. masa nggak di sayang sih padahal udah di kasi cucu. " ucap Aulia mulai membuat rayuan maut.
" nggak udah diam lanjutin aja. papa mau istirahat di kamar. kalau papa belum datang jangan di turunin. " ucap papa Kifli. " dan ingit di sini ada CCTV jadi kalau kalian turunin kaki dan tangan kalian papa bakalan tau. " ucap papa Kifli.
" ya papa. kaki Lia udah capek nih. " ucap Aulia tapi tidak di pedulikan Papa Kifli.
__ADS_1
Aulia terus saja mengomel dan menjalahkan Aldi. tapi respon Aldi hanya tersenyum.