
"Kak reza tau nggak tadi ayah mau minjam uang ke arsitek bangunan itu.
"ha memangnya kenapa?" kata reza heran
"kata ayah sih buat bayar uang sekolah ku" sambil memeluk kakanya itu
Reza mebuang nafas pelan dan membalas pelukannya"udah ya kamu jangan sedih kayak gitu,kakak tau kamu nggak suka kalau ayah harus pinjam uang karena kepentinganmu tapi mau gimana lagi hmmm"kata kak reza
"iya kak ya udah aku ke kamarku dulu oke"kata aulia dan mendapat anggukan serta ciuman dari kak reza.
"daripada ingat yang tadi mending aku belajar"kata aulia yang muali membuka bukunya tiba-tiba ada telpon dari ibu novi
"Halo assalamualaikum bu novi"kata aulia
"iya waalaikumsalam. Aulia apakah sekarang kamu sibuk".kata bu novi ditelpon
"nggak kok bu ada apaya" jawabku
" oh kalau begitu kamu bisa nggak kesekolah dulu ada ibu mau omongin"
"baik bu saya akan kesana" jawabku
"yaudah assalamualikum" kata bu novi
"waalaikusalam" kata aulia menutup telfon lalu berangkat kesekolah. Sampai disekolah ia langsung menuju ruang guru dan menumui bu novi
"Assalamualikum bu adapa ya saya dipanggil kesini" kata aulia yang cemas takutnya dia akan di tagih uang komite sekarang
"waalaikumsalam,begini aulia kami pihak sekolah memilih kamu untuk ikut lomba cerdas cermat tingkat sekolah apa kamu mau"kata bu novi"ya karna kamulah anak paling berprestasi di sekolah ini dan baru kali ini kita diundang padahal sudah 5 tahun sekolah kita tidak di undang"kata bu novi menjelaskan dan penuh harap
"baik bu saya mau tapi apa hanya saya saja atau masih ada siswa lain?" tanya aulia
__ADS_1
" iya masih ada dia sekarang"kata bu novi terpotong"oh itu dia yang akan menemanimu cerdas cermat" menunjuk kearah seseorang
"Aldi!aris! Mereka bu? " kata aulia yang mendapat anggukan dari bu novi dan di balas anggukan paham dari aulia.
Setelah menjelaskan apa saja yang akan dilakukannya merekapun paham.
Setelah itu mereka pamit pulang saat depan gerbang aulia menunggu ojek karena tidak bawa sepeda
"Hy aulia aku antar pulang ya"kata aris
"makasih aris tapi nggak usah ya"ucap aulia dengan senyum tulus
Ya ampun manis sekali bikin hati meleleh gumam aris
"Aris,hey aris dia kenapa sih.. Aaarrisss"kata aulia berterik sehingga membuat aris sadar dari lamuannya
"oh eh iya ya ini helmnya "kata aris menyerahkan helm
Aris yang ingin berlama lama membonceng aulia berjalan sangat lambat
"ih aris kok lambat banget ayo dong buru"kata aulia
"iya oke " kata aris yang mempercepat laju motornya.
Saat sampai dirumah aulia turun dan mengucapkan terimakasih dan diangguki aris dan pergi.
Tapi saat hendak masuk rumah aulia melihat seseorang yang sudah ia kenal tidak lain dia adalah aldi yang membuntutinya dari belakang aulia yang melihatnya hanya mengabaikannya
flashback on
"intan,intan tunggu intan"kata aldi yang di maksud intan adalah aulia
__ADS_1
"ada apa sih di" kata aulia
"tan aku minta maaf aku tau aku salah karena nggak percaya sama sahabat aku sendiri dan malah percaya sama lilis
"udalah aku udah terlanjur sakit hati kamu bilangin aku cewek murahan lagian aku mau ke surabaya ayah lagi sakit"kata aulia yang menahan tagisnya
"tapi tan kamu ninggalin aku kita sahabat dari kecil apa kamu mau ninggalin aku "kata aldi
"udalah di persahabatan kita udah hancur waktu kamu bilang kayak gitu ke aku,udah ya aku pergi "kata aulia yang meninggalkan aldi dengan kesedihan yang mendalam.
flashback off
"assalamualikum ayah ibu kak reza lia
pulang"kata lia
"waalaikum salam lia "kata mereka serempak"kamu dari mana nggak pamit dulu hah" kata reza melotot
"ihhh apa sih kan kak reza tadi tidur, ibu nggak dirumah,ayah masih kerja terus waktu aku bangunin kak reza, kakak malah marah"kata aulia mengerutkan bibirnya
"siapa tadi anterin kamu pulang??pacar kamu ?namanya siapa hah?" kata reza yang semakin melotot dan mendekati ayah ibunya
"ih kak reza apa sih tanya satu -satu dong dan matanya jangan melotok kek gitu daripada aku colok tu mata" kata aulia.
"oke katakan"kata reza yang sudah tidak melotot
"oke jadi aku habis kesekolah ka"kata aulia terpotong karena ucapan kak reza
"ngapain" kata kak reza
"kakak jangan kek gitu biarin ade bicara dulu" kata ibu
__ADS_1
" iya denger tu kamu nambah pertanyaan mulu"timpal ayah yang membuat kak reza cengegesan