Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
ALDI MULAI CEMBURU


__ADS_3

" oh." jawab aldi singkat.


" kok oh doang, nggak percaya nih."


" percaya." kata aldi singkat lagi. Aulia pun paham soal ini.


Cuppp...


Ciuman mendarat di pipi aldi. Aldi pun tersenyum karena aulia tahu maksudnya.


" percaya kok, aku tahu istri dokter cantik ini setia." kata aldi


" nah gitu dong. Senyum jangan ketus kayak tadi."


" iya iya."


sementara itu....


setelah kepulangan aulia, ronald yang juga bersiap-siap untuk pulang, jadi senyum senyum sendiri dia memikirkan wajah cantik aulia.


"Dokter aulia. hmmm cantik, manis." gumam ronald yang berjalan keluar. tidak peduli dengan tatapan ataupun sapaan dokter lain, di pikirannya ada nama wajah aulia dan dia ingin aulia lah yang seperti itu padanya.


Hari ini citra juga telah pulang ke rumahnya. citra sempat melihat ronald dan segera menghubungi aulia dengan chattingan karena penasaran.


" eh aulia. ada dokter baru yah."


" hmm iya udah lumayan lama dia."


" itu yah yang dari New York tadi banyak dokter yang cerita."


" iya."


" namanya siapa."


" Dokter Ronald. lupa nama lengkapnya.πŸ˜…πŸ˜…"


" ganteng yah he he heπŸ˜‚πŸ˜‚"


" ya iyalah kan dia laki-laki πŸ˜†πŸ˜† kalau perempuan mah cantik."


" astaga nie anak yah... bikin kesel ajaπŸ˜•πŸ˜•"


" he he he lagian udah punya suami masih aja mau muji orang lain. tapi iya sih dia ganteng tapi ya jelas suami ku lebih dari 😊😊."


" he he he iya nih."


" iya dong. udah yah lagi ngurusin si kembar."


" oke."


"Dasar aulia dia mah udah kepincut cintanya si aldi, sampai-sampai orang ganteng kayak Dokter itu nggak di lirik sama sekali. tapi bagus sih itu namanya setia." kata citra ketika sedang menggendong anaknya tanpa ada aris.

__ADS_1


Hari demi hari....


" nah udah sampe." kata aldi


" makasih ya aku kerja dulu." aulia menyalami aldi dan mencium pipi aldi.


" iya istriku semangat." kata aldi aulia tersenyum.


Setelah mobil aldi sudah tidak nampak lagi, aulia masuk ke rumah sakit.


" selamat pagi dokter aulia." sapa ronald yang juga baru datang dan menghampiri aulia.


" pagi dokter ronald." aulia tersenyum.


" selamat pagi dokter aulia dokter dokter ronald." sapa satpam.


" pagi pak." ronald dan aulia barengan.


Aulia dan ronald masuk barengan di rumah sakit dan sesekali berbincang, semua mata yang melihat ke arah aulia.


" aku ke ruangan ku dulu yah."


" ett tunggu udah sarapan dok, kalau belum sarapan yuk."


" udah tadi di rumah." kata aulia.


" hmm ya sudah dok." Ronald tersenyum.


Aduh makin hari makin aneh aja tuh orang. Aldi makin hari makin kesel lagi. Aldi mulai cemburu. gumam aulia.


Di kantor aldi...


" pagi pak aldi." sapa pak satpam.


" pagi."


" selamat pagi pak aldi." sapa defan sekertaris aldi.


" pagi defan. Hari ini ada jadwal apa saja."


" hari ini bapak tidak ada meeting tapi ada kunjungan jam 09.30 di panti asuhan dan panti jompo, setelah itu peresmian apartemen, dan terakhir nanti sore kita akan menghadiri pengangkatan kepala dokter baru di tempat ibu aulia bekerja."


" oh baiklah terima kasih."


" hmm kepala dokter baru...siapa yang akan terpilih, kalau intan dia pasti masih nolak. Dasar istri catikku itu di kasi kesempatan pasti nolak kalau bukan usaha sendiri." gumam aldi.


Di setiap bulannya ditanggal yang sama aldi sering berkunjung di panti asuhan dan panti jompo. Dia sangat di senangi oleh anak-anak panti dan juga orangtua dipanti jompo.


Setelah selesai memberi sumbangan dan hadiah di kedua panti yang berseblahan itu aldi segera menuju ke gedung apartemen yang baru di bangunnya dari hasil rancangan kakak iparnya itu.


" alhamdulillah udah jadi,hmmm apartemen pertamaku." aldi melihat apartemen pertamanya yang baru di buatnya itu.

__ADS_1


" bagaimana pak,apakah bapak menyukainya."


" iya saya suka. Ayo masuk defan." ajak aldi.


Aldi memeriksa setiap bangunannya.


" bagaimana pak, apakah bapak puas dengan hasil kerja kami." kata reza dia bersikap profersional.


" apaan sih kak reza. Panggil kayak biasa aja kali."


" ye gua kan bersikap profersional." cerocos reza.


" puih...itu tadi ngomong apaan."


" oiya...kan loe sih yang mancing." reza kesal


" ha ha ha gimana caranya mancing orang."


" loe ya bener bener." kata reza geram.


" gimana suka kagak. Kalau nggak gua robohin nih apartemen."


" astaga... Iya kak suka bagus kok kayak baru satu aja yang kakak buat gendung. Udah banyak kan."


" siapa tau aja loe kagak suka kali ini."


" hmmm...terserah. gua cabut dulu."


" sini gua cabutin gigi loe."


" huh...."


Defan yang melihat mereka hanya senyum. Dia sudah biasa melihat hal seperti itu.


" assalamualaikum." kata aldi berlalu pergi.


" waalaikumsalam." jawab reza.


" fan kita makan siang dulu yah." ajak aldi.


" iya pak."


Aldi sampai di sebuah restoran dan segera memesan makanan. Sambil menunggu pesanannya aldi menelfon aulia untuk memperingatkan makan, begitu juga baby sister anaknya.


" fan habis ini saya langsung kerumah sakit. Kamu langsung ke kantor aja, ntar sore datang ke rumah sakit." kata aldi di sela sela mengunyah makannya.


" iya pak.nanti saya datang."


Aldi menuju ke rumah sakit, dan langsung masuk keruangan istrinya tapi tidak di temuinya.


" Makan siang kali yah. Mungkin di kantin." gumam aldi menuju ke kantin.

__ADS_1


__ADS_2