Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
CARI MASALAH


__ADS_3

Jam Istirahat...


Siswa siswi mulai keluar kelas. Ada yang langsung ke kantin, ada ke perpustakaan, ada yang tinggal di kelas saja dan banyak lagi. Pada umumnya yang di lakukan siswa.


" Adit gua ingat apa yang tadi mau gua omongin. " ucap Kartika yang langsung duduk berhadapan dengan Adit yang saat ini sedang makan dengan ketiga saudaranya.


" apa... "


" Nanti aja... Gua mau makan. " merampas makanan Adit.


" kalau mau makan ya udah... Tapi jangan makanan gua loe rampas. " protes Adit.


Kartika hanya menanggapinya dengan senyum lalu memakannya lagi.


" untung loe anaknya sahabat Mama kalau bukan udah gua tendang loe. "


" gua aduin loe sama Tante kesayangan gua. "


" Mama lebih sayang sama anaknya. " ucap Alif menimpal.


" bener tuh... Mama kita mungkin sayang sama loe tapi pasti lebih sayang ke kita. " ucap Aurelia.


" iya dari pada bonjok gua di serbu anak kembar mending ngalah. "


" iya lah harus. " ucap Aldo.


" rasain loe gua punya banyak saudara, sedangkan loe nggak punya adek. "


" justru enak jadi orangtua cuma sayang ke gua. "


" terserah. "


" udah ayo ikut gua... Kalian gua pinjem dia dulu. " Kartika menarik tangan Adit.


" di ambil sekalian juga nggak apa. "


" hooh di nikahin aja sekalian. " teriak Aldo. Membuat Adit dan Kartika berhenti menoleh bersamaan lalu saling menatap.


" nggak akan. " ucapnya bersama. Lalu melanjutkan jalan.


Di taman...


" Di sini aja...mumpung sepi. "


" loe mau ngomong apaan sih. "

__ADS_1


" ini soal Alif. "


" kenapa. "


" orang yang hampir lecehin dia ada di Indonesia, lebih tepatnya daerah sini. "


" hah... Loe beneran. "


" nih liat vidionya. Gua kemarin lihat dia di restoran biasa Alif dan dia Ketemu. "


" astaga..."


" dia itu mau deketin Alif lagi... Mungkin kita selama ini sembunyiin dari Alif kalau mantan pacarnya Refan itu hampir lecehin dia, tapi jangan sampai ini terjadi lagi... " ucap Kartika.


" gua juga nggak mau itu terjadi... Gua nggak mau jauh dari Alif. " ucap Adit.


" maksudnya... "


" Papa pernah bilang jika laki-laki brengsek itu deketin Alif lagi. Alif bakal di kirim ke pesantren Baiturrahman di Bandung , karena papa rasa di sana tempat aman. "


" huftt mungkin ini jalan yang terbaik... Alif mungkin juga bakal berubah, dia sedikit keras dan mudah marah itu juga pengaruh Refan. "


" jangan sebut brengsek itu... Dari pada mulut loe yang gua sobek. "


" galak loe bang. "


" kenapa musti di pikir... Jangan bilang loe nggak mau ngomong sama orangtua loe. Ehh menurut gua loe ngomong ini demi Alif mungkin loe jauh dari dia tapi setidaknya Alif aman. "


" apa harus gitu... Dari kecil gua nggak pernah jauh dari Alif, apa gua bisa. "


" jika itu demi Alif loe pasti bisa. "


" makasih ya kar, informasi. "


" iya.... Tapi ini nggak gratis loe. "


" mau di traktir seminggu lagi. "


" iya dong. "


" ya udah ayo... "


" uhhuyy uang jajan seminggu aman. "


Mereka menuju kantin, tapi di depan kantin tampak terdengar keributan, membuat kedua orang ini masuk ke dalamnya.

__ADS_1


Di dalam sana tampak dua wanita sedang bertengkar.


" hey... Ada apa ini.. " melerai keduanya dan ternyata salah satu wanita itu adalah saudara kembarnya.


" dia yang cari masalah... Tiba-tiba datang menyiram jus, terus ngatain gua. Apa coba maksudnya. " ucap Alif.


" eh emang benerkan loe tu ngerusakin nama sekolah dasar cewek l*jang." ucap Vera yang perempuan yang telah mencari masalah dengan Alif.


" sembarangan loe... Loe pikir Alif siapa hah... Jaga ucapanmu. " teriak Adit membentak Vera.


" eh... Kalian itu cuma anak beasiswa jadi jangan songong dan jangan nama sekolah jelek." ucap Vera.


" ehh ... Apapun yang terjadi dengan keluarga kita, itu bukan urusan loe. " ucap Aurelia.


" dengan kita dapat beasiswa di sekolah ini, berarti kita punya otak untuk berfikir. " ucap Aldo.


" ehh bocah tengik loe kecil nggak usah ikut campur. " menjambak rambut Aurelia dan Aldo.


Plakkk...


" berani loe nyakitin adek gua... Gua bunuh loe. " ucap Adit menampar Vera.


" loe akan menyesal atas perbuatan loe. " berlari meninggalkan tempat itu.


" dasar nggak berguna... Dia nggak tau siapa kita berani lawan. " ucap Adit mengepal tangannya kuat.


" pergi kalian semua.... " usir Adit.


Setelah mereka keluar Adit memeluk Alif yang sedari tadi sudah menangis.


" hiks hiks kenapa dia bilang gua wanita l*jang, gua nggak kayak gitu. Dia buat gua malu. " ucap Alif.


" loe tenang yahh... Dia cuma cari masalah ke kita. " ucap Adit.


" kalau kita nggak sembunyiin latar belakang kita, mungkin dia nggak bisa ngomong gitu. " ucap Aldo.


" pasti mereka bakalan tahu, tapi bukan sekarang. " ucap Adit menenagkan kedua adiknya yang sudah emosi.


" tapi dia selalu ngatain kak Alif gimana bisa ngitu terus. " ucap Aurelia.


" iya ini tu bukan pertama kalinya tapi udah seribu kali. "


" iya dan mungkin hari ini atau besok mereka akan tahu siapa kita. "


Ke empat saudara ini berpelukan saling menenangkan dari emosi.

__ADS_1


Karena jam pelajaran berbunyi tanda kembali masuk pelajaran, membuat ke empat saudara ini kembali ke kelasnya.


Di tengah pelajaran mereka di panggil oleh pak Bk di kelasnya membuat mereka terpaksa meninggalkan pelajarannya.


__ADS_2