Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
ALDI INGAT, KERJAAN TAMBAHAN


__ADS_3

" aku pergi dulu Aldi selamat malam. " ucap Aulia mencium pipi Aldi dan tak terasa air matanya jatuh kembali membasahi pipi Aldi.


Aulia keluar dari kamarnya. Setelah mendengar suara pintu tertutup, Aldi yang sebenarnya juga kesusahan tidur akhirnya membuka matanya dan tanpa aba-aba air matanya jatuh.


" Intan istriku... Adit dan Alif anakku, huftt Intan maafin aku, aku ingat semuanya sekarang aku ingat Intan. " ucap Aldi.


" Intan maafin aku..huftt." Aldi kembali menutup matanya dan akhirnya dia terlelap, begitu juga dengan Aulia.


Jam menunjukkan 03.00 suara ponsel Aulia membuatnya terbangun.


" Dokter Raisa ngapain nelfon. " ucap Aulia.


" iya Assalamualaikum dok. " ucap Aulia.


" oh baiklah saya ke sana sekarang. " ucap Aulia mematikan telfonnya.


" aduh kerjaan tambahan. " ucap Aulia segera mengambil satu stell bajunya untuk di pakai nanti supaya tidak perlu bolak balik pikir Aulia.


Aulia segera berlari menuju bawah.


" pak Alex jika anak-anak, papa dan suami saya cariin bilang saya sudah ke rumah sakit ada kecelakaan dan butuh dokter tambahan. " ucap Aulia.


" iya nyonya nanti saya sampaikan. Apa nyonya butuh supir. " tanya pak Alex.


Kalau pake supir berarti mobil masih ngeri rasanya pake mobil. batin Aulia.


" nggak usah saya pake motor aja. Jangan sampai mereka telat sarapan nanti. Saya permisi Assalamualaikum. " ucap Aulia segera pergi.


" waalaikumsalam. "


Jam yang sudah menunjukkan untuk shalat Aldi tidak melihat Aulia saat ini tapi tetap membiarkannya. Bahkan saat akan sarapan Aulia belum ada.


" apa Intan masih tidur kemarin telat banget tidurnya. " gumam Aldi.

__ADS_1


" bu ina, ucap coba panggil Aulia ke sini. " ucap papa Kifli.


" maaf Tuan... Tadi jam 03.00 nyonya muda dapat telfon dan langsung menuju rumah sakit katanya ada kecelakaan dan butuh dokter tambahan. " ucap pak Alex yang tiba-tiba datang.


ouww astaga Aulia kurang bandet tidurnya kurang 2 jam doang. batin Aldi.


" owh baiklah." ucap papa Kifli.


Mereka berempat sarapan tanpa Aulia.


Selesai sarapan Aldi menemani Adit dan juga Alif bermain.


sebaiknya aku rahasiain dulu kalau aku udah ingat, aku akan tetap bersikap biasa sama Intan, nanti aku bilang di hari 4 tahun pernikahan kami. batin Aldi.


" Aku akan membuat tahun ini berkesan Intan, tahanlah 4 hari lagi. " gumam Aldi.


Di rumah sakit...


Sekarang sudah jam 8, Aulia baru istirahat.


" akhh akhirnya seger juga, jam segini baru mandi aduh untung nggak bau. " ucap Aulia. Selesai mandi ia segera menelfon keluarganya dan Aulia segera menuju kantin untuk mengisi perutnya.


" heyy mau ke mana. " ucap Citra.


" sarapan. " ucap Aulia.


" nggak sarapan di rumah. " tanya Citra.


" aku di telfon jam 03.00 di suruh bantuin dokter shif malam tadi malamkan ada kecelakaan . " ucap Aulia membuat Citra mangut.


" ya udah aku nggak bisa temenin maaf yah." ucap Citra.


" iya nggak apa. "

__ADS_1


Aulia dan beberapa dokter serta suster yang baru istirahat sudah memenuhi kantin. " astaga udah penuh aja. " ucap Aulia mengantri untuk memesan makanan.


" mbak saya pesan nasi gorengnya aja sama Air hangat ya. " ucap Aulia.


" iya dokter. " ucap salah seorang pelayan.


Setelah menerima pesanannya Aulia memutuskan untuk makan di ruangannya, ucap meskipun ada banyak dokter yang menawarinya tempat tapi Aulia menolaknya secara halus.


Aulia berjalan meninggalkan kantin dan masuk ke dalam ruangannya.


" untung aja ada persedian susu ibu hamil yang ku sediakan jadi tetap bisa minum deh. " ucap Aulia menuangkan beberapa sendok susu kedalam kelas berisi air hangat.


" akhirnya perut ke isi juga. " ucap Aulia mengelus perutnya. " maafin mama ya sayang telat kasi makan. " ucap Aulia tersenyum sambil mengelus perutnya yang masih rata itu.


Setelah makan Aulia memilih untuk istirahat sebentar lalu menjalankan rutinitasnya sebagai dokter.


" aduh akhirnya selesai juga,waktunya pulang. " ucap Aulia.


" Aulia tunggu Aris dateng yah bosen kalau tungguin sendiri. " pinta Citra.


" iya siap bos. " ucap Aulia.


Selama menunggu Aris tentu mereka saling ngobrol bahkan sampai tertawa.


" nah suamimu udah sampai aku pulang dulu, capek liat muka Aris. " ucap Aulia.


" idih capek emang suamiku apaan. " ucap Citra Aulia hanya berlalu pergi meninggalkan Citra.


Di rumah Aldi...


" Assalamualaikum."


" waalaikumsalam. "

__ADS_1


" baru pulang kenapa cepet amat perginya tadi. " ucap Aldi tiba-tiba datang di depan pintu.


__ADS_2