
" iya nggak apa apalah tuan, aku tahu nyonya muda memang kayak itu jahil tapi lucu kan."
" iya sih. Tapi ya pasti kamu malu, jadi maaf yah."
" ya nggak apalah."
" ya udah aku pergi dulu yah."
" iya hati hati."
" kayak mau nyebrang aja hati-hati๐๐"
" he he he iya ya."
" ya udah bay, assalamualikum."
"waalaikumsalam."
*Shittt kenapa gua jadi gagu gini dekat dia batin ervin sebelum benar keluar
Kenapa aku jadi gini sih, huh tania tenang tenang batin dokter tania*.
Di surabaya....
" eh gays besok jadi ya kita ke jakarta." kata laura.
" jadi dong kan kita mau nengok anak aulia langsung dua lagi satunya ganteng satunya cantik. Gua mau lahir lagi rasanya supaya sama anak gantengnya si aulia."
" ya ampun kurang apa sih aku sayang." kata doni pada cici.
" he he he nggak kok, nggak."
"udah udah mending kita ke supermarket beliin hadiah buat mereka."
" oke cap cus."
Mereka ber 6 ke supermarket membeli hadiah buat si kembar.
Di rumah sakit....
" oiya kok bisa sih anak kalian kembar padahal di keluarga kita nggak ada yang kembar kan?" tanya reza.
" iya juga sih aneh tapi nggak apa lah rezaki suami ganteng tambah baek. Jadi di kasi dua langsung kan sayang." jawab aldi sambil melihat aulia.
" aku yang ngelahirin."
" iya iya."
" nggak nyambung banget sih, kalian punya anak kembar tapi dari keluarga sebelumnya kayaknya nggak ada deh."
Tapi ia juga sih apa kata kak reza kok bisa aku punya anak kembar padahal antara aku atau aldi nggak ada. Ah udalah mungkin emang anungrah.batin aulia
" udahlah mungkin itu memang kebetulan." jawab ayah syamsul.
" iya kan bagus langsung punya dua udah ganteng sama cantik jadi kan adil kan ibu sama aulia maunya cucu perempuan kalian maunya laki-laki jadi nggak usah debat lagi kan."
" bener tuh kan adil."
" yaudah anugrah titipan dari A[llah mau di permasalahin, syukurin dong."
" denger tu kak reza." aldi dan aulia bersamaan..
" iye iye gua denger."
"assalamualaikum." ervin
__ADS_1
" waalaikumsalam."
" dari mana loe kak main keluar aja." kata reza
" palingan dari minta maaf ke dokter tania, karena sifat bar bar adeknya yang cantik ini."
" pintar banget sih loe dek. Iya gua dari minta maaf."
" hah tu kan aulia gitu loh."
" aulia aulia udah punya anak masih aja gitu. J A H I L." kata mereka serentak sedangkan aulia hanya cengegesan.
" udah aulia kamu istirahat dulu yah ini udah malam."
" iya bu, kak reza pulang aja kasian tuh kak bulan. Pasti capek."
" iya bawel. Ayo bulan kita pulang. Assalamualikum." reza menarik tangan bulan
" kak ervin pulang juga gih. Besok ke rumah lagi."
" emang gua mau pulang ngajakin papa. Ayo pa pulang, besok kita kerumah mereka."
" iya. Assalamualikum."
" waalaikumsalam."
" kalian juga aris anterin citra sampai depan pintu apartemennya, ingat depan pintu apartemennya kalau nggak botak kepala kamu besok."
" galak banget, iya gua anterin sampai depan pintu apartemennya tenang aja kali cewek gua juga. Ayo citra."
" bay. assalamualikum"
" waalaikum salam."
" siapa lagi yang mau kamu siruh pulang."
" huftt kita juga pulang."
" ibu sama aldi temenin."
" kita pulang dulu yah assalamualikum"
" waalaikumsalam."
" yaudah kamu istirahat dulu, ibu juga yah."
" ok bos."
Mereka pun tertidur meskipun kadang terbangun karena suara buah hati yang baru lahir itu.
Keesokan harinya...
Aulia,aldi,ibu ana serta kedua buah hati nya telah sampai dirumah mereka dan langsung di sambut oleh keluarga, sahabatnya dan para pelayan rumah.
" selamat datang."
" yaampun disambut kayak gini makasih."
" ayo masuk."
" iya pa, siap."
" sini biar gua gendong ponakan gua, kemarin belum sempat.mmm alif aja."
" ya udah nih." aldi menyerahkan alif pada reza.
__ADS_1
" gua adit, kemarin juga belum sempat." Ervin
" ini hati-hati yah." ibu ana menyerahkan adit.
" ee awas ya kalau anak aku sampai nangis ngelihat muka jelek kalian, kena jewer ntar."
" galak banget loe dek." kata reza
"Orang ganteng gini di bilang jelek." sambung ervin.
" ommo mereka cakep cakep banget. Giliran gua kak." laura
" enak aja baru juga gua gendong."
Ya begitulah seterusnya mereka berdua di perebutkan. Sedangkan adit dan alif sedari tadi tertawa sambil menyulurkan lidahnya membuat semua orang tambah gemas padanya.
" aduh lumer lumer nih hati gua gemes banget mereka." laura
" aduh rasanya gua mau jadi bayi lagi supaya bisa jadi teman di zaman nih anak." kata cici
" kalau gua nggak usah jadi bayi mereka jadi calon mantu aja." kata mita
" gua juga jadi calon mantu aja." kata citra.
" pe'ak banget sih kalian. Baru juga kemarin Anak aku lahir udah jadi rebutan, gimana kalau udah gede bisa bisa jadi idola se dunia."
" ha ha ha bener, kita aja jadi idola dikampus, bukan hanya di kampus tapi mungkin se indonesia mereka ntar terusin generasi kita." aldi merangkul aulia.
" ha ha ha ha pede nya ya ampun banget sih." mereka tertawa dan sesekali ribut hanya karena mau gendong adit ataupun alif.
" oh iya ada kabar gembira dari kita aulia." kata mita
" apa?"
" kita ber 5 mau pindah kampus di kampus loe."
" hah serius hore.... Jadi banyak teman deh. Ett tapi kok ber 5 siapa yang nggak ikut."
" aku." kata laura angkat tangan
" mm kalau aku kabar buruk. Aku mau pindah ke singapura ikut papi mami, granpa gua sakit."
" ooh kapan pindahnya."
" lusa."
" hah kok mendadak sih lusa. Besok aja belum pulih betul nggak bisa habisin waktu dong."
" lusa,... berarti loe nggak datang di acara selamatan anak kita dong."
" iya maaf yah."
" yaudah deh nggak apa." aulia sedih
" iya dan lusa papi mampir jemput gua di sini."
" oke."
" tapi berarti loe sama yoga bagaimana hubungannya."
" jelas kita LDR ran bege."
" kasian banget sih."
Maafin gua ya gays, gua belum jujur sama kalian tapi gua akan berusaha untuk pulang. Maafin aku ya yoga aku sayang sama kamu. Batin laura sambil menahan tangisnya.
__ADS_1
Tak terasa hari sudah semakin gelap, padahal rasanya baru 5 menit he he he maklum mereka mengisi hari dengan ribut mau gendong si kembar.