
" buatin Ayah sama Papamu kopi. " ucap Ayah Syamsul membuat Aulia segera mengangguk dan menyiapkan kopi.
Tidak lama Aulia kembali membawa nampan dengan dua cangkir kopi dan juga beberapa cemilan.
" ini Ayah apalagi. " Aulia meletakkan kopi di depan Ayah dan juga Papa Kifli.
" hmm.. Apalagi yah. " Ayah Syamsul berfikir dengan setia Aulia menunggu.
" hmm... Buatin Ayah cucu lagi. " ucap Ayah Syamsul tersenyum membuat Aulia membuka mulutnya lebar.
" hahaha. " suara Tawa Ayah Syamsul dan juga Papa Kifli karena berhasil menjahili putrinya.
" nggak bercanda sayang. Nanti malam kamu tidur sama ibu. " ucap Ayah Syamsul memengang kepala Aulia.
Yehhh... Ayah cucunya udah ada di sini tinggal tunggu lahir kali. batin Aulia.
" hmm Ayah... " Aulia pura-pura cemberut memanyunkan bibirnya.
" kalau ngambek nggak jadi nih. " ucap Ayah Syamsul membuat Aulia lanhsung tersenyum.
" oh nggak ayah Aulia nggak ngambek. " Aulia tersenyum manis.
" nah gitu donng. " ucap Ayah Syamsul.
"Akhirnya nggak tidur sendiri, setidaknya bukan gulingan doang yang di peluk, tapi ada ibu juga. " gumam Aulia tapi masih bisa di dengar oleh Ayah syamsul dan papa Kifli.
" jadi kangen nih peluk Aldi hmm... " goda papa Kifli.
" akh.. Nggak nggak pa... " pipi Aulia merah.
" udah jangan bohong sama papa dosa bohong sama mertua. "
__ADS_1
" hmm iya iya pa... " ucap Aulia malu-malu membuat Ayah dan Papanya tertawa.
" ya udah aku pergi dulu ayah, mau nemenin cucu Ayah sama Papa main. Assalamualaikum. " ucap Aulia pergi menahan malunya.
" waalaikumsalam. "
" wahhh malu banget di godain sama mertua." teriak Aulia di dalam kamarnya.
Aldi yang sebenarnya mengikuti Aulia dari tadi dan mendengar apa saja yang dikatakannya membuatnya tersenyum.
" Intan maafin aku yah. Aku juga kangen di peluk, ucap kangen di cium, pokoknya kangen semuanya. " gumam Aldi di luar kamar Aulia.
3 hari kemudian...
Aulia saat ini sedang melamun di ruangan kerjanya. Dia tidak sadar kedatangan Citra.
" Aulia... "panggil Citra untuk kesekian kalinya.
" ah eh.. Citra sejak kapan di sini. " ucap Aulia sadar dari lamuannya.
" kurang lebih 10 menit yang lalu. " ucap Citra ketus.
" oh aku nggak tahu maaf tadi nggak fokus. " ucap Aulia.
" udah ahh ayo makan siang, yang lain nunggu ada di resto. " ucap Citra membuat Aulia mengangguk.
Di restoran...
" Citra, Aulia di sini." Lambaian tangan Cici.
" kalian udah lama. " tanya Citra.
__ADS_1
" ya 10 menitan yang lalu lihat aja nih kita lagi makan, buru gih pesan."
" Mbak saya pesan ayam lada hitam, sama ayam goreng serundeng hot chocolate. "
" saya pesan charsiu ayam dan nasi hainan minumnya jus buah naga. " ucap Aulia.
" baik mohon tunggu sebentar. " ucap pelayan membungkuk dan pergi.
Tak lama pesanan Aulia dan Citra datang, Aulia langsung memakannya dengan lahap.
" Aulia pelan-pelan aja kali nggak usah buru-buru gitu. " ucap Mita.
" habis ini aku langsung ke ruanganku. Jadi nggak bisa ngobrol. " ucap Aulia masih memakan dengan cepatnya, dalam sekejap makanan itu telah ludes habis.
" astaga cepet amat sih. "
" aku pergi dulu yah bay... " ucap Aulia meninggalkan Teman-temannya.
" Aulia kenapa sih kok gitu. "
" mungkin lagi kepikiran soal besok. "
" mungkin.... semoga Aulia nggak bisa lewatin ini semua. "
"huhh aku harus ngapain besok. " ucap Aulia di dalam ruangannya. " masa iyaa sih di biarin gitu aja. "
" apa ambil cuti untuk besok aja terus besok ngajakin anak-anak main."
" tapikan sama aja boong kalau nggak ada Aldi inikan soal Aku dan Aldi. " Aulia berfikir panjang.
" huhh lebih baik aku nggak usah ngapa-ngapain biarin hari besok terlewati."
__ADS_1
" kalau aku isi hari besok sama aja nyakitin diri sendiri karena rayain 4 tahun pernikahanku tanpa Aldi." ucap Aulia meneteskan air mata.