Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
PERSIAPAN LAMARAN


__ADS_3

Yoga menarik Aldi dan membisikkan sesuatu. " aku tetap ingin ke pantai, karena di pantailah awal aku ketemu Aulidia." ucap Yoga membuat Aldi bingung saat ini.


" ikh...jangan hasut suamiku Yoga." ucap Aulia.


" astaga...huh ikut dulu." ucap Aldi menarik tangan Aulia.


" ga mau, kalau mau bicara di sini aja." Aulia memberontak.


" ikut dulu yah. Mau ngomong sesuatu." ucap Aldi lembut tapi tak dapat merubah pendirian Aulia dia nggak mau pergi dari tempat itu.


" huwahhh kenapa jadi repot ngini sih." teriak Aldi. " huh huh Intan ikut dulu kalian tinggal di sini dulu." ucap Aldi langsung menggendong Aulia naik ke bahunya.


" akhh ikh...Aldi turunin." Aulia memberontak dan memukul punggung Aldi. Tapi Aldi seperti tidak merasa apapun dia tetap mengangkat Aulia sampai di kamar mereka dan teman-temannya tidak akan mendengarnya.


" ikh...apa." ucap Aulia kesal sambil memanyunkan bibirnya.


" hahh kenapa gua jadi repot kayak gini." ucap Aldi. " Intan gini kamu mau nggak Lidia bahagia dan segera berkeluarga." ucap Aldi membuat Aulia segera mendekatinya yang sedang duduk di ranjang.


" lanjutkan." ucap Aulia yang saat ini menatap Aldi menunggu perkataan selanjutnya tentu saja membuat Aldi gemas dengan hal itu, Aldi langsung mencium bibir mungil Aulia dengan lahap seperti orang yang sedang kelaparan saja.


" ikh..huh huh huh." Aulia ngos-ngosan karena tadi kehabisan nafas.


" apa...mau ngomong apa mau mencium ku sih." protes Aulia.


" kedua-duanya." ucap Aldi dengan tampang tak bersalah.


" ikh...aku pergi aja." ucap Aulia hendak pergi tadi tangan Aldi menangkap tangan Aulia dan segera berbaring di ranjang, sehingga Aldi berada di bawah Aulia, dan tentu Aulia berada di atas Aldi.


" ikh..Aldi lepasin." ucap Aulia memberontak tapi Aldi menarik pinggang Aulia sehingga tak ada jarak lagi diantara mereka.

__ADS_1


" Yoga mau lamar Lidia di pantai itu karena pantai merupakan hal pertama kalinya mereka bertemu walau itu di waktu kecil." ucap Aldi.


Tentu saja Aulia senang bukan hanya untuk Lidia tapi juga untuk Yoga karena dengan begini berarti Yoga sudah mengikhlaskan Laura. pikir Aulia.


" kalau begitu aku setuju." ucap Aulia tersenyum dan menatap Aldi yang juga tersenyum. " sekarang lepasin yang lain udah nunggu." ucap Aulia , Aldi pun melepaskan pelukannya dan segera berjalan menuju sahabat-sahabatnya itu.


" haii kalian."


" gimana Aulia tetap ke puncakkan." tanya Mita.


" Citra, Lidia kalian mau ngikut aja kan." tanya Aulia, Aulidia dan Citra hanya mengangguk.


" terserah mau ke pantai apa ke puncak ngikut aja." ucap Aulidia.


" kalau begitu....kita ke pantai besok pagi sampai siang setelah itu sorenya kita ke puncak dan kita nginap di villa yang ada di sana." ucap Aulia tentu saja membuat mereka tersenyum keputusan yang sangat bagus menurut mereka.


" perasaan tadi nggak ngomong kayak gitu deh." ucap Aldi.


" ya soalnya aku yang ngajakin ke puncak masa iya sih aku juga yang batalin sih." ucap Aulia.


" ya udah istriku memang bijak, pinter banget." ucap Aldi sambil merangkul Aulia.


" hore jadi besok kita kedua tempat uhhui seru tuh." girang Cici.


Mereka pun segera pulang mempersiapkan segala keperluan besok.


Keesokan harinya...


Aulia dan yang lainnya sudah berangkat menggunakan mobil, keluarga Cici satu mobil dengan keluarga Mita, keluarga Citra akan pergi bersama Yoga dan Aulidia. tapi untuk sekarang Aulidia tentu ikut bersama Aulia. Karena Yoga yang katanya sudah berada di sana.

__ADS_1


di pantai...


Yoga dan yang lainnya yang sebelumnya sudah merencanakan ini, dan tentu saja di pantai sudah ada Yoga dan kedua orangtuanya serta ibu ana, ayah syamsul, Ervin istri dan anaknya, dan Reza istri dan anaknya yang menunggu.


setelah melihat kedatangan mobil Aldi dan yang lainnya semuanya segera bersembunyi termasuk Yoga.


" Lidia kamu ke pantai duluan dulu. kita mau anter Adit ke toilet bentar." alasan Aulia.


" oh iya oke. barang-barangnya perlu di bawa nggak." tanya Aulidia.


" nggak usah ntaran aja." ucap Aulia membuat Aulidia mengangguk dan segera berjalan menuju pantai.


" hah ini kenapa pantainya di hiasin kayak gini ada balon-balonnya." ucap Aulidia tersenyum.


" kak Aulidia. ini ada bunga." ucap seorang anak kecil menyodorkan bunga.


Aulidia menerima bunga itu fmdan anak kecil tadi langsung pergi " ehh..ini dari siapa nggak ada pengirimnya lagi." ucap Aulidia.


" kak Aulidia ini ada titipan boneka." ucap anak kecil lainnya.


" dari siapa." tanya Aulidia.


" kakak ke sana yah nanti ketemu orangnya." ucap anak kecil itu lalu pergi.


Aulidia berjalan menuju kearah tempat yang di tunjukkan anak kecil tadi. Dan di sana terlihatlah Yoga membuat Aulidia tersenyum.


Dari Yoga ternyata. manisnya. batin Aulidia.


saat Aulidia berjalan mendekat Yoga memainkan gitar yang tadi dia pegang.

__ADS_1


__ADS_2