Cinta Sahabat Kecil

Cinta Sahabat Kecil
KEPERGIAN LAURA


__ADS_3

Mereka pun berpisah aris dan citra menuju kelas citra sedangkan aldi menuju kelasnya dan siap siap akan lebih rusuh lagi.


Di bandara....


" makasih ya udah di anterin."


" iya ra... Sebagai sahabat emang harus gitu. Kita tunggu kepulangan loe."


" laura ingat ya kalau udah mendarat di singapura langsung hubungin aku."


" iya ga... Aku pasti ingat." laura tersenyum manis ke yoga.


" ya udah pelukan dulu nih." kata cici merentakan tangannya.


Laura, cici mita berpelukan.


"ra... Kita bakalan kangen."


" ehh mending kalian hubungin aulia video call, ntar dia marah lagi."


" oiya." laura menelfon aulia lebih tepatnya video call.


" halo assalamualikum laura."


" waalaikumsalam."


" kamu udah sampai di bandara kan."


" iya ya bentar lagi bakalan terbang."


" oky doki ingat ya jangan lupa kasih kabar ."


" iya siap nyonya aldi anggara tenang aja."


" oke. Awas aja kalau nggak kabarin kepala yoga yang bakalan botak."


" astaga nih cewek, kenapa gua jadi korbannya." gerutu yoga


" he he he bercanda kali ga."


" ya udah lia papa udah manggil bay bay."


" iya bay assalamualikum."


" waalaikum salam." laura nenutup telfonnya.


"Ya udah gua pergi dulu yah. Papa udah manghil tuh."


" iya bay hati-hati."


" hati-hati ra...aku bakalan kangen."


" iya. Aku pergi dulu ya ga... Assalamualikum."


" waalaikumsalam."


Laura berjalan meninggalkan teman-temannya dan sesekali berbalik melambaikan tangannya.


Kamu hati-hati yah ra...aku tunggu kepulanganmu. batin yoga.


" ya udah ayo kita kerumah aulia."


" ayo besok kita mulai kuliah kan."


" iya."


" cap cus pulang."

__ADS_1


" ehh kita makan siang dulu aja."


" oiya udah jam 12 lebih nih."


" kita cari resto yang dekat aja."


Mereka telah makan direstoran mewah di jakarta. Restoran itu juga lagi-lagi salah satu restoran aldi anggara.


Di kampus....


" hey di...makan siang yuk."


" ya udah ayo."


Sebelum ke kantin aris terlebih dahulu ke kelas citra,sedangkan aldi langsung ke kantin. Dan saat kedatangan aldi tentu saja ricuh banyak yang langsung mendekati aldi berhubung lagi sendirian mana mungkin mereka menolak emas didepan mata.


" hay aldi boleh duduk disini nggak." aldi tidak menanggapinya.


" aldi...anak kamu katanya kembar yah." di cuekin. Aldi hanya fokus dengan handphonenya.


" aa anak kamu itu cowok sama cewek kan. Pasti yang cowok itu gantengkan secara kamu aja ganteng."


Dan masih banyak lagi, yang menggoda aldi tapi tentu saja aldi cuek tanpa ekspresi.


" hay hay hay nggak malu gangguin suami orang. Sana pergi." usir citra tentu saja dia tidak terima suami sahabatnya di godain.


" apaan sih loe. Loe aja deket deket sama dia."


" ehh gua nggak deket deket sama dia tapi gua deket sama dia karena istrinya dan pacar gua. Gua bukan kayak kalian berani godain suami orang."


Tentu saja semua cewek-cewek yang mendekati aldi tadi kesal dan meninggalkan mereka bertiga.


"eh aldi awas aja loe kalau sampe ke goda sama mereka. Gua laporin sama aulia. Terus gua bakalan cukur rambut loe sampe kulit kepala sekalipun."


" galak. Gemes gua." gumam aris.


"eh citra dengar ya gua itu udah jadi papa muda masa iya gua selingkuhin intan. Apalagi selingkuhan gua mereka ikh... Ogah. Itu mah namanya gua nggak syukur punya bini cantiknya masha allah banget."


" bagus kalau gitu."


" dengar tuh. Makanya jangan galak banget. Galak aja kan gemes kalau cuma galak nggak pake banget." goda aris dan menarik hidung mancung citra.


Hal itu membuat aldi merindukan aulia.


" eh jangan kayak gitu gua jadi kangen ama bini gua."


" ha ha ha bisa iri dia padahal. Loe selalu romantis romantisan didepan kita. Ya loe rasain deh." ejek aris.


" sialan loe." aldi menelfon istrinya lebih tepatnya video call.


" Halo sayang, assalamualikum."


" waalaikumsalam. Ada apa, apa kau kangen hem."


" iya aku kangen."


" kenapa?"


" dia iri lihat gua sama citra." teriak aris.


" astaga..😀😀."


" paan sih loe. Ganggu aja.😑😑"


" intan kangen..." kata aldi tapi aris dan citra merasa aldi sangatlah lebay.


" apaan sih. Kangen sama anak-anak nih." aulia memperlihatkan kedua anaknya.

__ADS_1


" iya sama anak-anak tapi sama kamu juga."


" ohh."


" kok oh doang sih. Kamu nggak kangen gitu sama aku."


" mmmm aku pikir dulu kangen apa nggak."


" intan... Masa iya di pikir." teriak aldi membuat semua orang menoleh padanya. Sedangkan para ciwi ciwi yang mengidolakan aldi semakin gila melihat kebucinan aldi.


"mau aja di jahilin loe, sama si ratunya."


" oh intan ratu jahil berarti gua rajanya. Iyakan sayang."


" nggak tau." aulia geleng kepala tapi maksudnya ingin menjahili suaminya.


" ikh...nyebelin tapi gemes, awas aja kalau sampai di rumah itu pipi nggak kebentuk kayak gitu lagi."


" ikh...takut." ejek aulia.


" bener-bener ya nih anak."


"😝."


" astaga bini gua kenapa gemesin banget sih." gumam aldi tapi didengar oleh aulia di seberang sana.


" eh bentar ya kak reza manggil katanya ada teman-temannya."


" cowok cewek."


" bentar aku lihat."


" kalau cowok jangan deket-deket."


" ya gimana lagi itu mah cowok semua. Kan aku sebagai nyonya rumah harus menyapa tamu dong."


" nggak usah ada bulan kan dia kan istrinya kak reza."


" nggak boleh kayak gitulah. Apalagi ini semua teman kak reza aku sebagai adiknya harus nyambut mereka."


" nggak boleh apalagi tadi kamu bilang cowok. Kalau cewek sih nggak apa."


" apaan sih, jangan mulai gila deh. Cowok cowoknya ganteng lumayan cuci mata."


" intan...." teriak aldi menggelengar di kantin tapi dia tidak peduli.


" apa sih."


" jangan deket-deket mereka. Kalau nggak aku pulang langsung botakin mereka. Terus apa tadi kamu bilang mereka ganteng. Aku aja nggak pernah denger kamu bilang aku ganteng. Giliran orang lain gampang banget bilangnya ganteng." kata aldi tentu saja orang sekitarnya menertawainya.


" ini tamu aldi. T A M U. Tamu."


Terlintas ide untuk membalas aulia.


" oke terserah kalau kamu mau kenalan sama mereka di sini juga banyak cewek-cewek di dekat aku satu meja lagi nih. Lagi makan siang."


" oh terus. Ya udah nggak apalah." jawab aulia enteng. Tentu saja membuat aldi bertambah kesal.


Aulia yang tidak sadar kalau video callnya dengan aldi masih aktif.


Dirumah .....


" hay kakak kakak kenalin saya aulia adiknya kak reza."


" oh hay aulia. Kami teman kampusnya reza, lagi reunian aja nih."


" cantik ternyata adek loe za..."

__ADS_1


" manis pula."


__ADS_2