
" intan hantunya ada didekat kamu tuh." kata aldi menakut nakuti aulia padahal itu masih siang tapi siapa sangka aulia benar ketakutan dia langsung memeluk suaminya.
" aaa aldi jangan kayak gitu." kata aulia memeluk suaminya karena takut dia juga mematikan tvnya.
" ikh .....aldi jahat banget sih.gimana kalau ntar malam aku kebayang-bayang nggak bisa tidur dong." kata aulia masih memeluk erat aldi.
" mmm aku bakalan tidurin kalau begitu." goda aldi
" ikh...jahat banget sih." kata aulia melepaskan pelukannya.
" kenapa jahat, justru aku tuh baik."
" baik apanya."
Aldi tidak menjawab dia langsung berbaring di paha aulia.
" ikh...aldi kamu tuh berat."
" masa sih padahal kalau tadi malam...." kata aldi ucapannya terpotong.
" iya iya iya nggak usah di lanjutin." kata aulia seakan mengerti arah bicara aldi.
Aldi hanya tersenyum melihat aulia.
" kalau mereka masih ada di sini, mungkin kamu lari sembunyi karena malu."
" siapa yang malu."
" tu muka merah merona kayak tomat."
Aulia memang merasa wajahnya panas membara karena malu. Karena ucapan aldi wajah aulia tambah merah karena malu.
" udah jangan ngomong lagi, jangan lihat aku. Aku kekamar dulu."
" kenapa mesti di kamar disini aja kali kan nggak ada orang." kata aldi menarik tangan aulia dan terjatuh di pelukan aldi.
" ikh...lepasin." kata aulia merontak
" nggak" aldi mengeratkan pelukannya.
" aldi jangan mulai deh kayak kemarin haduh."
" biarin."
" ikh...aldi lepasin."
" cium aku dulu."
" nggak."
" ya udah kalau nggak mau. Nggak di lepasin."
" kamukan iseng kalau udah dicium minta lagi dibibir terus kalau udah dicium malah di perdalam."
" ya itukan harus, yaudah cium."
" oke."
Awas aja ntar langsung lari. Batin aulia.
Cupppp....
Setelah mencium bibirnya sekilas ia langsung berlari.
__ADS_1
" gesit juga tu anak." kata aldi geleng kepala melihat tingkah istrinya.
Tiba-tiba ponsel aldi berdering tanda ada telfon.
" iya assalamualikum pak." kata aldi.
" waalaikum salam tuan. Saya sudah ada di sekitar jalan rumah tuan."
" oiya pak apa yang lain ada sama bapak."
" iya tuan mereka semua sudah ada sama saya."
" o baiklah pak saya tunggu."
Hampir 15 menit orang yang tadi menelpon telah datang.
Tok tok tok.
" hay pak ayo masuk semuanya."
" iya tuan makasih." kata mereka menunduk.
Mereka semua masuk ada 30 orang 15 laki-laki dan 15 perempuan yang akan bekerja sama mereka.
" aldi siapa yang......" kata aulia tidak melanjutkan kata-katanya dia melonggo melihat orang-orang yang ada dirumahnya begitu banyak.
" oo kenalin ini istri saya kalian harus panggil nyonya muda aulia." kata aldi menarik aulia.
" baik tuan." kata mereka serentak.
Aulia menyeritkan dahinya dan menatap aldi yang dengan tatapan penuh tanya. Tapi aldi hanya tersenyum.
" pak Alex. Bu ina." panggil aldi tapi aulia semakin melonggo tidak percaya.
" pak..." kata aulia tidak melanjutkan bicaranya karena mulutnya telah ditutup dengan tangan kekar aldi.
" orang lagi bicara diam dulu." kata aldi tersenyum pada istrinya yang menggemaskan menurutnya.
" pak alex,bu ina sudah bekerja sama papa cukup lama bahkan pak alex juga yang merawat saya sejak kecil. Jadi saya tunjuk kalian untuk memimpin sebagai pengawal dan asisten rumah tangga."
" baik tuan terimakasih atas kepercayaannya."
Tiba-tiba ....
" awwww sakit." aldi kesakitan karena gigitan aulia.
" rasain...di bekam lama banget kan nggak nafas." kata aulia melotot.
" iya tapi nggak usah di gigit kali."
" pak alex, bu ina ini beneran kalian. Ya ampun udah hampir 5 tahun nggak ketemu aa kangen." kata aulia memeluk ina yang memang 5 tahun lalu sangat dekat.
" ehmmm." deheman aldi.
" kenapa."
" enggak papa."
" aneh." gumam aulia.
" ya sudah kalian boleh istirahat dulu." kata aldi pada semua penjaga dan asisten barunya.
" iya tuan makasih." kata mereka menunduk dan pergi.
__ADS_1
Begitu juga aulia yang hampir pergi tadi di halangi aldi. Aulia menoleh dan menyeritkan dahinya.
" mau kemana."
" mau makan debay lapar. Tapi....mmm mau makan bakso malang deh, boleh?" kata aulia tersenyum manis.
" ya udah ayo."
" yes. bakso malang i'm coming." gumam aulia.
Dasar gadis aneh. Untung aku cinta sama kamu my wife. batin aldi tersenyum.
Aduh kenapa aldi senyum, manis banget lagi ntah kenapa aku ngerasa dia itu manis banget kali ini nggak kayak tadi nyebellin....i love you my husband. batin aulia salah tingkah.
Mereka meninggalkan rumahnya dan lansung menuju di sebuah restoran mewah yang di sana terpampang nama aldi anggara.
" ya ampun ini suamiku setajir apa sih restoran mewah kayak ini punya. Padahal udah kenal lama tapi.... Aaa dasar aulia kau payah." gumam aulia masih dalam mobil.
" ya udah ayo turun." kata aldi yang membuka pintu mobil.
mereka memasuki restoran itu dan disana banyak pasangan mata yang melihatnya.
"gila itu yah...bos kita.ganteng banget." kata seorang pekerja disana.
" bener ha lumer nih hati gue lihat dia."
" ehh kalian sadar ya dia udah punya istri.istrinya cantik lagi jauh dari kalian." kata salah seorang pelayan laki-laki.
Aulia tidak peduli dengan omongan mereka tapi beda dengan aldi yeng melototi orang yang membicarakannya.
" mau pada kerja atau mau gosipin gue sama istri gue nggak sih." kata aldi melototi mereka semua dengan tatapan menakutkan.
" maaf pak." kata karyawan disana.
" galak banget sih itu muka di buat serem lagi. Ikh...bener-bener aku aja takut lihatnya apalagi mereka." gumam aulia bergindik ngeri. Aldi yang mendengar apa yang diucapan aulia langsung merangkulnya dan tersenyum.
" ayo." kata aldi merubah ekspresi wajahnya. Dia nggak mau aulia jadi takut padanya.
Kala ginikan ulu ulu ulu gantengnya batin aulia.
aduh kenapa akhir akhir ini aku selalu gemes sih sama aldi. batin aulia
Mereka memesan bakso dan lansung memakannya setelah itu langsung pulang.
Dirumah....
Kepulangannya langsung disambut oleh hangat oleh pekerja dirumahnya.
" selamat sore tuan dan nyonya ." kata mereka membungkuk hormat dan berbanjar. Dan dibalas senyuman oleh aldi tapi tidak begitu dengan aulia setelah sekian lama ke surabaya sampai sekarang baru kali ini dia merasa di hormati seperti itu lagi jadi dia agak canggung.
Saat jalan ditengah-tengah mereka aulia mencium parfum salah satu dari mereka dia merasa mual. Aulia langsung berlari menuju kamar mandi.
" intan tunggu." teriak aldi mengejar aulia.
Hoek...hoek...hoek...
" intan kamu kenapa." aldi cemas
Vote yah
Like👍
comment
__ADS_1
kalau perlu ditambahin di favoritnya