
" Tante apa perasaan cinta atau perasaan benci yang tante rasakan dengan ayah. " tanya Aulia tapi tak mendapat jawaban.
" om apa om membenarkan tindakan Hendra yang sudah menikam Mama Rina dan membuangnya ke sungai serta salsabilla. " tanya Aulia lagi tak mendapat jawaban hening dan hening.
" Tante Om tindakan kalian salah hanya karena cinta yang buka jodoh kalian. Tante sudah menikah 2 kali dan setiap itu juga tante memiliki anak apa itu hanya untuk memuaskan nafsu atau benar cinta, begitu juga dengan om apa hanya memuaskan nafsu. Kalau memang begitu coba tanyakan kepada anak kalian apa mereka menerima jika hanya sebagai pelampiasan apa mereka menerima jika terlahir hanya untuk nafsu hanya untuk menutupi kejahatan kalian hanya untuk membantu kalian membalas dendam. "
" fikiran kalian terlalu pendek saya yang mengetahui jika terlahir karena kesalahan tentu sakit tapi rasa itu hanya sebentar karena orang tuaku menjagaku dan membiri kasih sayang. "
" nah anak kalian mungkin terlihat keras, tapi saya tahu di hati paling dalam seorang anak sekeras apapun yang tidak mendapat kasih sayang dan hanya terlahir hanya sebagai alat itu rasanya sakit, bahkan mereka lebih merasakan sakit dari pada kalian. "
" keegoisan yang mambuat sebuah persahabatan hancur, ke egoisan yang membuat anak-anak kalian lahir tapi dan ke egoisan itu juga yang membuat anak kalian memerangi keluarga sahabatmu tanpa tahu penyebabnya. "
__ADS_1
" tante om dan kalian yang sudah bersama saudaraku, aku berterima kasih kalian merawatnya, dan aku berterimah kasih kalian tidak menuruni watak keras kalian. "
" Tante om apa kalian tahu sebelum kalian menikah Hendra Lina pernah saling mencintai tapi itu semua musnah karena keegoisan kalian. "
" kesalahan yang sama kalian lakukan.
Menghancurkannya persahabatan karena cinta, menikah karena hanya untuk menutupi status, melahirkan karena nafsu, merawat dengan keras untuk membantu balas dendam, dan menghancurkan cinta kedua insan yang sudah menjadi saudara tiri. "
" mungkin kalian fikir anak kalian menuruti karena sifat hormat mereka, tapi jauh di lubuk hati cara memperlakukannya terbesit luka yang amat dalam. "
" tante Ibuku adalah anak satu-satu tapi memiliki saudara, ibu pernah berkata saudaranya adalah Sahabatnya dan sahabatnya akan menjadi sahabatnya nggak akan pernah menjadi musuh. "
__ADS_1
air mata Mama Lilis yang sudah di tahannya dari tadi lolos keluar.
" Ayah pernah berkata Cinta adalah Cinta itu adalah istri, sayang adalah sayang itu adalah keluarga dan suka adalah suka dan itulah sahabat bahkan ayah dan ibu menganggapmu sahabat sampai sekarang meskipun kedua putrinya telah kau lukai. "
" Papa pernah berkata sahabatnya bahkan terasa lebih baik dari pada kakaknya. Karena sabahatnya akan menjadi sandaran untuk membopong dan terbopong bersama, tapi kakaknya hanya bisa membopong sendiri. Saudara adalah saudara tapi sahabat adalah saudara. "
Aulia terdiam dia sendiri menangis, teringat Papa dan Laura. Tapi hanya sebentar dia kembali bicara.
" hmm jika kalian berfikir dewasa kalian akan paham, jika orang tuaku dan meruaku akan terus menganggap kalian sahabat karena lebih banyak kenangan indah dari pada kenangan kebencian kalian. "
Aulia menghembuskan nafasnya...
__ADS_1
" Siska Ronald... Kalian berdua teman kan waktu berusia 12 tahun. "
" Ronald kau kembali ke Indonesia karena Siska. Orang yang pernah kau tolong waktu Smp, kau kecelakaan dan orangtuamu membawamu ke NewYork dan kembali karena janjimu Ke Siska. " ucap Aulia membuat Ronald dan Siska saling beradu mata.